Malang Otorhinolaryngology Head and Neck Surgery Journal
Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026

Pengaruh Waktu Pelaksanaan Trakeotomi terhadap Risiko Rekurensi Tumor Peristoma dan Morbiditas Pasca Total Laringektomi: Sebuah Telaah Sistematis

Permatasari, Dian (Unknown)
Surjotomo, Hendradi (Unknown)
Murdiyo, Mohammad Dwijo (Unknown)
Soehartono (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Sep 2026

Abstract

Abstrak: Laringektomi total merupakan terapi untuk kanker laring stadium lanjut, tetapi memiliki risiko morbiditas pascaoperasi dan rekurensi peristoma. Trakeotomi praoperatif sering diperlukan pada obstruksi jalan napas, namun pengaruh waktu pelaksanaannya terhadap luaran onkologis dan pascaoperasi masih belum jelas. Tujuan: Menelaah secara sistematis hubungan waktu pelaksanaan trakeotomi dengan rekurensi peristoma dan morbiditas setelah laringektomi total. Metode: Telaah sistematis dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, Embase, dan Google Scholar berdasarkan kerangka PICO. Studi yang diikutsertakan melibatkan pasien dewasa dengan kanker laring yang menjalani laringektomi total dan membandingkan trakeotomi praoperatif dengan trakeotomi intraoperatif atau tanpa trakeotomi praoperatif. Seleksi mengikuti prinsip PRISMA dan kualitas metodologis dinilai menggunakan Newcastle-Ottawa Scale. Hasil: Sebanyak 11 studi observasional diikutsertakan. Temuan mengenai hubungan trakeotomi praoperatif dengan luaran onkologis tidak konsisten. Beberapa studi menunjukkan hubungan dengan disease-free survival dan overall survival yang lebih buruk serta peningkatan invasi tiroid, sedangkan studi lain tidak menemukan hubungan bermakna dengan komplikasi pascaoperasi. Fistula faringokutaneus merupakan morbiditas yang paling sering dilaporkan, dengan insidensi sekitar 23–25% dan angka lebih tinggi setelah laringektomi salvage. Kesimpulan: Trakeotomi praoperatif berpotensi berkaitan dengan luaran onkologis yang lebih buruk, tetapi bukti masih tidak konsisten dan kemungkinan dipengaruhi oleh keparahan tumor serta faktor perioperatif. Morbiditas pascaoperasi lebih konsisten berkaitan dengan radioterapi/kemoradioterapi sebelumnya, status nutrisi, dan faktor perioperatif dibandingkan waktu trakeotomi semata.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

moj

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

MOJ (Malang Otorhinolaryngology Head and Neck Surgery Journal) is a peer-reviewed and open access journal that provides timely information for physicians and scientists concerned with diseases of the head and neck. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. ...