Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantu media LIPINA (Lidi Pintar Berwarna) terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas I SD Negeri Karangtempel pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah sampai ≤ 20. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design melalui desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian berjumlah 18 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa 20 soal pilihan ganda yang telah memenuhi uji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Analisis data meliputi uji normalitas Liliefors, uji ketuntasan belajar, dan uji hipotesis menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 60,56 meningkat menjadi 89,72 pada posttest. Ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 28% menjadi 100%. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai thitung = 12,9074 lebih besar daripada ttabel = 2,109816, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, aspek afektif dan psikomotorik peserta didik juga mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Dengan demikian, model PBL berbantu media LIPINA berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas I SD Negeri Karangtempel.
Copyrights © 2026