Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi membaca dalam mendukung pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Pancasila, sementara kondisi di SMP Negeri 1 Hiliduho masih diwarnai rendahnya minat baca sebagian siswa dan keterbatasan bahan bacaan pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan literasi membaca pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, pelaksanaan dan kendala, serta upaya yang dilakukan guru dan sekolah pada penerapan literasi membaca pada pembelajaran , dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif serta melibatkan kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila, dan siswa sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi membaca telah diterapkan melalui pembiasaan membaca sebelum pembelajaran, diskusi kelompok, tanya jawab, serta pemberian tugas berbasis bacaan, sehingga siswa menjadi lebih aktif, lebih mudah memahami materi, dan lebih mampu menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan sehari-hari, meskipun pelaksanaannya belum sepenuhnya maksimal. Pelaksanaan ini di lakukakan melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk membaca, memahami, dan mengolah informasi dari berbagai sumber belajar.Kendala berupa rendahnya minat baca sebagian siswa, keterbatasan bahan bacaan yang bervariasi, perbedaan kemampuan membaca antarsiswa, serta pengaruh penggunaan gawai dan media sosial yang mengurangi waktu membaca. Upaya yang dilakukan guru dan sekolah meliputi pembiasaan membaca rutin, optimalisasi perpustakaan, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi seperti diskusi dan Problem Based Learning, pemberian motivasi kepada siswa, serta kerja sama dengan orang tua agar kebiasaan membaca juga terbentuk di rumah.
Copyrights © 2026