Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan potensi hayati yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber kesehatan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat. Namun, pemanfaatan TOGA di Kelompok PKK Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik masih terbatas pada pengolahan tradisional sehingga belum memberikan nilai tambah yang optimal. Selain itu, pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan produk herbal modern, pengemasan, dan strategi promosi masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK dalam mengolah TOGA menjadi minuman granul effervescent serta memperkuat kemampuan branding dan promosi produk herbal. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi permasalahan, penyuluhan, praktik formulasi granul effervescent berbasis TOGA, pelatihan branding dan strategi promosi digital, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 19 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil memformulasikan satu produk granul effervescent berbasis TOGA yang dapat dikembangkan sebagai produk bernilai tambah. Rata-rata nilai pengetahuan peserta pada materi formulasi meningkat dari 88,89±11,32 menjadi 96,11±6,08 dan berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan yang signifikan (p=0,018). Pada materi strategi promosi, nilai rata-rata meningkat dari 93,68±6,84 menjadi 96,84±11,57, meskipun secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,098). Selain itu, telah disusun modul pelatihan dan dokumentasi proses produksi sebagai panduan bagi masyarakat untuk mereplikasi pembuatan produk secara mandiri. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah TOGA menjadi produk herbal yang lebih inovatif, praktis, dan bernilai ekonomi, serta memberikan bekal awal dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Copyrights © 2026