Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi tentang rantai pasok yang cerdas, aman, dan berkelanjutan di kalangan akademisi dan praktisi Indonesia. Materi disampaikan dalam lima modul selama sesi 90 menit, mencakup masalah aktual di rantai pasokan, pemanfaatan teknologi, manajemen risiko keamanan siber, serta peran dan cara mencapai keberlanjutan. Tidak ada tes pra maupun paska kegiatan; penilaian didasarkan pada daftar hadir dan umpan balik peserta. Total peserta mencapai 142 orang, berasal dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Sekitar 38,7% mencantumkan gelar akademik atau profesional. Dari 134 komentar yang masuk, 79,1% positif, sebagian besar menyoroti kejelasan dan kegunaan sesi. Sebaran peserta dari berbagai pulau menunjukkan minat yang cukup tinggi terhadap topik keberlanjutan rantai pasok di Indonesia. Dua hal layak dicatat. Meski topik-topik dalam sesi ini biasanya diajarkan terpisah dalam kurikulum akademik Indonesia, acara ini justru menarik peserta lintas latar belakang, akademisi maupun praktisi, dalam satu forum. Kolaborasi universitas dan penerbit sebagai penyelenggara juga memperlihatkan cara menjangkau audiens dengan biaya rendah tanpa mengorbankan efektivitas. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat menjadi model penyebaran pengetahuan yang terjangkau bagi institusi pendidikan dengan sumber daya terbatas.
Copyrights © 2026