Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran video terhadap minat belajar IPA siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 33 siswa, yaitu 18 siswa pada kelas eksperimen dan 15 siswa pada kelas kontrol, yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan SPSS versi 25. Analisis inferensial meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar siswa pada kelas eksperimen mencapai 80,61, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 75,13. Hasil uji Independent Samples t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001, lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan minat belajar yang signifikan antara kedua kelompok setelah penerapan media video. Dengan demikian, media pembelajaran video berpotensi menjadi alternatif pembelajaran IPA untuk mendukung keterlibatan siswa dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik serta sesuai dengan karakteristik siswa.
Copyrights © 2026