Thalassemia merupakan penyakit kronis yang membutuhkan terapi dan pemantauan secara berkelanjutan. Kepatuhan terhadap jadwal transfusi, terapi kelasi besi, dan pemeriksaan laboratorium memerlukan keterlibatan keluarga secara aktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran keluarga dalam mendukung kepatuhan terapi penyandang thalassemia melalui edukasi, penggunaan buku monitoring terapi, dan pemanfaatan media komunikasi digital. Kegiatan dilaksanakan bersama POPTI Kota Tegal dengan melibatkan 40 orang tua penyandang thalassemia serta sekitar 20 orang pengurus POPTI, pemerhati thalassemia, dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelayanan thalassemia. Metode kegiatan meliputi edukasi manajemen terapi, pelatihan penggunaan Buku Monitoring Terapi Penyintas Thalassemia, praktik pengisian buku, serta pemanfaatan grup WhatsApp sebagai media pengingat jadwal terapi. Evaluasi dilakukan melalui pemantauan kelengkapan dan ketepatan pengisian buku monitoring serta keaktifan penggunaan WhatsApp sebagai media reminder terapi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa buku monitoring dapat digunakan sebagai alat bantu keluarga dalam mencatat dan mengingat jadwal transfusi, pemeriksaan feritin, pengambilan dan penggunaan obat kelasi besi. Sebanyak 38 orang tua aktif menggunakan WhatsApp sebagai media reminder dan komunikasi terkait terapi. Kegiatan ini memperkuat keterlibatan keluarga dalam pemantauan terapi dan mendukung penerapan kepatuhan terapi secara lebih terstruktur pada penyandang thalassemia.
Copyrights © 2026