Guru SD Negeri 12 Kendari masih menyusun modul ajar, lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrumen asesmen secara manual serta belum pernah mengikuti pelatihan terstruktur tentang pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan Magic School AI untuk menyusun perangkat pembelajaran yang selaras dengan Kurikulum Merdeka serta mengembangkan sikap kritis dan etis terhadap keluaran AI. Kegiatan melibatkan 20 peserta, terdiri atas kepala sekolah dan 19 guru, melalui enam tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, pengenalan platform, workshop dan pendampingan praktik, uji coba kelas, monitoring dan evaluasi, serta refleksi. Data dikumpulkan melalui angket pascakegiatan, telaah produk, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan menghasilkan 60 dokumen, meliputi 20 modul ajar, 20 LKPD, dan 20 instrumen asesmen. Rerata ketercapaian tujuh indikator persepsi peserta mencapai 85,9% dengan kategori sangat baik. Namun, tanpa pengukuran awal yang setara, hasil tersebut belum membuktikan peningkatan kompetensi guru.
Copyrights © 2026