Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi 20 guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, dalam mengembangkan Alat Permainan Edukatif (APE) kooperatif berbasis nilai abbulosibatang untuk menstimulasi kecerdasan interpersonal anak usia dini. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan pemahaman guru dalam merancang APE kooperatif, belum optimalnya integrasi nilai budaya lokal dalam pembelajaran, serta rendahnya kemampuan guru dalam mengembangkan aktivitas yang mendorong interaksi sosial anak. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan analisis kebutuhan, pretest, pelatihan berbasis workshop, praktik pembuatan APE, implementasi di kelas, pendampingan, dan posttest. Pelatihan menerapkan pendekatan learning by doing sehingga guru memperoleh pengalaman langsung dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru yang ditandai oleh kenaikan nilai rata-rata dari 44 pada pretest menjadi 92 pada posttest. Kegiatan ini juga menghasilkan inovasi media pembelajaran berupa APE kooperatif “Roda Tantangan Abbulosibatang” yang mendorong kerja sama, komunikasi, dan interaksi sosial anak. Temuan ini menegaskan efektivitas pelatihan berbasis praktik dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendukung pengembangan kecerdasan interpersonal anak usia dini melalui pembelajaran berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2026