Penelitian ini bertujuan untuk menyusun aturan struktur frasa yang mengontrol pembentukan frasa benda dalam bahasa Batak Toba serta menganalisis hubungan hierarkis antar elemennya berdasarkan pendekatan Tata Bahasa Generatif dan Teori X-Bar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data didapat dari penutur asli bahasa Batak Toba dengan menggunakan cara mendengarkan, mencatat, wawancara, serta tes penilaian kebenaran tata bahasa. Data tersebut dianalisis dengan cara distribusional dan substitusi, kemudian diproses secara sistematis, disajikan dalam bentuk diagram pohon sintaksis, serta diperiksa secara formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cara pembentukan frasa nomina dalam bahasa Batak Toba mengikuti aturan struktur frasa endosentrik dengan pola di mana bagian inti nomina berada di depan, sedangkan bagian pewatasnya kemudian mengikuti. Unsur-unsur seperti frasa adjektif, frasa preposisi kepemilikan, dan klausa relatif terikat ditempatkan di sebelah kanan inti kata, sedangkan penentu (determiner) ditempatkan di sebelah kiri. Selain itu, pemetaan Teori X-Bar menunjukkan bahwa struktur dalam frasa benda mengikuti prinsip percabangan dua arah, dimulai dari tingkat kata dasar (N0), kemudian proyeksi menengah (N'), hingga frasa paling tinggi (NP/DP), dengan partikel tunjuk berada di bagian paling luar sebagai tanda akhir dari frasa tersebut.
Copyrights © 2026