Kegiatan penanaman bibit pohon albasiyah di Desa Sukamulya, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang merupakan upaya penghijauan berbasis masyarakat yang mengintegrasikan aspek ekologis, edukatif, dan partisipatif. Program dilaksanakan melalui persiapan lokasi, penanaman, penyiraman awal, edukasi lingkungan, serta pemantauan kondisi bibit setelah ditanam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelibatan masyarakat memperkuat pemahaman mengenai fungsi pohon dalam meningkatkan tutupan vegetasi, menjaga kualitas tanah, mendukung penyimpanan karbon, dan memperbaiki kualitas lingkungan. Pemilihan albasiyah dinilai relevan karena merupakan tanaman cepat tumbuh yang berpotensi dikembangkan dalam sistem penghijauan dan agroforestri. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga oleh kesinambungan pemeliharaan, pengendalian gangguan tanaman, dan keterlibatan masyarakat setelah kegiatan selesai. Kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan penghijauan yang mengombinasikan manfaat ekologis dengan nilai sosial dan ekonomi. Dengan demikian, penanaman albasiyah dapat menjadi langkah awal dalam membangun model pelestarian lingkungan berbasis masyarakat yang berkelanjutan. Ke depan, pemantauan pertumbuhan, perawatan berkala, diversifikasi vegetasi, dan penanaman lanjutan diperlukan untuk memperkuat dampak ekologis program di tingkat desa secara nyata. Pendekatan partisipatif tersebut diharapkan meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap tanaman sekaligus mendorong terbentuknya kebiasaan kolektif dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan lokal.
Copyrights © 2026