Guru tata busana di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) semakin dituntut untuk memiliki kompetensi desain digital berbasis kecerdasan buatan (AI), namun pelatihan yang mengintegrasikan sketsa manual, digitalisasi, dan AI generatif masih terbatas di Indonesia. Program pengabdian ini melatih sepuluh guru SMK Tata Busana se-Yogyakarta melalui tiga pertemuan terstruktur yang mencakup analisis brief desain, sketsa manual, digitalisasi, dan visualisasi berbasis AI menggunakan aplikasi Look AI, hingga menghasilkan portofolio desain. Metode pelatihan berupa demonstrasi dan praktik terbimbing, dengan setiap peserta mengisi Lembar Kerja Peserta (LKP) yang mendokumentasikan proses desainnya secara lengkap. Hasil kerja peserta dinilai menggunakan rubrik lima aspek, yaitu kesesuaian dengan brief, kreativitas desain, kualitas sketsa, kualitas prompt Look AI, dan kualitas visual & presentasi, dengan skala 1-4. Rata-rata skor peserta berkisar antara 2,8 hingga 3,8, yang menunjukkan tingkat kompetensi yang cukup baik, dengan capaian tertinggi pada peserta yang menyusun brief paling rinci, sejalan dengan kualitas prompt AI yang lebih baik. Peserta juga melaporkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah melalui revisi prompt secara iteratif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru mencapai tingkat kompetensi yang cukup baik dalam desain busana digital berbasis AI setelah mengikuti pelatihan tersebut.
Copyrights © 2026