Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buku cerita bergambar berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) pada materi ekosistem kelas V SD Negeri Tompegunung 01 Pati serta mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisannya. Latar belakang penelitian didasarkan pada kondisi pembelajaran IPAS yang masih didominasi metode ceramah dan penggunaan buku paket, sehingga peserta didik kurang aktif dan mudah merasa bosan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket kebutuhan, lembar validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar berbasis CRT dinyatakan valid dan sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Selain itu, media yang dikembangkan juga tergolong sangat praktis berdasarkan respon guru dan peserta didik yang menilai media menarik, mudah digunakan, dan relevan dengan konteks budaya lokal. Dengan demikian, buku cerita bergambar berbasis CRT layak digunakan sebagai media pembelajaran materi ekosistem di kelas V sekolah dasar.
Copyrights © 2026