Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Fenomenologi Gegar Budaya Pemelajar BIPA Asal Negara Afrika Selatan di Malang Faizin Faizin; M Isnaini
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 5, No 1 (2020): VOLUME 5 NUMBER 1 MARCH 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v5i1.1600

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk mengindentikfikasi serta mendeskripsi fenomenologi gegar budaya yang dialami pemelajar BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) yang berada di Malang. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggambarkan secara utuh fenomenologi bentuk gegar budaya, dampak gegar budaya, dan cara mengatasi gegar budaya yang dialami pemelajar BIPA asal Afrika Selatan di Malang. Sybjek dalam penelitian ini yakni pemelajar BIPA asal Afrika Selatan yang berada di Malang. Data dalam peneitian ini yakni deskripsi tentang gegar budaya yang dialami mahasiswa asal negara Afrika Selatan dalam bentuk kalimat, uraian-uraian, dan cerita.Langkah pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan menggunakan metode wawancara. Analisis dan pembahasan data menunjukkan bahwa : 1) bentuk gegar buadaya yang dialami pemelajaPertama, sulitnya menemukan penjual minuman beralkohol yang dapat pemelajar kunjungi dengan mudah. Kedua, kebiasaan merekok bukan pada tempatnya. Ketiga, sensitifnya isu tentang ras, suku, dan agama. 2) Dampak Gegar Budaya Terhadap Proses Pembelajaran BIPA. Pertama, dampak dari gegar budaya tersebut menimbulkan kondisi yang memengaruhi fisik pemelajar yakni merasa lelah dikarenakan banyaknya pikiran yang dialami untuk penyesuain terhadap gegar budaya yang dialami. Kedua, dari dampak gegar budaya tersebut juga menimbulkan tingkat stres yang variatif terhadap pemelajar BIPA asal Afrika Selatan. 3) Adaptasi Budaya untuk Minimalisir Dampak Gegar Budaya. Pertama, bertemu dengan teman yang berasal dari satu negara dan melakukan kegiatan yang biasa dilakukan di negaranya. Kedua, membaca beberapa literatur terkait kegaiatan buadaya yang ada di Idnonesia khususnya Malang baik yang dialami maupun yang belum dialami. Ketiga, berbincang dengan teman yang bersal dari daerah asli tempat pemelajar tinggal.
PRAKTIK KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PADA MAHASISWA EKSPATRIAT DALAM PROGRAM BAHASA INDONESIA UNTUK PENUTUR ASING (BIPA) Anindita, Anindita; Woelandari, Novica
JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI Vol 3, No 1 (2020): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 28/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/pustakom.v3i1.966

Abstract

Language is one of cultures that cannot be separated from human life. Indonesian language studied by expatriate students in the BIPA program becomes a bridge and a means of communication that can produce interaction between foreign students who have different cultures. However, as Indonesian Language learners, expatriate students from various countries certainly experience obstacles in communication. This study aims to find out more about intercultural communication practices among expatriate students in the Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) program at the International Language Institute, Faculty of Cultural Sciences, University of Indonesia. The research method used in this research is descriptive qualitative, using a post-positivistic paradigm in which the data obtained in this study are through interviews and participant observation. Interviews were conducted with four informants from different countries representing the majority and minority countries. The results showed that in the practice of intercultural communication, students used a lot of primary communication patterns, where students used verbal and non-verbal symbols, and secondary communication patterns, where students used tools / media that helped the communication process such as the use of dictionaries and Google Translate. In this study also found that students experience various cultural phenomena including cultural adaptation, acculturation, assimilation, and culture shock.
BERMAIN PERAN (ROLE PLAY) DALAM PEMELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA BAGI PEMELAJAR BIPA TINGKAT PEMULA Tofan Gustyawan
DESKOVI : Art and Design Journal Vol 2, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v2i2.515

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman praktis dalam merancang bahan ajar BIPA yang sesuai dengan kebutuhan pembelajar BIPA. Kebutuhan pembelajar yang beragam dapat dijadikan sebagai pertimbangan dalam penyusunan bahan ajar BIPA.  Kebutuhan pembelajar harus diketahui agar proses pembelajaran bahasa Indonesia dapat terakomodasi. Pada proses pembelajaran memerlukan pengajar yang kreatif menghadirkan konteks Indonesia dalam proses pemahaman bahasa Indonesia. Pengajar BIPA yang kreatif salah satunya adalah pengajar yang mampu mengaplikasikan kemampuan seni dalam proses pemerolehan bahasa sebagai strategi pembelajaran BIPA.This article is written according to practical experience in planning BIPA teaching material which is suitable for BIPA learners' needs. Various learners' needs can be become a consideration in making BIPA teaching material. Learners' need must be known  so that Indonesian Language learning process can be accommodated. On learning process is needed a creative teacher whom can bring Indonesian contexts in Indonesian Language comprehension process. One of creative BIPA teachers is a teacher who can apply his art ability in language acquisition process  as a strategy in BIPA teaching.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN KESALAHAN STRUKTUR KALIMAT DASAR PEMELAJAR BIPA DI CINTA BAHASA INDONESIAN LANGUAGE SCHOOL Wulan D.S., Ni L. Pt.
Widyadari: Jurnal Pendidikan Vol. 20 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : LPPM IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to 1) identify and describe Cinta Bahasa language school?s BIPA students learning motivation. 2) identify and describe the basic sentences structure?s error in the text made by BIPA students in Cinta Bahasa Language School. 3) identify and describe the relationship between learning motivation and basic sentences structure?s error in the text made by BIPA students in Cinta Bahasa Indonesian Language School. This research used qualitative descriptive proposal research. The subject of this research was BIPA student in Cinta Bahasa Indonesian Language School. The method used in collecting data was questionnaire and test. The result shown that (1) the highest statement that motivated the student was statement no. 1 with 98% percentage. Then, statement no. 14 got the lowest percentage with 34,7 %, (2) S-P-Ket structure got the highest percentage in error occurrence with 35 errors or 25,9%, there was only 1 error or 0,74%  in S-P-Ket-Pel , S-P-O-Ket-Pel, P-S-P, P-S-Ket, Ket-P-S, K-S-P, S-P-K-K sentence structures, (3)  29 students in statement no. 1 with 41% error, 21 students in statement no.16 with 52 % error.
PENDAMPINGAN PENGAJARAN DAN PENGELOLAAN BIPA PADA MADRASAH ALIYAH INTERNASIONAL AL IRTIQO’ MALANG Isnaini, M.; Faizin, Faizin
Jurnal Dedikasi Vol 16 (2019): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v16i1.12668

Abstract

Program Pengabdian Pendampingan Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing), oleh dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang dengan target sasaran MA Internasional Al Irtiqo? Malang, bertujuan untuk membangun hubungan kerjasama antarlembaga serta mengembangkan keilmuan bidang pendidikan, bahasa dan budaya Indonesia serta dalam lingkup luas sebagai diplomasi budaya Indonesia. Selain itu, hal ini sebagai wujud layanan khusus terhadap semakin meningkatnya pertukaran pelajar ke sekolah dengan berbagai sekolah dari luar negeri. Oleh karena itu, dirasa sangat penting untuk memberikan bekal dasar stategi pengajaran dan pengelolaan pembelajaran BIPA di sekolah yang memiliki mitra kerjasama luar negeri. Pembelajaran bahasa tentunya menekankan pada empat aspek keterampilan, yakni menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Untuk mendukung keempat keterampilan tersebut, diperlukan media pembelajaran, materi, buku ajar atau sumber-sumber pembeljaran, strategi dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hal di atas, pengabdian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimanakah (1) Pengelolaan, (2) persiapan pembelajaran, (3) komponen pendukung dalam penguasaan keterampilan berbahasa peserta, dan (4) aktivitas sosial budaya dalam menunjang kecintaan dan menunjang peserta belajar terhadap bahasa dan bangsa Indonesia. Rangkaian pengabdian yang dilakukan meliputi empat kegiatan, yakni observasi, pendampingan, training, simulasi, dokumentasi, eksplorasi informasi dari peserta dan pengajar serta praktik pembelajaran. Luaran pengabdian ini adalah (1) laporan penelitian dan (2) artikel ilmiah publikasi JINoP (3) publikasi media. Rencana kegiatan dibagi dalam empat tahapan, yakni (1) komunikasi dengan lembaga yang dituju, (2) pemetaan jumlah guru BIPA, (3) pelaksanaan pelatihan dan pembuatan bahan ajar yang informatif, (4) penulisan laporan dan presentasi hasil atau kemajuan, dan (4) pembuatan artikel ilmiah publikasi.
KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM BIOGRAFI SINGKAT MAHASISWA BIPA DARMASISWA UNESA TINGKAT MADYA ADY PRATIWI, VINDA
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dibahas mengenai Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Biografi Singkat Mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa Tingkat Madya. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan negara Indonesia. Bahasa Indonesia mulai dikenal di berbagai negara sejak era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Penelitian ini mengkaji mengenai kesalahan berbahasa Indonesia yang ditulis dalam biografi singkat oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Kesalahan berbahasa tersebut meliputi kesalahan penyusunan kalimat, pemilihan kata, dan penggunaan ejaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan berbahasa Indonesia dalam biografi singkat yang ditulis oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode simak dan teknik catat dalam mengumpulkan data penelitian. Kemudian, dalam tahap analisisnya, peneliti menggunakan metode padan. Dalam sebuah analisis data penelitian, ada dua teknik yang digunakan dalam penganalisisan, yaitu teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar analisis penelitian ini menggunakan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP), kemudian teknik lanjutan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Kesalahan berbahasa yang ditemukan dalam biografi singkat mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya, meliputi kesalahan penyusunan kalimat, pemilihan kata, dan penggunaan ejaan. Kesalahan berbahasa tersebut akan mempengaruhi makna dalam tulisan yang ditulis oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa. Kesalahan yang paling banyak ditemukan ialah penggunaan ejaan yang ditulis oleh mahasiwa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Saran yang disampaikan oleh peneliti meliputi : (1) saran yang berkaitan dengan peneliti selanjutnya (2) saran yang berkaitan dengan mahasiswa BIPA (3) saran yang berkaitan dengan pengajar BIPA (4) saran yang berkaitan dengan lembaga BIPA. Kata Kunci : Kesalahan Berbahasa, Mahasiswa BIPA, Karangan biografi singkat.
KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM BIOGRAFI SINGKAT MAHASISWA BIPA DARMASISWA UNESA TINGKAT MADYA ADY PRATIWI, VINDA
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dibahas mengenai Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Biografi Singkat Mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa Tingkat Madya. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan negara Indonesia. Bahasa Indonesia mulai dikenal di berbagai negara sejak era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Penelitian ini mengkaji mengenai kesalahan berbahasa Indonesia yang ditulis dalam biografi singkat oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Kesalahan berbahasa tersebut meliputi kesalahan penyusunan kalimat, pemilihan kata, dan penggunaan ejaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan berbahasa Indonesia dalam biografi singkat yang ditulis oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode simak dan teknik catat dalam mengumpulkan data penelitian. Kemudian, dalam tahap analisisnya, peneliti menggunakan metode padan. Dalam sebuah analisis data penelitian, ada dua teknik yang digunakan dalam penganalisisan, yaitu teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar analisis penelitian ini menggunakan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP), kemudian teknik lanjutan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Kesalahan berbahasa yang ditemukan dalam biografi singkat mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya, meliputi kesalahan penyusunan kalimat, pemilihan kata, dan penggunaan ejaan. Kesalahan berbahasa tersebut akan mempengaruhi makna dalam tulisan yang ditulis oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa. Kesalahan yang paling banyak ditemukan ialah penggunaan ejaan yang ditulis oleh mahasiwa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Saran yang disampaikan oleh peneliti meliputi : (1) saran yang berkaitan dengan peneliti selanjutnya (2) saran yang berkaitan dengan mahasiswa BIPA (3) saran yang berkaitan dengan pengajar BIPA (4) saran yang berkaitan dengan lembaga BIPA. Kata Kunci : Kesalahan Berbahasa, Mahasiswa BIPA, Karangan biografi singkat.
KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM BIOGRAFI SINGKAT MAHASISWA BIPA DARMASISWA UNESA TINGKAT MADYA ADY PRATIWI, VINDA
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dibahas mengenai Kesalahan Berbahasa Indonesia dalam Biografi Singkat Mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa Tingkat Madya. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan negara Indonesia. Bahasa Indonesia mulai dikenal di berbagai negara sejak era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Penelitian ini mengkaji mengenai kesalahan berbahasa Indonesia yang ditulis dalam biografi singkat oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Kesalahan berbahasa tersebut meliputi kesalahan penyusunan kalimat, pemilihan kata, dan penggunaan ejaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan berbahasa Indonesia dalam biografi singkat yang ditulis oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode simak dan teknik catat dalam mengumpulkan data penelitian. Kemudian, dalam tahap analisisnya, peneliti menggunakan metode padan. Dalam sebuah analisis data penelitian, ada dua teknik yang digunakan dalam penganalisisan, yaitu teknik dasar dan teknik lanjutan. Teknik dasar analisis penelitian ini menggunakan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP), kemudian teknik lanjutan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Kesalahan berbahasa yang ditemukan dalam biografi singkat mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya, meliputi kesalahan penyusunan kalimat, pemilihan kata, dan penggunaan ejaan. Kesalahan berbahasa tersebut akan mempengaruhi makna dalam tulisan yang ditulis oleh mahasiswa BIPA Darmasiswa Unesa. Kesalahan yang paling banyak ditemukan ialah penggunaan ejaan yang ditulis oleh mahasiwa BIPA Darmasiswa Unesa tingkat madya. Saran yang disampaikan oleh peneliti meliputi : (1) saran yang berkaitan dengan peneliti selanjutnya (2) saran yang berkaitan dengan mahasiswa BIPA (3) saran yang berkaitan dengan pengajar BIPA (4) saran yang berkaitan dengan lembaga BIPA. Kata Kunci : Kesalahan Berbahasa, Mahasiswa BIPA, Karangan biografi singkat.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN DAKON DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MAHASISWA BIPA JALUWIN ANDAYANI, REVINA
BAPALA Vol 7, No 3 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Media pembelajaran merupakan salah satu aspek yang berpengaruh pada proses dan hasil belajar. Media pembelajaran juga dapat digunakan sebagai sarana pengenalan budaya kepada mahasiswa BIPA, seperti permainan tradisional Indonesia yang disebut dakon atau congklak. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan efektivitas media pembelajaran terutama dakon dalam meningkatan keterampilan berbicara mahasiswa BIPA. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka. Studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data utama dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti-peneliti terdahulu dan data pendukung penelitian ini diperoleh dari hasil angket yang diberikan kepada mahasiswa BIPA Unesa secara daring. Berdasarkan hasil data utama didapatkan bahwa beberapa penelitian terdahulu yang menggunakan media dakon sebagai media pembelajaran dapat efektif dalam meningkatkan terciptanya komunikasi yang baik dan keterampilan sosial yang tidak bisa terlepas dari meningkatnya dan terlatihnya keterampilan berbicara seseorang. Sedangkan hasil data pendukung menunjukkan keefektivan penggunaan media permainan tradisional dakon tergolong efektif dengan hasil yang diperoleh 80%. Kata Kunci: media permbelajaran, dakon, mahasiswa BIPA. Abstract Learning media is one aspect that influences the learning process and outcomes. Learning media can also be used as a means of cultural introduction to BIPA students, such as the traditional Indonesian game called dakon or congklak. The purpose of this study is to describe the effectiveness of instructional media, especially dakon in improving speaking skills of BIPA students. The method used is the literature study method. Literature study was conducted by collecting the main data from the results of research conducted by previous researchers and supporting data of this study were obtained from questionnaires given to BIPA Unesa students online. Based on the results of the main data, it was found that some previous studies that used learning media as a media of effective learning to improve the creation of good communication and social skills that can not be separated from the improvement and training of ones speaking skills. While the results of supporting data show the effectiveness of the use of traditional dakon, traditional media is classified as effective with 80% of the results recieved. Keywords: learning media, dakon, BIPA students.
Literasi Mahasiswa BIPA Program Darmasiswa Universitas Ahmad Dahlan Bermuatan Bahasa dan Budaya Indonesia Sudaryanto Sudaryanto; Hermanto Hermanto; Luluk Mahdhuroh; Muhammad Alfian Hermawan; Azkiya Zelfi Xirana
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2018): Jubindo
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.91 KB)

Abstract

The interest in learning foreign students about Indonesian is high. This can be seen at least from the number of foreign students studying at the Ahmad Dahlan University Darmasiswa Program (UAD), especially in the 2016/2017 academic year (TA). This fact is certainly interesting to study more considering that Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) is a rapidly developing scientific field. The purpose of this study is to describe the literacy of BIPA UAD Darmasiswa Program containing Indonesian language and culture. The method of collecting data in this study is the observation method with the technique of reading and recording. Data is taken from photos and descriptions of lecture activities in the classroom and outside the UAD Darmasiswa Program class. The results of this study indicate that BIPA student literacy The UAD Darmasiswa Program with Indonesian language and culture is carried out inside and outside the classroom. Activities in the classroom include lectures on Indonesian language skills and culture, while activities outside the classroom include mankakrida activities at Borobudur Temple, Imogiri Tomb, Chocolate Monggo Factory, Batik Mekar, and others. With these activities, the BIPA Darmasiswa UAD students became more aware of Indonesian language and cultural knowledge and skills.

Page 22 of 118 | Total Record : 1176