Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan tantangan kesehatan global dengan pilihan terapi yang terbatas di luar pengobatan konvensional. Eksosom yang berasal dari sel punca mesenkimal (MSC) telah muncul sebagai kandidat yang menjanjikan karena sifat regeneratifnya dan kemampuannya untuk memodulasi inflamasi, fibrosis, dan apoptosis. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi terapeutik eksosom turunan MSC untuk PGK. Pencarian komprehensif dilakukan di PubMed, Scopus, dan ScienceDirect untuk studi yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 menggunakan kata kunci spesifik. Dua puluh empat studi praklinis in vivo memenuhi kriteria inklusi. Temuan ini secara konsisten menunjukkan bahwa eksosom turunan MSC meningkatkan luaran ginjal dengan mengurangi fibrosis, inflamasi, stres oksidatif, dan apoptosis sekaligus meningkatkan fungsi ginjal dan regenerasi jaringan. Aksi mekanistik dikaitkan dengan modulasi jalur TGF-β/Smad, Wnt/β-catenin, dan p38MAPK/ERK yang dimediasi ROS, serta aktivitas mikroRNA spesifik seperti miR-21a-5p, miR-186-5p, dan miR-381-3p. Strategi prekondisi meningkatkan efikasi terapeutik, termasuk hipoksia, stimulasi melatonin, dan modifikasi genetik. Hasil ini menyoroti eksosom turunan MSC sebagai strategi terapeutik yang menjanjikan untuk PGK. Namun, translasi klinis memerlukan protokol isolasi standar, dosis optimal, dan uji klinis skala besar untuk memastikan keamanan dan efikasi jangka panjang.Kata Kunci : Penyakit Ginjal Kronis, Sel Punca Mesenkimal, Eksosom, Terapi Regeneratif
Copyrights © 2025