Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SDN 2 Anjani yang diduga berkaitan dengan penggunaan model pembelajaran konvensional yang kurang menarik dan belum mampu mendorong keaktifan siswa secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams–Achievement Divisions) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SDN 2 Anjani. Penelitian melibatkan 25 siswa kelas IV dengan teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental dan desain one group pretest posttest. Instrumen penelitian yang digunakan berupa soal uraian sebanyak 10 butir yang telah diujicobakan pada siswa kelas V SDN 2 Anjani dan dinyatakan valid serta reliabel. Teknik analisis data meliputi uji normalitas dengan uji Shapiro-Wilk, uji N-Gain untuk mengukur peningkatan kemampuan pemecahan masalah, serta uji hipotesis menggunakan paired-samples t-test. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal. Hasil uji N-Gain diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,593 yang termasuk dalam kategori sedang. Hasil uji paired-samples t-test menunjukkan p < 0,001, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Nilai rata-rata pretest sebesar 55,20 meningkat menjadi 81,52 pada posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SDN 2 Anjani setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.
Copyrights © 2026