Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantu media video kontekstual terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup di kelas VII UPTD SMP Negeri 1 Peusangan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 1 Peusangan semester genap tahun ajaran 2025/2026 yang terdiri atas 7 kelas. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis berupa pretest dan posttest dalam bentuk soal essay yang disusun berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, penjelasan, dan regulasi diri. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas, uji N-Gain, serta uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantu media video berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut ditunjukkan berdasarkan hasil uji hipotesis yang memperoleh nilai signifikansi < 0,05. Selain itu, nilai N-Gain kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Penerapan model Problem Based Learning berbantu media video mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menarik, dan kontekstual sehingga membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis pada materi klasifikasi makhluk hidup.
Copyrights © 2026