Jurnal Farmasi Ikifa
Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 3 OKTOBER TAHUN 2026

LITERATURE REVIEW: PERBANDINGAN METODE EKSTRAKSI KONVENSIONAL DAN MODERN TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK BAHAN ALAM

Pra Panca Bayu Chandra (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Yanthy Susanti (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Pristiyantoro (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Firda Alyaningsih (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Lubna Naumi Salsabila (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Neina Febrina (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Yulius Evan Christian (Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif aktivitas antioksidan bahan alam yang diekstraksi menggunakan metode konvensional seperti maserasi dan sokletasi. Metode modern MAE (microwave-assisted extraction), UAE (ultrasound-assisted extraction), dan SFE (supercritical fluid extraction). Metode ekstraksi konvensional maupun modern memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing dalam memproduksi ekstrak dengan aktivitas antioksidan. Pemilihan metode yang optimal sangat bergantung pada jenis tanaman, senyawa target, dan kondisi ekstraksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pencarian sumber atau literatur dilakukan melalui search engine seperti Google Scholar, PubMed, MDPI, ScienceDirect, ResearchGate. Hasil telaah menunjukkan bahwa metode konvensional maupun modern memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing dalam menghasilkan ekstrak dengan aktivitas antioksidan. Metode konvensional pada maserasi terbukti lebih efektif menghasilkan rendemen dan aktivitas antioksidan kuat pada daun beluntas, daun kersen, daun cengkeh, dan daun jarak cina. Metode konvensional pada sokletasi paling optimal pada umbi porang, menghasilkan aktivitas antioksidan tertinggi karena proses pemisahan komponen melalui siklus pelarutan dan penyaringan berulang. Metode modern seperti UAE (Ultrasound-Assisted Extraction) lebih unggul pada daun sirih merah. Pada MAE (microwave-assisted extraction) memiliki keunggulan pada kecepatan proses dan efisiensi penggunaan pelarut, namun hasilnya sangat bergantung pada optimasi kondisi ekstraksi. Sedangkan pada SFE (supercritical fluid extraction) Memberikan aktivitas terbaik pada rimpang jahe.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jfi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi IKIFA adalah forum untuk publikasi karya berkualitas dan orisinal yang membuka diskusi dalam bidang farmasi atau sub-disiplin ilmu ...