Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan digitalisasi absensi pegawai di Kantor Camat Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Perkembangan teknologi informasi yang telah mendorong transformasi dalam sistem administrasi pemerintahan, termasuk dalam pengelolaan kehadiran pegawai melalui sistem absensi digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif dipilih untuk memahami dan menganalisis fenomena yang terjadi secara mendalam terkait dengan digitalisasi absensi pegawai di lingkungan pemerintahan. Informan dalam penelitian ini terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem absensi digital pada umumnya telah berjalan dengan baik. Infrastruktur teknologi dan kemampuan pegawai dalam menggunakan aplikasi dinilai cukup memadai karena telah didukung oleh pelatihan dan sosialisasi. Penerapan absensi digital juga meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan pegawai terhadap jam kerja, serta menghasilkan data kehadiran yang lebih akurat dan transparan. Selain itu, sistem ini mempermudah pimpinan dalam melakukan pengawasan dan evaluasi kehadiran pegawai. Tantangan yang masih ditemukan terutama berupa gangguan jaringan internet yang bersifat insidental, namun telah diatasi melalui penggunaan absensi manual sebagai solusi sementara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi absensi pegawai di Kantor Camat Sitolu Ori memberikan dampak positif terhadap disiplin, transparansi, dan efektivitas pengelolaan kehadiran pegawai.
Copyrights © 2026