Penggunaan media sosial yang semakin intensif di kalangan mahasiswa memberikan manfaat dalam komunikasi dan akses informasi, tetapi penggunaan yang tidak terkontrol dapat mengganggu aktivitas akademik dan meningkatkan stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap stres akademik mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tadulako. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri atas 217 mahasiswa yang dipilih melalui teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala intensitas penggunaan media sosial dan skala stres akademik, kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres akademik, dengan koefisien regresi sebesar 0,835, nilai t sebesar 6,156, dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,150 menunjukkan kontribusi sebesar 15%, sedangkan 85% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan intensitas penggunaan media sosial berkaitan dengan meningkatnya stres akademik mahasiswa.
Copyrights © 2026