Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Implementasi Algoritma BCRYPT pada Sistem Informasi Pengaduan Berbasis Website untuk Keamanan Kata Sandi Pengguna Fatihul Barri Almahmudi; Rosidin Rosidin; Dicky Andika Sulaeman; Sukarsa Sukarsa
Jurnal Jembatan Efektivitas Ilmu dan Akhlak Ahlussunah Wal Jama'ah Vol 6 No 1 (2025): March
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jeas.v6i1.1110

Abstract

The Nahdlatul Ulama Branch Representative Council (MWCNU) of Tanjung District plays a crucial role in providing religious and social services. However, the manual management of public complaints presents various problems, such as delays in handling, lack of documentation, and an unstructured complaint process. This study aims to design and build a website-based complaint information system for MWCNU Tanjung, in order to improve efficiency, transparency, and accountability in complaint management. This system is designed using an information technology approach that supports digital transformation in public complaint management. The method used in this study is a website-based system development method with an agile approach, which involves user needs analysis, system design, implementation, and testing. The result of this study is a website-based information system that can expedite the submission of public complaints, provide better documentation, and enable administrators to follow up on complaints in a more structured and timely manner. This system is expected to improve the quality of MWCNU services in Tanjung District and strengthen the relationship between administrators and the community.
Kepercayaan Pengguna dan Privasi dalam Keamanan Informasi Layanan Cloud: Tinjauan Literatur Sistematis Menggunakan Pendekatan PRISMA Putri, Wahyu Nengsri; Veri, Jhon
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3264

Abstract

Penelitian ini mengkaji keamanan informasi pada layanan cloud melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA, dengan fokus pada privasi data dan kepercayaan pengguna. Tiga pertanyaan riset diajukan terkait kontrol privasi, dampak regulasi, dan strategi keamanan yang dipercaya. Dari 82 artikel yang dianalisis menggunakan Covidence dan Publish or Perish, ditemukan 8 studi kunci. Hasil menunjukkan bahwa enkripsi menyeluruh, arsitektur Zero Trust, kepatuhan otomatis terhadap standar global dan strategi keamanan adaptif yang transparan efektif meningkatkan privasi dan kepercayaan pengguna. Studi ini berkontribusi pada pengembangan strategi keamanan cloud yang etis, patuh regulasi dan berpusat pada pengguna.
MEMBANGUN KESADARAN KEAMANAN INFORMASI DI ERA DIGITAL BAGI PARA IBU DI LINGKUNGAN KOMPLEK BUKIT DAGO TENGAH Mulyana, Arif; Bambang Hadi Purnomo; Zakaria
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital, aktivitas sehari-hari, termasuk belanja online, media sosial, dan pengelolaan keuangan, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan para ibu. Namun, kemudahan ini diiringi dengan meningkatnya risiko ancaman keamanan informasi, seperti pencurian data pribadi, penipuan online, dan akses tidak sah. Para ibu sering kali menjadi target rentan akibat kurangnya pemahaman terkait keamanan digital. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, mendorong kami untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk "Membangun Kesadaran Keamanan Informasi di Era Digital bagi Para Ibu di Lingkungan Komplek Bukit Dago Tengah." Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan para ibu dalam melindungi data pribadi, keluarga, serta mendidik anak-anak mereka tentang keamanan digital. Melalui pendekatan edukasi partisipatif, kegiatan ini menyampaikan langkah-langkah praktis seperti penggunaan kata sandi kuat, otentikasi dua faktor, dan penghindaran tautan mencurigakan. Sosialisasi juga memberikan pemahaman mengenai potensi risiko dunia maya, sekaligus membekali para ibu dengan kemampuan menjadi pendamping anak dalam berselancar digital secara bijak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran dan pemahaman terkait keamanan digital dapat membantu para ibu melindungi diri dan keluarga dari ancaman siber. Dengan demikian, inisiatif ini berkontribusi pada terciptanya ekosistem digital yang lebih aman di masyarakat. Kata kunci: Keamanan Informasi; Ibu Rumah Tangga; Era Digital; Ancaman Siber
Pengukuran Kesadaran Keamanan Informasi Pegawai: Studi Kasus PT Meshindo Jayatama Gofur, Abdul; Fathoni Aji, Rizal; Kurniawan, Heri
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 2: April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.20241128106

Abstract

Integrasi teknologi dalam organisasi meningkatkan pertukaran informasi yang membuat organisasi lebih rentan terhadap serangan siber. Laporan Publik Hasil Monitoring Keamanan Siber Bulan April 2023 Badan Siber dan Sandi negara (BSSN) menyatakan terdapat 27.476.788 anomali trafik dan tertinggi adalah malware sebanyak 14.235.050. Serangan cyber juga dialami oleh PT Meshindo Jayatama yang memiliki data informasi penting sebagai aset dalam mendukung kegiatan usahanya. Hasil wawancara dengan Presiden Direktur dan Manager Teknologi Informasi (TI) PT Meshindo Jayatama menyatakan bahwa telah terjadi serangan seperti Phishing dan Malware sebanyak 26 kali ditahun 2023. Dengan adanya serangan malware yang mengakibatkan terinfeksinya dokumen laporan perusahaan dan kerugian finansial yang disebabkan oleh faktor kelalaian sumber daya manusia, menjadi pertimbangan perlu untuk dilakukan pengukuran kesadaran keamanan informasi dan mengetahui area yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai metode pengumpulan data yang disusun berdasarkan Human Aspects of Information Security Questionnaire (HAIS-Q) dengan kerangka kerja Knowledge Attitude Behavior (KAB) dan penskalaan prioritas menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil pengukuran kesadaran keamanan informasi pegawai PT Meshindo Jayatama berada dilevel “baik” dengan nilai 83,40%. Dari pengukuran tersebut, diketahui terdapat fokus area pada level “sedang” yaitu penggunaan perangkat mobile dan pengelolaan password. selanjutnya, Peneliti memberikan saran untuk diselenggarakan program pelatihan keamanan informasi dengan media yang menarik dan dilakukan secara berkelanjutan dan perlu diterapkan atau diperbaharui seluruh kebijakan terkait keamanan informasi perusahaan.
Evaluasi Kematangan Tata Kelola TI dalam Manajemen Risiko dan Keamanan Informasi di PT Kereta Commuter Indonesia Menggunakan COBIT 2019 Purwadi; Santoso, Handri
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 6 (2025): JPTI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.776

Abstract

Teknologi Informasi (TI) menjadi tulang punggung operasional perusahaan transportasi modern, termasuk PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Tantangan digitalisasi dan tuntutan regulasi mengharuskan tata kelola TI yang matang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan tata kelola TI KCI berdasarkan framework COBIT 2019 untuk mengidentifikasi kekuatan dan area perbaikan. Metode penelitian menggabungkan kuesioner (57 responden), wawancara mendalam dengan stakeholder TI, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil menunjukkan tingkat kematangan Defined (3,27) dengan capaian tertinggi pada manajemen risiko (EDM03/nilai 80) dan keamanan informasi (DSS05/nilai 90), sementara arsitektur enterprise (APO03/nilai 65) dan manajemen data (APO14/nilai 55) perlu peningkatan. Analisis mengungkap keselarasan dengan standar BUMN meski terdapat empat rekomendasi strategis: (1) penyelarasan arsitektur TI-bisnis, (2) penguatan kerangka manajemen risiko, (3) implementasi kebijakan keamanan siber terpadu, dan (4) pengembangan program pelatihan SDM berbasis kompetensi. Temuan ini menjadi panduan bagi KCI dan operator transportasi sejenis dalam memperkuat tata kelola TI menghadapi era digital.
PELATIHAN PENTINGNYA KEAMANAN DATA DAN INFORMASI DI ERA DIGITAL PADA MAJELIS TA’LIM SA’ADATUNNISA Hidayat, Syamsu; Firmansyah, Boy; Rifiyanti, Hafizah; Silvanie, Astried; Kurnia, Sri
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v5i1.1305

Abstract

Pelanggaran data yang semakin marak telah memicu keinginan kuat dari tim abdimas untuk memberikan pelatihan kepada anggota komunitas Majelis Ta'lim Sa'adatunnisa di Ciganjur, Jagakarsa untuk mempelajari cara melindungi diri mereka secara online dengan tujuan utama meningkatkan literasi digital, meningkatkan keamanan online, dan memberdayakan perempuan agar dapat menavigasi lanskap digital dengan percaya diri. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan PKM ini adalah dengan metode ceramah dan tanya jawab Rangkaian kegiatan, termasuk sesi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi jangka panjang, telah berhasil memberikan dampak positif yang signifikan. Setelah sesi penyuluhan dan pemberian materi keamanan data di majelis ta'lim, sejumlah peserta mengungkapkan bahwa mereka sekarang lebih sadar akan risiko yang terkait dengan keamanan data pribadi mereka.
Analisis Risiko Keamanan Informasi Menggunakan ISO 27005:2019 pada Aplikasi Sistem Pelayanan Desa Isnaini, Khairunnisak; Nofita Sari, Guti Julias; Kuncoro, Adam Prayogo
Eksplora Informatika Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/eksplora.v13i1.696

Abstract

Risiko keamanan informasi dapat terjadi sewaktu-waktu di sebuah instansi, hal tersebut juga dapat terjadi di kantor pemerintahan Desa Cingebul. Peluang risiko yang dapat timbul antara lain hilangnya data/kebocoran data dan adanya pihak yang tidak memiliki akses dapat mengakses sistem. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menilai risiko keamanan informasi di kantor Desa Cingebul menggunakan ISO 27005:2019 pada aplikasi Sistem Pelayanan Desa. Metode pengumpulan data yang yang dilakukan adalah wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Kontrol ISO 27005:2019 digunakan sebagai acuan dalam penilaian risiko tersebut. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa risiko yang didapatkan dari aplikasi Simpel Desa yang paling tinggi yaitu ketika ancaman risiko yang terjadi server down. Risiko tersebut dapat diminimalisir dengan menerapkan kontrol rekomendasi information backup (A. 12.3.1) dengan melakukan backup data secara berkala dengan lokal backup maupun dengan cloud backup. Maka dapat disimpulkan bahwa kontrol ISO 27005 dapat digunakan sebagai standar atau acuan dalam menilai risiko keamanan informasi terutama pada bagian hasil penilaian risiko. Saran yang perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan keamanan aplikasi simpel desa pada kantor Desa Cingebul yaitu dengan menerapkan rekomendasi keamanan untuk mengurangi kemungkinan risiko yang terjadi.
Analisis Keamanan Sistem Informasi Berbasis Webbsite Menggunakan Metode Network Security Assesment (NSA) Studi Kasus Sistem E-Government Kota Xyz Krisna Juliharta, I Gede Putu; Supariyoga, I Kadek Adithya Deva; Adi Mega Putra, Anak Agung Gede
Eksplora Informatika Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/eksplora.v14i2.1375

Abstract

Pemerintah Kota Xyz telah mengembangkan berbagai layanan e-Government berbasis web seperti Sistem A, Sistem B, Sistem C, dan Sistem D. Meskipun layanan tersebut memberikan kemudahan akses informasi dan pelayanan publik, aspek keamanannya masih perlu dievaluasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan keamanan sistem informasi pada keempat layanan tersebut berdasarkan prinsip Confidentiality, Integrity, dan Availability (CIA). Metode yang digunakan adalah Network Security Assessment (NSA) dengan pendekatan penetration testing, dibantu dengan tools seperti Nmap, Uniscan, OWASP ZAP, dan Acunetix. Hasil pengujian yang dianalisis menggunakan Common Vulnerability Scoring System (CVSS) menunjukkan adanya sejumlah kerentanan dengan tingkat risiko sedang hingga tinggi. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis sebagai langkah mitigasi terhadap temuan kerentanan tersebut.
Analisis Keamanan Sistem Informasi E-Government XYZ Menggunakan Metode VAPT dan Rekomendasi Berbasis CWE Krisna Juliharta, I Gede Putu; Deva Prasada, I Dewa Gede Bhisma; Adi Paramartha Putra, Made
Eksplora Informatika Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/eksplora.v14i1.1376

Abstract

Keamanan sistem informasi berbasis website merupakan aspek krusial dalam menjamin kelangsungan layanan publik, terutama dalam konteks implementasi e-Government. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keamanan tiga sistem informasi pada lingkungan pemerintahan Kabupaten XYZ, yaitu Sistem Perpustakaan, Sistem Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), dan Sistem Mal Pelayanan Publik (MPP). Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi kerentanan yang ada serta memberikan rekomendasi teknis yang mengacu pada identifikasi jenis kelemahan sesuai standar Common Weakness Enumeration (CWE). Metode yang digunakan adalah Vulnerability Assessment and Penetration Testing (VAPT) dengan klasifikasi kerentanan berdasarkan CWE dan tingkat keparahan ditentukan menggunakan Common Vulnerability Scoring System (CVSS) v3.1. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga sistem memiliki kerentanan dengan tingkat risiko tertinggi berada pada kategori High. Temuan ini mengindikasikan adanya celah keamanan yang cukup serius dan perlu segera diperbaiki untuk mencegah potensi penyalahgunaan. Setiap kerentanan yang ditemukan disertai rekomendasi mitigasi yang dirancang berdasarkan ID CWE yang relevan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam upaya peningkatan keamanan sistem e-Government di tingkat daerah.
Penyuluhan Keamanan Informasi Terkait Ancaman Phishing untuk Meningkatkan Literasi Digital Warga Kompleks Yadara Babarsari Yogyakarta Noel Yudistira; Erlan Frylin Lamba; Robin Jauhari; Faiz Rizq Farhanna; Citra Yayu' Palangan
GIAT : Jurnal Teknologi untuk Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/giat.v4i1.11615

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa kemudahan sekaligus tantangan baru, salah satunya adalah kejahatan siber berupa phishing yang dapat mengancam kebocoran data pribadi maupun organisasi. Rendahnya kesadaran masyarakat, terutama kalangan orang tua, terhadap ancaman phishing menjadi faktor utama tingginya keberhasilan serangan ini. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital melalui pengenalan keamanan informasi terkait ancaman phishing kepada warga Kompleks Yadara Babarsari, Yogyakarta. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan secara penyuluhan dengan metode penyuluhan partisipatif yang melibatkan 35 orang tua sebagai peserta. Kegiatan meliputi pemaparan materi, kuis interaktif, serta evaluasi pemahaman sebelum dan sesudah sosialisasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap ciri-ciri phishing dan pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi efektif untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi ancaman kejahatan siber.

Page 105 of 131 | Total Record : 1304