ABSTRACT The implementation of the Directorate General of Taxes (DGT) Coretax system as part of the digital transformation of tax administration requires users to adapt to new procedures and integrated system-based administrative practices. Village and Urban Village Red and White Cooperatives in Sungai Lilin District faced several challenges, including limited technical understanding, varying levels of digital capability among cooperative administrators, and the need for intensive assistance in completing administrative procedures within Coretax. This community service program aimed to implement an assistance strategy to accelerate cooperative administrators’ adaptation to the Coretax system. The program employed an experiential learning approach combined with structured mentoring, encompassing needs identification, system orientation and hands-on practice, technical implementation assistance, as well as monitoring and evaluation. The results showed that all 15 partner cooperatives successfully completed the targeted administrative procedures, including the appointment and registration of a Person in Charge (PIC), account activation and verification, and the issuance of Electronic Receipt Evidence (Bukti Penerimaan Elektronik [BPE]). The hands-on assistance also supported improvements in administrators’ ability to understand administrative procedures and operate the Coretax system. These findings indicate that successful adaptation to digital tax administration requires an assistance model that connects policy, technology, and user capacity to promote greater operational readiness and independence. ABSTRAK Implementasi Coretax Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai bagian dari transformasi administrasi perpajakan digital menuntut kesiapan pengguna dalam menyesuaikan prosedur dan pengelolaan administrasi berbasis sistem terintegrasi. Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kecamatan Sungai Lilin menghadapi tantangan berupa keterbatasan pemahaman teknis, variasi kemampuan digital pengurus, dan kebutuhan pendampingan dalam menyelesaikan tahapan administrasi pada Coretax. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan strategi pendampingan untuk mempercepat adaptasi pengurus koperasi terhadap penggunaan Coretax DJP. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan experiential learning yang dipadukan dengan mentoring terstruktur melalui identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi dan praktik penggunaan sistem, pendampingan teknis implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh 15 koperasi mitra berhasil menyelesaikan tahapan administrasi yang ditargetkan, mulai dari penetapan dan registrasi Person in Charge (PIC), aktivasi dan verifikasi akun, hingga penerbitan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE). Pendampingan berbasis praktik langsung juga mendukung peningkatan kemampuan pengurus dalam memahami alur administrasi dan mengoperasikan Coretax. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan adaptasi terhadap sistem perpajakan digital memerlukan pendampingan yang menghubungkan kebijakan, teknologi, dan kapasitas pengguna menuju kesiapan operasional yang lebih mandiri.
Copyrights © 2026