Kelompok Tani Santoso di Desa Klungkung, Kabupaten Jember, menghasilkan limbah kulit manggis dalam jumlah cukup besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan hanya dibuang di sekitar kebun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah limbah kulit manggis menjadi POC. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi identifikasi permasalahan, penyuluhan, demonstrasi, praktik pembuatan POC, pendampingan proses fermentasi, serta evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan, tahapan pembuatan, serta indikator kematangan POC. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini mendorong perubahan perilaku petani dalam memanfaatkan limbah kulit manggis sebagai sumber bahan organik yang bernilai guna. Kegiatan ini berpotensi mendukung pengelolaan limbah pertanian, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya lokal, serta menjadi langkah awal pengembangan POC berbasis limbah manggis yang mendukung sistem pertanian berkelanjutan.
Copyrights © 2026