Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Bermain Game online Mobile Legend terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII pada Mata Pelajaran IPA Di SMP Fini Alfionita; Mursito S. Bialangi; Isnainar Isnainar; Gamar B.N Shamdas; Lestari M.P Alibasyah; Hayyatun Mawaddah
Journal of Education Research Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i3.3926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bermain game online terhadap hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Sidoan. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan sampel penelitian sebanyak 30 siswa kelas VIII dan dua guru mata pelajaran IPA. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan digunakan dalam proses analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebiasaan bermain game online setiap hari dengan itensitas bermain yang berbeda-beda dimiliki oleh sebagian besar siswa. Dampak negatif berupa menurunnya konsentrasi belajar, kurangnya pengelolaan waktu belajar, serta rendahnya pemahaman siswa terhadap materi IPA ditimbulkan oleh aktivitas bermain game online. Namun demikian, implikasi positif tetap dapat dihasilkan oleh game online apabila digunakan secara wajar dan terkontrol, seperti membantu mengurangi stress dan melatih kemampuan berfikir siswa. Oleh karena itu, pengawasan dari guru dan orang tua sangat diperlukan agar penggunaan game online tidak menganggu aktivitas belajar siswa di sekolah maupun di rumah.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar IPA Biologi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Palu Indhira Mardiana; Mursito S. Bialangi; Gamar B.N Shamdas; Bustamin; Raya Agni; Mohammad Jamhari
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.17985

Abstract

This study aims to describe the effect of the Think Pair Share (TPS) cooperative learning model on the science learning outcomes of eighth-grade students at SMP Negeri 7 Palu. This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design. The population of this study consisted of all eighth-grade students in six classes, with a total of 166 students. The sample of this study consisted of classes VIII A and VIII B, with a total of 54 students. The sampling technique used was purposive sampling, whereby both classes were selected as sample classes because they were relatively homogeneous in terms of student grades, numbers, and characteristics. The data collection technique was a test. The instrument in this study was a learning outcome test used for pretest and posttest. Instrument testing included validity and reliability tests, while assumption testing included normality and homogeneity tests. Hypothesis testing used an independent samples t-test and learning outcome improvement was tested using an N-Gain test. The results showed that there was a significant effect of the TPS cooperative learning model on biology learning outcomes in grade VIII students at SMP Negeri 7 Palu. The average posttest score for the experimental class was 76, while that for the control class was 39. The N-Gain test results showed a higher increase in learning outcomes in the experimental class with a score of 0.72, which is in the high category. In conclusion, the TPS cooperative learning model has a significant effect on biology learning outcomes.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Guru Biologi di SMA Kabupaten Parigi Moutong Putri Anisah; Gamar B.N Shamdas; Moh. Sabran; Bustamin Bustamin; Syech Zainal; Mohammad Jamhari
Journal of Education Research Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i3.4003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru biologi tentang pembelajaran berdiferensiasi, implementasinya dalam pembelajaran biologi, serta kendala yang dihadapi dalam penerapannya di sekolah menengah atas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan 10 guru biologi dari tiga SMA yang dipilih secara purposive karena telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang didukung analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% guru memiliki pemahaman yang baik mengenai konsep dan prinsip pembelajaran berdiferensiasi serta telah mengimplementasikannya melalui penyesuaian metode, media, dan aktivitas pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik. Namun, implementasi belum berjalan optimal akibat keterbatasan sarana dan prasarana, jumlah siswa yang besar dalam satu kelas, serta terbatasnya pelatihan dan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran biologi, tetapi memerlukan dukungan fasilitas, pengembangan profesional guru, dan kebijakan sekolah yang berkelanjutan agar implementasinya lebih efektif dan konsisten.