Diabetes melitus merupakan penyakit yang memengaruhi kesehatan rongga mulut dan meningkatkan risiko karies gigi. Hiperglikemia dapat menyebabkan penurunan produksi saliva, peningkatan kadar glukosa saliva, serta perubahan mikroflora rongga mulut yang mendukung bakteri kariogenik. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran status karies gigi pada penderita diabetes melitus di Puskesmas Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar tahun 2026. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan 34 responden yang dipilih melalui accidental sampling. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan menggunakan indeks DMF-T dan dianalisis dengan distribusi frekuensi. Hasil menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan sebanyak 25 orang (73,5%) dan berusia 51–60 tahun sebanyak 15 orang (43,0%). Status karies didominasi kategori tinggi sebanyak 18 orang (52,9%), dengan rata-rata DMF-T sebesar 5,9 dan termasuk kategori tinggi. Disimpulkan bahwa status karies penderita diabetes melitus didominasi kategori tinggi, sehingga diperlukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut, pengendalian glukosa darah, serta pemeriksaan berkala. Kata kunci: diabetes melitus; karies gigi; DMF-T; status karies.
Copyrights © 2026