Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi membaca siswa kelas III SDN Banjarejo melalui implementasi media komik digital pada materi unsur pembangun karya sastra Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas III SDN Banjarejo pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui observasi dan hasil evaluasi kemampuan literasi membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media komik digital mampu meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa. Pada Siklus I, persentase ketuntasan literasi membaca mencapai 60% (15 siswa), kemudian meningkat menjadi 80% (20 siswa) pada Siklus II. Media komik digital membantu siswa memahami unsur intrinsik dan ekstrinsik karya sastra melalui penyajian materi yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Dengan demikian, implementasi media komik digital terbukti efektif dalam meningkatkan literasi membaca siswa kelas III SDN Banjarejo dan dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk mendukung penguatan literasi membaca di sekolah dasar.
Copyrights © 2026