Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang memerlukan terapi kompleks, terutama pada pasien yang menjalani kemoterapi. Penggunaan beberapa obat secara bersamaan dapat menimbulkan Drug Related Problems (DRPs) yang dapat memengaruhi keamanan dan efektivitas terapi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis DRPs, faktor yang berkontribusi, serta rekomendasi intervensi farmasis pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional dan pendekatan retrospektif melalui penelusuran rekam medis serta lembar peresepan pasien periode Januari–Desember 2025. Sampel dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Identifikasi DRPs dilakukan berdasarkan klasifikasi Cipolle dan dianalisis secara deskriptif. Dari 139 pasien, ditemukan dosis terlalu tinggi pada 18 pasien (12,95%), dosis terlalu rendah pada 6 pasien (4,32%), efek samping obat yang tidak diinginkan pada 135 pasien (97,12%), potensi interaksi obat pada 102 pasien (73,38%), serta indikasi tanpa obat pada 8 pasien (5,76%). Faktor yang berkontribusi meliputi ketidaksesuaian dosis berdasarkan Body Surface Area (BSA), toksisitas obat kemoterapi, penggunaan kombinasi obat yang berpotensi menimbulkan interaksi, serta ketidaksesuaian interval pemberian kemoterapi. Pemantauan dosis, efek samping, interaksi, dan interval terapi serta keterlibatan farmasis diperlukan untuk mendukung keamanan dan efektivitas pengobatan.
Copyrights © 2027