Journal of Islamic Medicine
Vol 10, No 2 (2026): JOURNAL OF ISLAMIC MEDICINE EDISI SEPTEMBER 2026

Gambaran Profil Risiko K3 pada Industri Tahu Skala Mikro dan Kecil di Indonesia: Studi Cross-Sectional

Siti Darifah (Departemen Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia)
Luluk Hermawati (Departemen Biologi Medik,Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia)
Ningrum Paramita Sari (Departemen Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Indonesia.)
Ekawati Rini Wulansari (Departemen Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia)
Erni Trisnasari (Departemen Pendidikan Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia)
Ade Ichwan Sulthany (Departemen Anestesi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Latar belakang:  Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada industri tahu memiliki peran penting dalam penyediaan pangan dan penciptaan lapangan kerja. Namun, proses produksi yang masih didominasi secara manual menimbulkan berbagai risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada UMKM tahu. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan potong lintang. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara singkat, dan dokumentasi. Variabel yang diamati meliputi bahaya fisik, kimia, biologis, ergonomi, dan psikososial, serta aspek keselamatan kerja. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja terpapar berbagai risiko K3, dengan bahaya dominan meliputi paparan panas dan uap, postur kerja yang tidak ergonomis, serta paparan asap pembakaran. Dari aspek keselamatan kerja, ditemukan lantai yang basah dan licin, keterbatasan penggunaan alat pelindung diri (APD), tidak adanya alat pemadam api ringan (APAR), serta belum tersedianya standar operasional prosedur (SOP) kerja yang aman. Upaya pengendalian yang ada umumnya masih sederhana dan belum diterapkan secara sistematis. Kesimpulan: UMKM tahu memiliki profil risiko K3 yang kompleks dan memerlukan penguatan penerapan K3 melalui perbaikan lingkungan kerja, edukasi, serta dukungan lintas sektor untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jim

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Journal of Islamic Medicine is a medical journal published twice a year in March and September by the School of Medicine, Faculty of Medicine and Medical Sciences, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim ...