Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan minyak Maggot (Hermetia illucens) yang disuplementasi tokoferol terhadap status hematologi, metabolit darah, diferensial leukosit, performa produksi, dan respons stres oksidatif pada puyuh Jepang (Coturnix coturnix japonica) betina periode bertelur. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 3×2 dengan dua faktor perlakuan, yaitu dosis minyak Maggot (0%, 1,5%, dan 3%) dan level tokoferol (0 ppm dan 200 ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan minyak Maggot secara signifikan (P<0,05) meningkatkan kadar hemoglobin, eritrosit, protein darah, dan HDL, serta menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL. Diferensial leukosit, minyak Maggot secara nyata (P<0,05) menurunkan persentase heterofil dan rasio H/L, serta meningkatkan persentase limfosit. Terdapat interaksi nyata (P<0,05) antara minyak Maggot dan tokoferol terhadap persentase heterofil, limfosit, dan rasio H/L, di mana kombinasi minyak Maggot 1,5% dan tokoferol 200 ppm menghasilkan rasio H/L terkecil yang mengindikasikan penurunan tingkat stres terbaik. Minyak Maggot maupun tokoferol secara parsial nyata (P<0,05) menurunkan kadar malondialdehida (MDA) serta meningkatkan aktivitas superoxide dismutase (SOD) darah. Penggunaan minyak Maggot 1,5% yang dikombinasikan dengan tokoferol 200 ppm efektif memperbaiki profil lipid, meningkatkan produktivitas, serta menekan tingkat stres oksidatif pada puyuh Jepang.
Copyrights © 2026