Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memulihkan estetika Jembatan Jodoh sekaligus mendorong kesadaran lingkungan melalui perbaikan fisik dan edukasi visual. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif: mahasiswa Kuliah Kerja Nyata mengajak aparatur desa, pemuda, dan warga bergotong royong. Tahapannya meliputi observasi dan diskusi informal dengan warga, perencanaan, serta pelaksanaan berupa kerja bakti, pengecatan ulang jembatan, dan pemasangan patok nama, patok penunjuk arah, papan larangan, papan ajakan kebersihan, serta papan edukasi waktu urai sampah. Papan edukasi menampilkan sampah asli (styrofoam, popok bayi, botol, dan kaleng) beserta estimasi lama terurainya. Hasilnya, jembatan kembali bersih, rapi, dan menarik. Papan yang terpasang diharapkan menjadi pengingat bagi pelintas agar tidak membuang sampah sembarangan, meskipun pengaruhnya terhadap perilaku masih perlu dipantau. Perawatan fasilitas ke depan diharapkan dilanjutkan oleh pemuda karang taruna bersama pemerintah desa.
Copyrights © 2026