Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Profil Peternakan Ayam Kampung di Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung: Profil ayam kampung Hera Dwi Triani; Afrini Dona; Khairun Nikmah; Fadilla Meidita
Jurnal Peternakan Mahaputra Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Peternakan Mahaputra
Publisher : Program Studi peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36665/jpm.v2i2.66

Abstract

Free-range chickens have several advantages over purebred chickens, namely their maintenance is relatively easier, has a stronger immune system. The people in Nagari Muaro work more as ASN and traders so that the level of economy and knowledge of the community is better. This is a supporting factor for the development of free-range chicken livestock in Nagari Muaro. In the development of free-range chicken in Nagari Muaro, the profile of free-range chicken farming is needed as a reference for both the government and the local community. This research is a survey research that uses primary data and secondary data. The data obtained in the form of tabulation (percentages and numbers) and sentence statement, the results of data processing in descriptive, qualitative and quantitative analysis. Based on the results showed that there 1598 of free-range chickenspopulation in Nagari Muaro. Characteristics of chicken farmers in Nagari Muaro average productive age (85.71 %), with the same male and female (50 %). The level of education in general is high school / equivalent (42.86 %) with experience raising livestock for more than 10 years (50 %) and semi-intensive maintenance system (90.48 %). In the rearing management of chicks used are local chicks (33.33 %) and chicks from crosses (66.67 %).. From the research it can be concluded that the characteristics of the average chicken farmer productive age, male and female. The feed does not yet meet the nutritional standards, treatment or prevention of existing diseases. Free-range chickens are generally marketed at collectors.
Potensi Pengembangan Usaha Ayam Kampung di Nagari Durian Gadang, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung Hera Dwi Triani Triani; Afrini Dona; Sofia Tunnengsih; Fadilla Meidita
Jurnal Peternakan Mahaputra Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Peternakan Mahaputra
Publisher : Program Studi peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36665/jpm.v3i1.154

Abstract

The people in Nagari Durian Gadang Sijunjung District Sijunjung Regency is a mountainous area. Utilization can be used as waste so as to increase the population of native chickens in the Nagari. Nagari Durian Gadang, where most of the people work as farmers so that a lot of agricultural waste that can be used as chicken feed. This study uses a survey method by collecting information from all native chicken in Nagari Durian Gadang who meet the criteria. The Data used are primary data and secondary data. The results showed that the population native chicken in Nagari durian Gadang is still small (315 chick). Characteristics of native chicken farmers in Nagari durian Gadang average productive age (91.18%), the dominant sex is female (52.94%). The level of education in general is elementary/equivalent (50%) with experience raising for 1-5 years (88.24%) and semi-intensive maintenance system. Based on the results of the study it can be concluded that the characteristics of native chicken average productive age with a dominant female sex. The level of education of breeders is generally elementary/equivalent with experience raising for 1-5 years which is a sideline business. The seeds used are local seeds with a semi-intensive system, the feed has not met the nutritional standards and the handling or prevention of disease is almost non-existent. Chicken is sold locally.
UJI ORGANOLEPTIK KULIT BUAH KAKAO YANG DIFERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN LEVEL Efektife Microorganisme (EM4) BERBEDA Fadilla Meidita; Yuni Pebri Sahara; Afrini Dona; Rini Elisia
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 1 (2023): JSRD, June 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i1.151

Abstract

Kulit buah kakao (KBK) merupakan limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Namun, KBK memiliki kandungan lignin tinggi, sehingga sulit dicerna. Salah satu cara menurunkan kandungan lignin pada KBK adalah dengan fermentasi. Proses fermentasi menyebabkan perubahan organoleptik karena aktivitas mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui organoleptik KBK yang difermentasi efektife microoganisme (EM4) dengan level berbeda. Metode penelitian ini adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 30 orang panelis sebagai ulangan. Perlakuan adalah level EM4, yaitu P0= KBK + gula merah 2% + urea 0,2% + 0% EM4 (kontrol), P1= KBK + gula merah 2% + urea 0,2% + 7,5% EM4, P2= KBK + gula merah 2% + urea 0,2% + 15% EM4, dan P3= KBK + gula merah 2% + urea 0,2% + 22,5% EM4. Parameter yang diukur yaitu organoleptik (warna, aroma, dan tekstur) fermentasi KBK. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hasil uji organoleptik fermentasi KBK dengan penambahan level EM4 7,5% merupakan perlakuan yang terbaik. Pada level ini menghasilkan warna cokelat, aroma lebih baik (asam), dan memiliki tekstur lunak.
Pemberian Pakan Fermentasi Ubi Jalar, Ampas Tahu Dan Ampas Kelapa Sebagai Ransum Komplit Pada Itik Pedaging Terhadap Bobot Hidup, Berat Karkas Dan Mortalitas Nurpela, Nurpela; Meidita, Fadilla; Elisia, Rini; Triani, Hera Dwi
Baselang Vol 4, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan fermentasi ubi jalar, ampas tahu, dan ampas kelapa sebagai ransum komplit pada itik pedaging terhadap bobot hidup, bert karkas dan mortalitas.penelitian ini menggunakan 60 ekor itik kamang. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah penggunaan ransum komplit dalam ransum itik yaitu : A = 0% ransum komplit + 100 % pakan komersil, B = 25 % ransum komplit + 75 % pakan komersil, C = 50 % pakan komersil + 50 % pakan komersil, D = 75 % pakan komplit + 25 % pakan komersil, E = 100% pakan komplit + 0% pakan komersil. Prameter yang di ukur yaitu bobot hidup, berat karkas dan mortalitas, Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbeda sangat nyata (P0,01) terhadap bobot hidup pada itik Kamang tipe pedaging dan berbeda nyata (P0,05) terhadap berat karkas. Sementara itu untuk angka mortalitas hanya terdapat pada perlakuan E sebanyak 25%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan fermentasi ubi jalar, ampas tahu dan ampas kelapa sampai 100% berpengaruh sangat nyata terhadap bobot hidup namun berpengaruh nyata terhadap berat karkas dan angka mortalitas 25%Kata kunci: Ransum Komplit, Itik Pedaging, Bobot Hidup, Berat Karkas, Mortalitas
PELATIHAN PEMBUATAN SUSU GORENG DARI SUSU SEGAR KEPADA IBU PKK DI NAGARI TALAWI MUDIAK Komala, Refika; andi, Andi alatas; Supriyanti, Juli; Hendrita, Vivi; Jarlis, Roni; Arief Syuhada, Fildza; Ananto, Ananto; Meidita, Fadilla
Bersama : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Bersama: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Pertania Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsm.v1i2.17

Abstract

ABSTRACT The aim of this community service is to increase the knowledge and skills of PKK women who use animal protein as a food source to prevent stunting and as a trading business in Talawi Mudiak Village, Talawi District, Sawahlunto City. The methods used in this service are lectures, discussions and demonstrations while the stages start with presentation of the material, training in making fried milk, as well as the evaluation stage. The results of this training are based on the results of answers to questions directly after completing the practice, that the PKK women who participated in this service were able to mention the process and ingredients needed to make fried milk and there were no obstacles in the making process. Apart from that, service participants are also able to make fried milk independently. Keywords Cow's milk; Fried milk, Training
Pemberian Pakan Fermentasi Ubi Jalar, Ampas Tahu Dan Ampas Kelapa Sebagai Ransum Komplit Pada Itik Pedaging Terhadap Bobot Hidup, Berat Karkas Dan Mortalitas Nurpela, Nurpela; Meidita, Fadilla; Elisia, Rini; Triani, Hera Dwi
Baselang Vol 4, No 2: OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/bsl.v4i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan fermentasi ubi jalar, ampas tahu, dan ampas kelapa sebagai ransum komplit pada itik pedaging terhadap bobot hidup, bert karkas dan mortalitas.penelitian ini menggunakan 60 ekor itik kamang. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah penggunaan ransum komplit dalam ransum itik yaitu : A = 0% ransum komplit + 100 % pakan komersil, B = 25 % ransum komplit + 75 % pakan komersil, C = 50 % pakan komersil + 50 % pakan komersil, D = 75 % pakan komplit + 25 % pakan komersil, E = 100% pakan komplit + 0% pakan komersil. Prameter yang di ukur yaitu bobot hidup, berat karkas dan mortalitas, Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbeda sangat nyata (P0,01) terhadap bobot hidup pada itik Kamang tipe pedaging dan berbeda nyata (P0,05) terhadap berat karkas. Sementara itu untuk angka mortalitas hanya terdapat pada perlakuan E sebanyak 25%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan fermentasi ubi jalar, ampas tahu dan ampas kelapa sampai 100% berpengaruh sangat nyata terhadap bobot hidup namun berpengaruh nyata terhadap berat karkas dan angka mortalitas 25%Kata kunci: Ransum Komplit, Itik Pedaging, Bobot Hidup, Berat Karkas, Mortalitas
Analisis Penambahan Feed Additive pada Pakan Terhadap Performa Puyuh Meidita, Fadilla; Hendrita, Vivi; Rahma, Nadia; Ananta, Dwi
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.27.2.93-103.2025

Abstract

Puyuh merupakan unggas penghasil telur bergizi tinggi dan terjangkau yang digemari masyarakat, namun tantangan budidayanya terletak pada efisiensi pakan dan performa produksi, sehingga penggunaan feed additive alami seperti daun kelor dan kunyit diharapkan dapat meningkatkan performanya secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung daun kelor dan tepung kunyit dalam ransum terhadap performa puyuh petelur. Sebanyak 180 ekor puyuh betina (Coturnix coturnix japonica) berumur enam minggu digunakan dalam penelitian ini yang dilaksanakan menggunakan metode feeding trial. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 × 3. Faktor A yaitu penggunaan dua taraf tepung daun kelor (0% dan 3%), dan faktor B merupakan penggunaan tiga taraf tepung kunyit (0%, 0,5%, dan 1%), masing-masing diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi konsumsi ransum, produksi telur harian, konversi ransum dan persentasi mortalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan (P>0,05), baik secara tunggal maupun interaksi terhadap konsumsi ransum, produksi telur harian, konversi ransum dan persentase mortalitas Dengan demikian, penambahan tepung daun kelor dan tepung kunyit pada level tersebut aman digunakan, namun belum mampu meningkatkan performa produksi puyuh secara signifikan.
Efektivitas Ovsynch Protocol pada Kerbau Rawa dengan Paritas yang Berbeda Rahma, Nadia; Rahmi, Novadhila; Meidita, Fadilla; Ananta, Dwi; Amri, Fisma; Rahma, Annisa; Saragih, Beby Murba Ningsih; Gusri, Rahmat
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.27.2.104-114.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode ovsynch protocol pada kerbau rawa dengan paritas yang berbeda. Sebanyak 18 ekor kerbau rawa betina dengan organ reproduksi sehat, normal dan tidak bunting digunakan dalam penelitian ini. Kerbau dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan paritas, yaitu kerbau dara (P0), kerbau paritas satu (P1) dan kerbau paritas dua (P2) masing-masing terdiri dari enam ekor. Sinkronisasi estrus dilakukan menggunakan metode ovsynch protocol dengan injeksi hormon GnRH pada hari ke-1 dan ke-9, serta hormon PGF2a pada hari ke-7. Inseminasi buatakan dilaksanakan pada hari ke-10. Parameter yang diamati meliputi persentase respons estrus, intensitas estrus, dan tanda-tanda klinis estrus. Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kelompok paritas memberikan respoms estrus sebesar 100%. Analisis ragam terhadap intensitas estrus tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (P>0,05). Demikian pula tanda-tanda klinis estrus cenderung lebih baik pada kelompok P2, namun secara statistik juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (P>0,05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode ovsynch protocol efektif dalam menstimulasi estrus pada kerbau rawa terlepas dari perbedaan paritas.
PENGARUH PENAMBAHAN BETA KAROTEN DALAM PENGENCER TRIS KUNING TELUR TEHADAP KUALITAS SEMEN CAIR KERBAU LUMPUR (SWAMP BUFFALO): EFFECT OF BETA CAROTENE ADDITION IN EGG YOLK TRIS DILUENT ON THE QUALITY OF LIQUID SEMEN OF SWAMP BUFFALO Yani, Nadila Fitri; Elisia, Rini; Maiyontoni, Maiyontoni; Komala, Refika; Meidita, Fadilla
Tropical Animal Science Vol. 7 No. 1 (2025): TROPICAL ANIMAL SCIENCE
Publisher : Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/tas.v7i1.1824

Abstract

Efforts to improve the quality of frozen semen of swamp buffalo have always been made, one way is by adding an ingredient that is effective in protecting sperm during the process of dilution, freezing and thawing as a compound that can neutralize free radicals (antioxidant). One antioxidant that has been widely studied is beta carotene (?-Carotene). This natural pigment has the ability to stabilize cell membranes, protect DNA, and reduce oxidative damage to sperm cells. The purpose of this study was to determine the effect of ?-carotene addition in egg yolk Tris diluent on the quality of liquid semen of swamp buffalo. The research materials used consisted of artificial vagina, microscope, Computer Assisted Semen Analysis (CASA), object glass, cover glass, citrate, egg yolk, eosin-nigrosin dye and fresh semen of four-year-old swamp buffalo collected weekly at BIB Tuah Sakato, Payakumbuh. The experimental research method used a completely randomized design with four treatments and five replicates. The treatment of adding ?-Carotene into egg yolk tris (TKT) concentration: 0, 0.1, 0.2, and 0.3% which was equilibrated for 3 hours. Variables observed in this study include mortality, viability and abnormality of liquid semen. The results showed the addition of ?-carotene in egg yolk Tris (TKT) diluent at concentrations of 0%, 0.1%, 0.2%, and 0.3% showed no significant effect on motility, viability, and abnormality of swamp buffalo spermatozoa (P > 0.05). The highest mean motility was recorded at 0.1% concentration (80.12 ± 3.95), followed by 0% (76.54 ± 6.48), 0.2% (76.48 ± 5.59), and 0.3% (73.65 ± 4.88). Viability was also highest at 0.1% (68.22 ± 5.41), then 0% (66.88 ± 6.33), 0.2% (64.94 ± 6.11), and 0.3% (61.51 ± 8.08). The lowest abnormality was found at 0.3% (30.50 ± 4.58), then 0.2% (31.45 ± 2.63), 0.1% (34.23 ± 2.22), and 0% (34.51 ± 2.49). Although not statistically significant, 0.1% concentration produced the highest motility and viability, so it can be considered added in TKT diluent.
EFEKTIVITAS INFUSA DAUN HERBAL TERHADAP BOBOT AKHIR, PERSENTASE KARKAS, DAN KESEHATAN ORGAN AYAM BROILER Nilawati, Nilawati; Meidita, Fadilla
Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman Vol 13 No 2 (2025): Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ajitt.2025.13.2.127-136

Abstract

Penggunaan bahan alami sebagai imbuhan pakan atau minuman dalam peternakan modern terus dikembangkan untuk meningkatkan performa ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas infusa daun herbal terhadap bobot akhir, persentase karkas, dan kesehatan organ dalam ayam broiler. Sebanyak 200 ekor DOC broiler strain Mabar tanpa pemisahan jenis kelamin digunakan dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari sepuluh ekor ayam. Perlakuan terdiri atas: P0 (kontrol, tanpa infusa), P1 (infusa daun mengkudu 40 ml/l air minum), P2 (infusa daun pandan 40 ml/l air minum), dan P3 (infusa daun pepaya 40 ml/l air minum). Peubah yang diamati meliputi bobot akhir, persentase karkas, persentase lemak abdominal, persentase bobot hati, dan persentase bobot jantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infusa daun herbal memberikan pengaruh sangat nyata (p<0,01) terhadap bobot akhir, dimana perlakuan P3 menghasilkan bobot tertinggi (1,63±0,06 kg), serta berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap persentase karkas, dengan perlakuan P3 menghasilkan nilai tertinggi (67,90±2,13). Selain itu, infusa juga berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap penurunan lemak abdominal, dengan nilai terendah pada perlakuan P3 (1,83±0,05). Persentase hati menujukkan perbedaan sangat nyata (p<0,01) dengan nilai terendah pada perlakuan P3 (1,84±0,06), sedangkan persentase jantung tidak berbeda nyata antar perlakuan (P>0,05) dengan kisaran 0,60-0,67%. Disimpulkan bahwa pemberian infusa daun herbal, khususnya daun pepaya berpotensi meningkatkan performa pertumbuhan dan menurunkan lemak abdominal tanpa mengganggu kualitas karkas dan kesehatan jantung ayam broiler. ABSTRACT The use of natural ingredients as feed or drinking water additives in modern poultry farming continues to be developed to improve livestock performance. This study aimed to evaluate the effectiveness of herbal leaf infusions on live weight, carcass percentage, and internal organ health in broiler chickens. A total of 200 unsexed DOC broilers of the Mabar strain were used in a completely randomized design (CRD) with four treatments and five replications, with each replication consisting of ten birds. The treatments were as follows: P0 (control, without infusion), P1 (noni leaf infusion at 40 ml/L of drinking water), P2 (pandan leaf infusion at 40 ml/L), and P3 (papaya leaf infusion at 40 ml/L). The observed variables included final body weight, carcass percentage, abdominal fat percentage, liver weight percentage, and heart weight percentage. The results showed that herbal leaf infusions had a highly significant effect (p<0.01) on live weight, with treatment P3 yielding the highest weight (1.63 ± 0.06 kg), and a significant effect (p<0.05) on carcass percentage, with treatment P3 showing the highest value (67.90 ± 2.13%). In addition, the infusions significantly reduced abdominal fat (p<0.05), with the lowest value observed in treatment P3 (1.83 ± 0.05%). Liver percentage showed a highly significant difference (p<0.01), with the lowest value also in treatment P3 (1.84 ± 0.06%), while heart percentage showed no significant difference among treatments (P>0.05), ranging from 0.60 to 0.67%. It is concluded that administering herbal leaf infusions, particularly papaya leaf infusion, has the potential to enhance growth performance and reduce abdominal fat without negatively affecting carcass quality and heart health in broiler chickens