Pembinaan sosial-emosional merupakan bagian penting dari peran guru sekolah dasar, namun masih terbatas prosedur terstruktur untuk mengidentifikasi kondisi emosional siswa sebelum pembelajaran. Penelitian ini bertujuan memetakan kondisi sosial-emosional siswa kelas rendah melalui kuesioner pra-implementasi serta menilai potensi EmotioNotes sebagai strategi penguatan regulasi emosi di kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 34 guru yang menilai lima dimensi sosial-emosional siswa berdasarkan instrumen yang dikembangkan dari kerangka CASEL. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan perhitungan rerata, standar deviasi, serta kategorisasi skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi sosial-emosional berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi, self-awareness dan relationship skills muncul sebagai dimensi terkuat, sedangkan self-managementmenjadi aspek yang paling membutuhkan perhatian. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa telah mampu mengenali emosi, namun kemampuan tersebut masih belum optimal. Secara keseluruhan, kondisi emosional siswa kelas rendah berada dalam kategori baik, tetapi intervensi terarah tetap diperlukan, dan EmotioNotes memiliki potensi kuat sebagai sarana pendukung penguatan pengelolaan emosi melalui refleksi harian yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026