Pengetahuan pasien yang terbatas mengenai pengelolaan diabetes melitus tipe 2 (DMT2) serta penggunaan terapi komplementer tanpa pendampingan dapat meningkatkan risiko pengelolaan penyakit yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien DMT2 mengenai pengelolaan penyakit dan penggunaan terapi komplementer berbasis nilai spiritual Hindu-Bali di Kota Denpasar. Kegiatan melibatkan 25 peserta dan dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi meliputi manajemen DMT2, penggunaan terapi komplementer, pemanfaatan herbal secara aman, pengelolaan stres, praktik yoga dan self-acupressure, serta nilai-nilai spiritual Hindu-Bali berupa Tri Hita Karana, Tat Twam Asi, dan Tri Kaya Parisudha. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan melalui pretest dan posttest, serta kuesioner kepuasan. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 5,48 menjadi 7,88 (selisih 2,40 poin; peningkatan relatif 43,8%; gain ternormalisasi 0,53). Hasil kuesioner kepuasan menunjukkan respons positif terhadap materi, narasumber, dan pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa program edukasi terapi komplementer yang diselaraskan dengan nilai spiritual Hindu-Bali diikuti oleh peningkatan pengetahuan jangka pendek dan memperoleh penilaian kepuasan yang baik dari peserta.
Copyrights © 2026