Penelitian ini bertujuan menganalisis sinergi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pembentukan karakter holistik santri di SMP IT Annur Buntet Pesantren, Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan sepuluh informan (kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, tiga guru, dan lima santri), serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KBC berfungsi sebagai fondasi relasional yang membangun rasa aman psikologis (psychological safety) melalui relasi santri berani bertanya, berbeda pendapat, dan bereksplorasi, sehingga pembelajaran mendalam, yang dijalankan dengan memadukan tradisi sorogan dan pembelajaran berbasis masalah, dapat berlangsung. Sinergi keduanya tampak pada indikasi berkembangnya dimensi kognitif, afektif, dan spiritual santri serta pada praktik berpikir kritis yang tetap dibingkai adab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa KBC dan pembelajaran mendalam bekerja secara berurutan dan saling menguatkan, serta menawarkan model konseptual sinergi keduanya bagi pendidikan karakter di sekolah berbasis pesantren
Copyrights © 2026