Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Implementasi Extended Detection and Response pada Security Operation Center dan Computer Security Independent Response Team dalam Peningkatan Sistem Keamanan Informasi Guna Meningkatkan Sistem Pertahanan Informasi Luqman, Fathan; Rimbawa, H.A. Danang; Sunarta, Sunarta; Wibisono, Nugroho
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i3.9145

Abstract

The rapid development of digital technology increases the complexity of cyber threats, which are now increasingly sophisticated and organised, targeting individuals, enterprises and critical infrastructure. Therefore, an information security system capable of automatically detecting and responding to threats is an urgent need. This research aims to examine the implementation of Extended Detection and Response (XDR) in the Security Operation Centre (SOC) and Computer Security Incident Response Team (CSIRT) to improve the effectiveness of information security systems. The method used is experimental with testing in a controlled environment using Wazuh as the XDR platform. This study analyses how XDR collects, analyses and responds to log data in real-time to detect threats more accurately. The results show that XDR is able to improve threat detection by integrating logs from multiple sources, including endpoints, networks, and cloud services, and automating incident mitigation for faster response. The integration of Machine Learning in XDR is also proven to improve attack detection accuracy, reduce false positives, and speed up incident analysis. In conclusion, XDR is a comprehensive solution for modern information security systems, especially in the context of SOC and CSIRT, with its capabilities in detection-based analytics, multi-source data correlation, and automated response to threats. Based on this test, the efficiency of XDR in detecting and mitigating malware attacks is 98.3% using up to 60 malware and respons time under 10 second. Therefore, the implementation of XDR is recommended for organisations looking to enhance their security systems in a more adaptive and proactive manner in the face of evolving cyber threats.
Audit Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Standar ISO/IEC 27001:2013 pada PT Kereta Api Indonesia Persero Daop 1 Jakarta Unit Sistem Informasi Komal Komal; Muhammad Habib Mulia; Rudianto Rudianto
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i2.8925

Abstract

Abstrak  - Keamanan informasi merupakan aspek krusial dalam menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data di era digital, terutama bagi organisasi yang bergantung pada sistem informasi dalam operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepatuhan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terhadap standar ISO/IEC 27001:2013 dalam penerapan keamanan informasi serta mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan IT yang diberikan. Metode yang digunakan meliputi wawancara, observasi, serta penyebaran kuesioner kepada 15 responden yang dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan layanan IT berada pada kategori "puas", dengan rata-rata skor 3,54 dari 5, di mana indikator pelayanan dan keandalan memperoleh skor tertinggi (3,80), sedangkan aspek sistem pelaporan mendapat skor terendah (2,80), mengindikasikan perlunya perbaikan dalam mekanisme penyampaian informasi. Selain itu, audit keamanan menemukan bahwa kebijakan keamanan informasi yang diterapkan telah sesuai dengan standar, dengan tingkat kepatuhan tinggi terhadap pengelolaan risiko dan mitigasi insiden keamanan. Namun, masih terdapat beberapa temuan minor yang perlu ditindaklanjuti untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar. Seperti terdapatnya kabel-kabel jaringan yang tidak dalam kondisi rapi. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengecekan sistem pemantauan keamanan secara berkala, optimalisasi proses pelaporan insiden, serta peningkatan kecepatan respons layanan IT untuk memastikan kepatuhan berkelanjutan terhadap standar keamanan informasi. Kata kunci: Keamanan Informasi, Audit, ISO/IEC 27001:2013, Layanan, KepuasanAbstract - Information security is a crucial aspect in maintaining the confidentiality, integrity, and availability of data in the digital era, especially for organizations that rely on information systems in their operations. This study aims to evaluate the compliance of PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta with the ISO/IEC 27001:2013 standard in information security implementation and to assess user satisfaction with the provided IT services. The methods used include interviews, observations, and the distribution of questionnaires to 15 respondents, which were analyzed using descriptive statistical methods. The results indicate that the level of IT service satisfaction falls within the "satisfied" category, with an average score of 3.54 out of 5, where service and reliability indicators received the highest score (3.80), while the reporting system aspect obtained the lowest score (2.80), suggesting a need for improvement in the information delivery mechanism. Additionally, the security audit found that the implemented information security policies align with the standard, with a high level of compliance in risk management and security incident mitigation. However, some minor findings still need to be addressed to enhance compliance, such as the presence of unorganized network cables. Therefore, this study recommends increasing the frequency of security monitoring system checks, optimizing the incident reporting process, and improving IT service response times to ensure ongoing compliance with information security standards.Keywords: Information Security, Audit, ISO/IEC 27001:2013, Services, Satisfaction
Audit Forensik Digital Teknologi Informasi: Audit Forensik Digital Digunakan untuk Mendeteksi dan Mencegah Serangan Siber, Serta Memastikan Keamanan Data dan Sistem Informasi Ahmad Ramadan, Tubagus
Rechtsregel : Jurnal Ilmu Hukum Vol 8 No 1 (2025): Rechtsregel : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Program Studi Hukum Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/rjih.v8i1.49689

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi implementasi audit forensik digital sebagai instrumen strategis untuk deteksi dan pencegahan kejahatan siber dalam kerangka sistem peradilan pidana Indonesia. Proliferasi teknologi informasi telah menghasilkan kompleksitas yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam penegakan hukum pidana, yang memerlukan metodologi investigatif khusus yang melampaui pendekatan konvensional. Kajian ini menggunakan metodologi penelitian yuridis-normatif dengan analisis deskriptif-kualitatif, mengkaji kerangka legislatif, preseden yudisial, dan literatur akademis yang berkaitan dengan forensik digital dan yurisprudensi pidana. Investigasi mengungkapkan bahwa meskipun Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik telah menetapkan legitimasi fundamental untuk pemanfaatan bukti elektronik, implementasi praktis audit forensik digital menghadapi tantangan substansial dalam menharmonisasikan prosedur investigasi teknis dengan standar pembuktian hukum pidana. Temuan penelitian mendemonstrasikan bahwa teknologi forensik digital memiliki potensi transformatif untuk deteksi proaktif kejahatan siber melalui sistem monitoring berkelanjutan, analitik berbasis kecerdasan buatan, dan jaminan integritas bukti berbasis blockchain. Studi ini menyimpulkan bahwa standardisasi prosedur audit forensik digital yang selaras dengan prinsip-prinsip due process merepresentasikan imperatif kritis bagi evolusi sistem peradilan pidana Indonesia. Penelitian ini mengadvokasi pengembangan kerangka regulasi komprehensif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan investasi infrastruktur teknologi untuk mengoptimalkan deployment audit forensik digital dalam penegakan hukum pidana.
Keamanan Informasi dalam Sistem Informasi Modern: Analisis Ancaman dan Upaya Pengamanan Berdasarkan Studi Literatur Sucia Nurmadani; Nada Amal Ceria; Munawar Khalil; Muhammad Fariz Riski; Muhammad Ramzy Rasyad
JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer Vol. 2 No. 1 (2026): JIKUM: Jurnal Ilmu Komputer, Mei 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jikum.v2i1.141

Abstract

Information security is a critical aspect of modern information systems, as information assets are vulnerable to various cyber threats that may compromise confidentiality, integrity, and availability. Attacks such as phishing, malware, ransomware, data breaches, and network-based attacks continue to increase and pose serious risks to organizations and individuals. This study aims to examine the concepts, threats, and protection strategies in information security based on scientific literature. The research method used is a literature review by analyzing 20 references published between 2020 and 2025 related to information security, information system security, network security, cryptography, and risk management. The results indicate that effective information security requires an integrated approach involving technical controls, security policies, risk management, and user awareness.
Analisis Kepuasan Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi pada Keamanan Informasi Sistem Informasi Akademik Universitas Bhayangkara Jakarta Raya tsania putri setiadi; Achmad Fauzi; Alya Putri Ayu Lestari; Daffa Dharmawan; Dimastian Bagas Saputra; Muhammad Zihdan Efendi; Ratu Najla Sukaeni
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i1.196

Abstract

Seiring perkembangan waktu, inovasi teknologi dan informasi menuntut perubahan dari segala bidang terutama dalam keamanan informasi yang menjadi aspek krusial. Sistem Informasi Akademik (SIA) menyimpan data sensitif seperti identitas mahasiswa, nilai, serta informasi terkait keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode system literature review untuk memahami keamanan informasi serta tingkat kepuasan mahasiswa terhadap SIA. Kemudahan akses, kecepatan sistem, dan kejelasan informasi menjadi faktor utama terhadap kepuasan mahasiswa. Selain itu aspek keamanan informasi yang mencakup tiga unsur utama seperti Confidentiality, Integrity, dan Availability yang menjadi faktor utama rasa penentuan rasa aman pengguna dalam mengakses layanan digital kampus ini. Dengan keberadaan SIA, mahasiswa sangat merasa terbantu namun demikian tetap memiliki kekhawatiran terkait ancaman seperti kebocoran data dan phising. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan keamanan digital dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan, kepercayaan, serta kepuasan, mahasiswa sebagai pengguna utama SIA.
ANALISIS KEAMANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PT BANK CENTRAL ASIA Tbk. (BCA) Edy Susanto; Hendrick Moses, Rendy Ramadan, Shabina Deanova
Jurnal Salome : Multidisipliner Keilmuan Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Salome: Multidisipliner Keilmuan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Internet banking in Indonesia will increase rapidly in line with developments in technology, market demand, geographical location and population. Structuring internet banking operations is needed to avoid problems in the future and facilitate supervision by Bank Indonesia.
SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN ISO 27001 PADA SISTEM INFORMASI PENELUSURAN PERKARA (SIPP) Dida, Gilang Derman; Snae, Menhya
Jurnal Publikasi Manajemen Informatika Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL PUBLIKASI MANAJEMEN INFORMATIKA
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupumi.v5i1.4473

Abstract

This study aims to determine whether there is an influence of foreign tax credits on the effective tax burden of corporate taxpayers in Indonesia. Foreign tax credits have a major influence on the effective tax burden of corporate taxpayers in Indonesia. The existence of this mechanism will allow companies to avoid double taxation, optimize tax payments, and can also reduce the effective tax rate, this can increase the probability and compliance of tax payments. This study uses a qualitative descriptive method that focuses on explaining and analyzing phenomena based on non-numerical data. Much of the data in this study was obtained through the library research method, namely by collecting, reviewing, and examining many sources of literature related to the research theme. The sources of literature used include academic books, scientific journals, relevant articles, and other official documents that support the understanding of the concepts and implementations studied. the results of this discussion support the hypothesis that KPLN (foreign tax credits) have an effect on reducing ETR (effective tax burden), and show the importance of careful international tax management to maximize tax efficiency legally.
ANALISIS KEBUTUHAN INFORMASI UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KEAMANAN DATA PADA PERUSAHAAN TEKNOLOGI MEYSA HUMAIRAH; DINA MARDIATI
JURNAL DATA SAINS DAN TEKNOLOGI INFORMASI (DASTIS) Vol. 3 No. 02 (2026): DASTIS - MEI 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Bisnis Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62003/bgrxns09

Abstract

Keamanan data menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan teknologi karena data pelanggan, transaksi, kredensial, antarmuka pemrograman aplikasi, arsip digital, dan log sistem terus menghadapi risiko kebocoran, manipulasi, akses tidak sah, serta gangguan layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan informasi untuk pengembangan sistem informasi keamanan data yang adaptif, terukur, dan akuntabel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-konseptual melalui studi literatur terarah dan sintesis analitis terhadap penelitian tentang keamanan informasi, manajemen risiko, pengujian kerentanan, pengamanan aplikasi web, pengamanan antarmuka pemrograman aplikasi, enkripsi, blockchain, kontrol akses, audit, dan tata kelola keamanan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi aset data, memetakan risiko, mengategorikan kebutuhan informasi, serta menyusun model konseptual perlindungan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi keamanan data tidak dapat dikembangkan hanya dengan menambahkan fitur teknis secara terpisah. Kebutuhan utama mencakup pemetaan aset data, klasifikasi risiko, pengelolaan hak akses, autentikasi dan otorisasi, enkripsi, audit trail, monitoring, penilaian kerentanan, pengujian penetrasi, serta tata kelola berbasis standar. Temuan ini menegaskan bahwa dimensi teknis seperti kontrol akses berbasis peran, pembatasan permintaan, enkripsi data, blockchain, serta validasi input harus dihubungkan dengan dimensi manajerial berupa kebijakan, prosedur, dokumentasi, evaluasi kematangan, dan manajemen risiko. Model yang dihasilkan menempatkan aset data sebagai titik awal analisis, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi risiko, pemilihan kontrol keamanan, pemantauan aktivitas, pelaporan insiden, dan rekomendasi mitigasi. Dengan demikian, analisis kebutuhan informasi menjadi fondasi penting bagi perusahaan teknologi dalam merancang sistem informasi keamanan data yang mampu menjaga kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan informasi sekaligus memperkuat kesiapan organisasi menghadapi ancaman siber modern.
Evaluasi Tingkat Keamanan Informasi Pada Pusat Teknologi Informasi Dan Pangkalan Data (PTIPD) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Berdasarkan Indeks KAMI Versi 4.2 Naufal Naufal Hafizh Mufafaq; Fiki Sanora; Bambang Sugiantoro
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 9 No. 1 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2026.9.1.5931

Abstract

Peningkatan ketergantungan terhadap teknologi informasi di lingkungan perguruan tinggi menimbulkan risiko keamanan yang memerlukan penilaian rutin untuk melindungi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kematangan keamanan informasi di Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) UIN Sunan Kalijaga dengan menggunakan instrumen Indeks Keamanan Informasi (KAMI) versi 4.2, yang didasarkan pada standar ISO/IEC 27001. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara dan kuesioner untuk mengukur lima domain utama keamanan informasi beserta aspek tambahannya. Hasil penilaian menunjukkan bahwa sistem elektronik institusi tersebut termasuk dalam kategori ketergantungan yang "Tinggi". Secara umum, tingkat keamanan informasi mencapai predikat "Baik" dengan skor total 635. Tingkat kematangan pada area yang dievaluasi berkisar antara Level III hingga V, di mana Tata Kelola (Level IV), Pengelolaan Risiko (Level V), dan Kerangka Kerja (Level V) telah diimplementasikan secara komprehensif. Akan tetapi, Pengelolaan Aset serta Teknologi dan Keamanan Informasi masih berada pada Level III (Diterapkan Sebagian). Penilaian terhadap aspek tambahan menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, khususnya dalam pengamanan layanan infrastruktur awan yang mencapai 100%. Kesimpulannya, PTIPD UIN Sunan Kalijaga telah memenuhi standar keamanan informasi minimum, tetapi memerlukan perhatian lebih besar pada aspek teknologi dan pengelolaan aset. Kata kunci: Indeks KAMI, PTIPD, keamanan informasi, ISO/IEC 27001, evaluasi keamanan.  ---------------------------------------------------------------------- Evaluation Of Information Security Levels At The Information Technology And Data Center (PTIPD) Of Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta Based On KAMI Index Version 4.2 Increased dependence on information technology in higher education environments poses security risks that require regular assessment to protect the confidentiality, integrity, and availability of data. This study aims to assess the level of information security maturity at the Information and Data Technology Center (PTIPD) of Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta using the Information Security Index (KAMI) version 4.2 instrument, which is based on the ISO/IEC 27001 standard. The method used is descriptive qualitative through interviews and questionnaires to measure the five main domains of information security and other additional aspects. The assessment results show that the institution's electronic system is in the “High” category in terms of dependence. In general, the level of information security achieved a rating of “Good” with a total score of 635. The maturity level in the areas evaluated ranged from Level III to V, where Governance (Level IV), Risk Management (Level V), and Framework (Level V) have been comprehensively implemented. However, Asset Management and Information Technology and Security are still at Level III (Partially Implemented). The assessment of additional aspects shows very satisfactory results, particularly in securing cloud infrastructure services, which reached 100%. In conclusion, PTIPD UIN Sunan Kalijaga has met the minimum information security standards but requires greater attention to technology and asset management aspects. Keywords: KAMI Index, PTIPD, information security, ISO/IEC 27001, security evaluation
KEAMANAN INFORMASI (INFORMATION SECURITY) PADA APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA Enggar Novianto; Erik Herman Heri Ujianto; Rianto Rianto
Rabit : Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab Vol 8 No 1 (2023): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/rabit.v8i1.2966

Abstract

The development of information technology in the current era is growing rapidly, which is indicated by the emergence of many innovative programs in personal information services. One of the contenders for such information is SIMPEG, an application from Sebelas Maret University. The purpose of this study is to determine the application of information security to address the aspects of confidentiality, integrity and availability of information. This application ensures the security of user's personal information and employee data. The results of this study are that employees are required to register an account using an email that has been registered with SSO. Users of this application are lecturers and education staff including general users and SIMPEG operators. The SIMPEG application also guarantees the confidentiality of each employee's personal data and can only be seen by Sebelas Maret University internal employees. The purpose of registering an account through NIP/NIK and employee staff email is with the aim of preventing actions that can harm the institution. One of the rules for using this application is that it is forbidden to update, copy and delete data unless the SIMPEG operator is responsible for updating the data.

Page 15 of 130 | Total Record : 1293