Perilaku jajan merupakan perilaku yang identik dengan anak usia sekolah terutama siswa sekolah dasar. Perilaku ini dapat dilakukan siswa baik di dalam sekolah (kantin sekolah) ataupun di luar sekolah baik pada saat jam sekolah ataupun di luar jam sekolah. Perilaku jajanan ini akan dapat berpengaruh pada asupan gizi seimbang siswa yang diperlukan dalam perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan siswa dan pemilihan jajanan pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dengan 34 sample yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner.Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pengetahuan yang baik tentang pemilihan jajanan (62,9%), dan lebih dari setengah siswa telah melakukan pemilihan jajanan dengan tepat (51,4%). Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan pemilihan jajanan (? = 0,436; p = 0,010), dengan kekuatan korelasi sedang. Oleh karena itu, diperlukan intervensi pendidikan gizi berbasis sekolah yang didukung oleh lingkungan sekolah yang sehat untuk meningkatkan perilaku pemilihan jajanan pada anak sekolah dasar.
Copyrights © 2026