Implementasi aplikasi Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) dalam pengelolaan Beban Kerja Dosen (BKD) memerlukan dukungan institusi dan administrasi yang memadai untuk meningkatkan kepatuhan serta ketepatan waktu pelaporan kinerja dosen. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan dukungan institusi dan dukungan administrasi terhadap kepatuhan serta ketepatan waktu pengisian BKD melalui aplikasi SISTER. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Data dikumpulkan menggunakan angket berskala Likert lima poin yang disebarkan secara daring kepada 66 dosen Universitas Muhammadiyah Mataram, terdiri atas 32 dosen laki-laki dan 34 dosen perempuan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi memiliki koefisien determinasi (R²) sebesar 0,099, yang berarti dukungan institusi dan dukungan administrasi mampu menjelaskan 9,9% variasi kepatuhan dan ketepatan waktu pengisian BKD. Uji simultan menunjukkan model regresi signifikan dengan p-value = 0,038 (<0,05), sedangkan uji parsial menunjukkan bahwa dukungan institusi (p-value = 0,587) dan dukungan administrasi (p-value = 0,188) belum berpengaruh signifikan secara individual terhadap kepatuhan dan ketepatan waktu pengisian BKD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor lain di luar dukungan institusi dan administrasi kemungkinan memiliki peran lebih besar terhadap perilaku pengisian BKD. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi perguruan tinggi untuk merumuskan kebijakan peningkatan kompetensi digital dosen, optimalisasi kualitas aplikasi SISTER, serta penguatan sistem pendampingan dan monitoring guna meningkatkan efektivitas pengelolaan BKD. The Role of Institutional and Administrative Support in Improving Faculty Workload Reporting Compliance Through the SISTER Application Abstract The implementation of the Integrated Human Resources Information System (SISTER) in managing lecturers' workload (BKD) requires adequate institutional and administrative support to improve lecturers' compliance and timeliness in performance reporting. This study aimed to examine the relationship between institutional support and administrative support and lecturers' compliance and timeliness in completing BKD through the SISTER application. The study employed a quantitative approach with a survey design. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire distributed online to 66 lecturers at Universitas Muhammadiyah Mataram, consisting of 32 male and 34 female lecturers. The data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression to examine the effects of the independent variables on the dependent variable. The results showed that the regression model had a coefficient of determination (R²) of 0.099, indicating that institutional support and administrative support explained 9.9% of the variation in compliance and timeliness in completing BKD. The simultaneous test showed that the regression model was significant (p-value = 0.038 < 0.05), while the partial tests indicated that institutional support (p-value = 0.587) and administrative support (p-value = 0.188) did not have significant individual effects on compliance and timeliness in completing BKD. The study concludes that factors beyond institutional and administrative support may play a greater role in lecturers' BKD completion behavior. These findings may serve as a basis for higher education institutions to formulate policies for improving lecturers' digital competencies, optimizing the quality of the SISTER application, and strengthening mentoring and monitoring systems to improve the effectiveness of BKD management.
Copyrights © 2026