Investasi properti perumahan memerlukan analisis kelayakan untuk memastikan kesesuaian teknis dan keuntungan finansial. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan investasi proyek Perumahan Zafira Residence, Banagaran Residence, dan Puri Graha Agung Harmony berdasarkan aspek teknis dan finansial. Metode penelitian meliputi analisis teknis menggunakan Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), dan Koefisien Dasar Hijau (KDH), serta analisis finansial menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Minimum Attractive Rate of Return (MARR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PP). Hasil analisis menunjukkan bahwa Zafira Residence memiliki NPV Rp1.045.270.836,22, IRR 20,29%, BCR 1,08, dan PP 1,9 tahun. Banagaran Residence menghasilkan NPV Rp40.698.088,90, IRR 31,20%, BCR 1,01, dan PP 1,2 tahun. Puri Graha Agung Harmony menunjukkan NPV Rp1.353.642.983,03, IRR 26,60%, BCR 1,13, dan PP 1,8 tahun. Ketiga proyek dinyatakan layak secara finansial dengan NPV positif, IRR lebih besar dari MARR, BCR lebih dari satu, serta periode pengembalian investasi yang relatif singkat. Namun, dari aspek teknis, hanya dua proyek yang memenuhi ketentuan tata ruang, sedangkan satu proyek dinyatakan tidak layak akibat ketidaksesuaian dengan regulasi daerah. Penelitian ini berkontribusi dengan mengintegrasikan analisis teknis dan finansial sebagai dasar pengambilan keputusan investasi perumahan.
Copyrights © 2026