Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas II SDN 295 Pulo Padang dalam menyusun kalimat sederhana akibat pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyusun kalimat sederhana melalui penggunaan media dinding kata. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa kelas II SDN 295 Pulo Padang yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa, ditandai dengan persentase ketuntasan belajar yang meningkat dari 23,81% pada pra siklus menjadi 52,38% pada siklus I dan 85,71% pada siklus II. Nilai rata-rata siswa juga meningkat dari 45,71 menjadi 65,71 dan 85,71. Selain itu, aktivitas siswa meningkat dari 62,90% menjadi 85,09% dan aktivitas guru dari 64,70% menjadi 88,23%. Dengan demikian, media dinding kata terbukti efektif meningkatkan kemampuan menyusun kalimat sederhana siswa.
Copyrights © 2026