Kulit pisang Muli (Musa acuminata Colla.) merupakan limbah pertanian yang mengandung senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, fenolik, tanin, saponin, steroid, terpenoid, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menetralkan radikal bebas. Tujuan mengetahui karakteristik fisik, aktivitas antioksidan, serta perbedaan aktivitas antioksidan sediaan emulsi ekstrak heksana dan etanol kulit pisang Muli kombinasi Virgin Coconut Oil (VCO). Metode meliputi ekstraksi maserasi, skrining fitokimia, formulasi emulsi, uji evaluasi fisik, dan pengujian aktivitas antioksidan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Vis, data dianalisis statistik. hasil menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan evaluasi fisik meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas, tipe emulsi, dan stabilitas. Aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ FH1 358,37 µg/mL, dan FH2 308,78 µg/mL FE1 161,24 µg/mL, FE2 148,27 µg/mL, yang termasuk kategori sangat lemah. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan aktivitas antioksidan yang signifikan antara emulsi ekstrak etanol dan heksana (p=0,000), disimpulkan bahwa sediaan emulsi ekstrak heksana dan etanol kulit pisang Muli kombinasi VCO memiliki karakteristik fisik yang baik dengan aktivitas antioksidan kategori lemah hingga sangat lemah.
Copyrights © 2026