Studi ini bertujuan menguji efek penambahan ekstrak spirulina pada ransum berbahan baku lokal terhadap karakteristik karkas ayam broiler fase finisher, yang meliputi bobot karkas, persentase karkas, persentase non karkas, dan persentase lemak abdominal. Penelitian memakai 75 ekor DOC (day old chicks) broiler strain CP 707 produksi PT Charoen Pokphand Indonesia. Rancangan yang diterapkan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan lima ulangan, masing-masing ulangan berisi lima ekor ayam. Perlakuan terdiri dari P0 (ransum basal berbahan baku lokal tanpa spirulina), P1 (ransum basal berbahan baku lokal ditambah 250 mg ekstrak spirulina/kg pakan), dan P2 (ransum basal berbahan baku lokal ditambah 500 mg ekstrak spirulina/kg pakan). Parameter yang diamati adalah bobot karkas, persentase karkas, persentase non karkas, dan persentase lemak abdominal. Hasil analisis statistik memperlihatkan bahwa penambahan ekstrak spirulina pada ransum berbahan baku lokal tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap keempat parameter tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak spirulina hingga 500 mg/kg pakan pada ransum berbahan baku lokal belum mampu meningkatkan produksi karkas ayam broiler.
Copyrights © 2026