Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Sikap Keluarga Terhadap Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit X Kota Bengkulu Andreas Geovanny Leo Vernandes; Devi Novia; Elly Mulyani; Gina Lestari
Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara Vol. 3 No. 1 (2027): JANUARI
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jkfn.v3i1.160

Abstract

Sebagai penyakit kronis yang menuntut penanganan jangka panjang, hipertensi menjadikan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat sebagai penentu utama keberhasilan terapi. Di sinilah keluarga memegang peran krusial bukan sekedar pendamping, tetapi juga sumber informasi, penopang emosional, sekaligus pengingat agar pasien tidak lalai minum obat. Berangkat dari hal tersebut, penelitian ini disusun untuk menelusuri kaitan antara dukungan keluarga dan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien rawat inap di Rumah Sakit X, Kota Bengkulu. Sebanyak 133 responden dilibatkan melalui teknik purposive sampling, dengan data dihimpun lewat kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan minum obat. Analisis data kemudian dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rho pada program SPSS. Dari segi karakteristik, responden didominasi oleh kelompok usia 51–60 tahun (45,1%) dan berjenis kelamin perempuan (72%). Sementara itu, tingkat dukungan keluarga yang diterima mayoritas responden berada pada kategori cukup (65,4%), sejalan dengan tingkat kepatuhan pengobatan yang juga tergolong baik—73,7% responden dinyatakan patuh. Hasil uji Spearman Rho memperkuat temuan ini dengan nilai p<0,001, yang mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan penggunaan obat antihipertensi. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa dukungan keluarga bukan sekadar pelengkap, melainkan faktor yang benar-benar berkaitan erat dengan kepatuhan pasien hipertensi dalam menjalani pengobatan di Rumah Sakit X, Kota Bengkulu.
Analisis Drug Related Problems pada Pasien Kanker Payudara di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Aprilia Zahra Maharani; Elly Mulyani; Eka Putri Wiyati; Dewi Winni Fauziah
Jurnal Kesehatan Farmasi Nusantara Vol. 3 No. 1 (2027): JANUARI
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jkfn.v3i1.162

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang memerlukan terapi kompleks, terutama pada pasien yang menjalani kemoterapi. Penggunaan beberapa obat secara bersamaan dapat menimbulkan Drug Related Problems (DRPs) yang dapat memengaruhi keamanan dan efektivitas terapi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis DRPs, faktor yang berkontribusi, serta rekomendasi intervensi farmasis pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan desain cross-sectional dan pendekatan retrospektif melalui penelusuran rekam medis serta lembar peresepan pasien periode Januari–Desember 2025. Sampel dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Identifikasi DRPs dilakukan berdasarkan klasifikasi Cipolle dan dianalisis secara deskriptif. Dari 139 pasien, ditemukan dosis terlalu tinggi pada 18 pasien (12,95%), dosis terlalu rendah pada 6 pasien (4,32%), efek samping obat yang tidak diinginkan pada 135 pasien (97,12%), potensi interaksi obat pada 102 pasien (73,38%), serta indikasi tanpa obat pada 8 pasien (5,76%). Faktor yang berkontribusi meliputi ketidaksesuaian dosis berdasarkan Body Surface Area (BSA), toksisitas obat kemoterapi, penggunaan kombinasi obat yang berpotensi menimbulkan interaksi, serta ketidaksesuaian interval pemberian kemoterapi. Pemantauan dosis, efek samping, interaksi, dan interval terapi serta keterlibatan farmasis diperlukan untuk mendukung keamanan dan efektivitas pengobatan.