Filter By Year

1945 2024


Found 395 documents
Search ANALISIS PERENCANAAN LABA , by title

Analisis Break Even Point Sebagai Alat Perencanaan Laba PT Gudang Garam Tbk Periode 2017-2021 Nidia Anggreni Das; Witra Maison; Adinda Putri Syahrila; Vinka Tahiyatul Nurul Hikmah; Nada Azizah Charnain
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 2 No. 3: January - March 2026
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v2i3.246

Abstract

Penelitian ini menganalisis Break Even Point (BEP) sebagai alat perencanaan laba pada PT Gudang Garam Tbk periode 2017–2021 menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berdasarkan data laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BEP perusahaan mengalami fluktuasi akibat perubahan biaya dan volume penjualan, namun realisasi penjualan selalu berada di atas titik impas sehingga perusahaan tetap memperoleh laba. Analisis margin of safety menunjukkan tingkat keamanan penjualan yang baik. Dengan demikian, BEP terbukti efektif digunakan sebagai alat perencanaan laba dan pendukung pengambilan keputusan manajemen.
ANALISIS ASET PAJAK TANGGUHAN, INTELLECTUAL CAPITAL, PERENCANAAN PAJAK DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA Claudia Putri Setiadi; Nera Marinda Machdar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/kvvv0p42

Abstract

Manajemen laba dipengaruhi oleh banyak faktor. Tekanan kinerja sering menyebabkan adanya ruang untuk melakukan manajemen laba pada laporan keuangan perusahaan yang memerlukan transparansi dalam pelaporannya untuk menjaga akuntabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aset pajak tangguhan, intellectual capital, perencanaan pajak dan ukuran perusahaan terhadap manajemen laba. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan studi literatur yang menggunakan data sekunder berupa dokumen/literatur lain dan penelitian terdahulu yang relevan serta menggunakan analisis deskriptif untuk menginterpretasikan data secara holistik, tanpa menekankan pada statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aset pajak tangguhan dan perencanaan pajak berpengaruh positif terhadap manajemen laba serta intellectual capital dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif terhadap manajemen laba. Fleksibilitas aset pajak tangguhan dan perencanaan pajak memungkinkan perusahaan untuk memanajemen labanya. Di sisi lain, intellectual capital dan ukuran perusahaan cenderung meningkatkan transparansi dan efektivitas pengawasan. Oleh karena itu, fleksibilitas kebijakan pajak dengan penguatan mekanisme kontrol internal perlu diseimbangkan oleh regulator untuk menjaga integritas pelaporan keuangan.
ANALISIS PENGARUH BEBAN PAJAK TANGGUHAN, ASET PAJAK TANGGUHAN SERTA PERENCANAAN PAJAK TERHADAP MANAJEMEN LABA PERUSAHAAN Carolline Nadilla Intan N; Agung Prajanto
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.5240

Abstract

Studi ini memiliki tujuan untuk menganalisis secara empiris bagaimana beban pajak tangguhan, aset pajak tangguhan, dan perencanaan pajak terhadap praktik manajemen laba. Metode kuantitatif digunakan sebagai pendekatan pada riset ini. Laporan tahunan perusahaan pada sektor consumer non-cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2023 menjadi objek dalam penelitian. Sampel ditetapkan melalui metode purposive sampling. Teknik analisis yang diterapkan dalam studi ini yaitu analisis regresi linear berganda dengan mengaplikasikan IBM SPSS versi 25. Pengujian regresi linear berganda membuktikan ketiga variabel beban pajak tangguhan, aset pajak tangguhan, dan perencanaan pajak secara simultan berpengaruh signifikan pada manajemen laba perusahaan. Atas dasar pengujian secara parsial memperlihatkan hanya beban pajak tangguhan yang mempengaruhi manajemen laba, sementara aset pajak tangguhan serta perencanaan pajak tidak memberikan pengaruh.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PETANI RUMPUT LAUT DI DESA OELUA KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO: Manajemen Jenny Tanesib
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 3 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Nusa Lontar Rote

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i3.80

Abstract

Perencanaan laba telah dilakukan oleh sebagian besar petani rumput laut, namun tidak semua menerapkannya berdasarkan analisis Break Even Point (BEP). Akibatnya, perencanaan keuntungan sering dilakukan tanpa dasar perhitungan keuangan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase BEP, volume produksi pada tingkat BEP, serta nilai penjualan pada tingkat BEP yang dicapai petani rumput laut di Desa Oelua, Kecamatan Rote Barat Laut.Variabel penelitian meliputi Break Even Point dan perencanaan laba. Data dikumpulkan dari 30 petani rumput laut melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis keuangan dengan metode BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase BEP yang dicapai petani sebesar 20,48%, sehingga masih terdapat peluang keuntungan sebesar 79,52% di atas titik impas. Volume penjualan rata-rata rumput laut per bulan sebesar 180 kg, sedangkan titik impas tercapai pada penjualan 37,69 kg, sehingga terdapat potensi keuntungan sebesar 142,31 kg di atas BEP. Dari sisi nilai penjualan, rata-rata pendapatan bulanan petani sebesar Rp3.416.833, sedangkan titik impas dicapai pada Rp716.110, sehingga peluang keuntungan di atas BEP mencapai Rp2.700.723. Meskipun para petani telah melakukan perencanaan penjualan dan laba, penerapan BEP sebagai dasar perencanaan belum dilakukan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dalam analisis keuangan. Oleh karena itu, disarankan agar petani diberikan pelatihan tentang analisis BEP guna meningkatkan kemampuan perencanaan laba secara lebih efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PETANI RUMPUT LAUT DI DESA OELUA KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO: Manajemen Jenny Tanesib
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 3 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 3 TAHUN 2025
Publisher : Universitas Nusa Lontar Rote

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i3.80

Abstract

Perencanaan laba telah dilakukan oleh sebagian besar petani rumput laut, namun tidak semua menerapkannya berdasarkan analisis Break Even Point (BEP). Akibatnya, perencanaan keuntungan sering dilakukan tanpa dasar perhitungan keuangan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase BEP, volume produksi pada tingkat BEP, serta nilai penjualan pada tingkat BEP yang dicapai petani rumput laut di Desa Oelua, Kecamatan Rote Barat Laut.Variabel penelitian meliputi Break Even Point dan perencanaan laba. Data dikumpulkan dari 30 petani rumput laut melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis keuangan dengan metode BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase BEP yang dicapai petani sebesar 20,48%, sehingga masih terdapat peluang keuntungan sebesar 79,52% di atas titik impas. Volume penjualan rata-rata rumput laut per bulan sebesar 180 kg, sedangkan titik impas tercapai pada penjualan 37,69 kg, sehingga terdapat potensi keuntungan sebesar 142,31 kg di atas BEP. Dari sisi nilai penjualan, rata-rata pendapatan bulanan petani sebesar Rp3.416.833, sedangkan titik impas dicapai pada Rp716.110, sehingga peluang keuntungan di atas BEP mencapai Rp2.700.723. Meskipun para petani telah melakukan perencanaan penjualan dan laba, penerapan BEP sebagai dasar perencanaan belum dilakukan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dalam analisis keuangan. Oleh karena itu, disarankan agar petani diberikan pelatihan tentang analisis BEP guna meningkatkan kemampuan perencanaan laba secara lebih efektif dan berkelanjutan.
ANALISIS TITIK IMPAS SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PT. SEMEN INDONESIA TBK. YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) S, Hasdiana; Khalid, Idham
JURNAL SeMaRaK Vol. 3 No. 3 (2020): JURNAL SeMaRaK
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/smk.v3i3.7402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengukur, dan menganalisis titik impas dalam merencanakan laba pada PT. Semen Indonesia Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan PT. Semen Indonesia, Tbk periode 2014-2018 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan Break Even Point dalam unit, Break Even Point rupiah, pendekatan grafik dan margin of safety. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BEP unit pada tahun 2014 sebesar 3.972 ton, tahun 2015 sebesar 4.752 ton, tahun 2016 sebesar 5.109 ton, tahun 2017 sebesar 7.671 ton, dan pada tahun 2018 sebesar 5.955 ton, sedangkan BEP dalam satuan rupiah memperoleh hasil dari tahun 2014 sebesar Rp. 3.720.053.245;,tahun 2015 sebesar Rp. 4.459.008.130;, tahun 2016 sebesar Rp. 4.575.517.854, tahun 2017 sebesar Rp. 6.785.017.518;, dan tahun 2018 sebesar Rp. 5.552.468.129. Dan volume penjualan yang harus direncanakan PT. Semen Indonesia Tbk pada tahun 2014 berada di atas Rp.3.720.053.245, tahun 2015 sebesar Rp.4.459.008.130, tahun 2016 sebesar Rp.4.575.517.854, tahun 2017 sebesar Rp.6.785.013.518, tahun 2018 sebesar Rp. 5.522.468.129 Kata kunci: Break Even Point, pendekatan grafik, dan Margin Of Safety
Analisis Break Event Point Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Farm Broiler Batam Risti Anastasya; Syafruddin Syafruddin; Catur Fatchu Ukhriyawati
MEASUREMENT : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol 19, No 2 (2025): MEASUREMENT : JURNAL AKUNTANSI DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/mja.v19i2.8807

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji titik impas atau Break Even Point (BEP) dalam perannya sebagai alat perencanaan laba pada UMKM Farm Broiler Batam. Sebagai wilayah urban dengan permintaan daging ayam yang tinggi namun kapasitas produksi lokal yang terbatas, perencanaan keuangan yang matang menjadi krusial bagi keberlangsungan usaha peternakan. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi. pada operasional peternakan berkapasitas 500 ekor. Total biaya tetap dalam usaha ini sebesar Rp 9.050.000, sementara biaya variabel per ekor mencapai Rp 32.165. Dengan struktur biaya tersebut, titik impas (Break Even Point) tercapai pada penjualan sebanyak 205 ekor ayam atau setara dengan nilai pendapatan Rp 15.630.397. Dengan estimasi hasil produksi yang diperoleh, usaha ini diproyeksikan menghasilkan laba bersih sebesar Rp 12.384.000 dalam satu siklus pemeliharaan ayam broiler selama dua bulan. Analisis ini menyimpulkan bahwa usaha Farm Broiler Batam berada pada posisi menguntungkan dengan margin keamanan yang luas, selama tingkat mortalitas dapat ditekan di bawah 3%.
ANALISIS PERAN ANGGARAN PENJUALAN DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PERENCANAAN LABA PERUSAHAAN Sherin Aulia Putri; Stefani; Putri Chairunnisa Pane; Dini Vientiany
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 4 No 5 (2025)
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggaran bahan baku sangat penting dalam kerangka penganggaran perusahaan, terutama Sales budgeting is a key component in corporate financial planning as it serves as the basis for preparing other budgets, including cost and profit budgets. The accuracy of sales budgeting significantly affects the effectiveness of profit planning. This study aims to analyze the role of sales budgets in improving the effectiveness of corporate profit planning through a review of relevant academic journals. The research method employed is a literature review by examining twelve national journals discussing sales budgeting, sales forecasting, and profit planning. The results indicate that sales budgets play a crucial role as the foundation of profit planning, a managerial control tool, and a means of evaluating profit achievement. Furthermore, accurate sales forecasting and the integration of sales budgets into comprehensive budgeting systems enhance the effectiveness of profit planning. Therefore, companies should prepare sales budgets systematically and data-driven to achieve optimal profit targets.
Analisis Perencanaan Laba untuk Meningkatkan Efisiensi pada PT Bank Neo Commerce Tbk Vanesa, Sri; Mongan, Benyamin; Todingbua, Manuel August
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat likuiditas serta efisiensi perencanaan laba pada PT Bank Neo Commerce Tbk selama periode 2020–2024 sebagai salah satu bank digital yang tengah mengalami fase ekspansi dan transformasi bisnis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Analisis likuiditas diukur menggunakan rasio lancar, rasio kas, dan rasio cepat, sedangkan perencanaan laba dianalisis melalui Contribution Margin Ratio (CMR), Break Even Point (BEP), Net Profit Margin (NPM), Operating Profit Margin (OPM), dan Gross Profit Margin (GPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat likuiditas PT Bank Neo Commerce Tbk berada pada kategori sangat baik dan mampu mendukung pemenuhan kewajiban jangka pendek perusahaan, meskipun pada tahun tertentu terjadi penurunan rasio cepat yang mengindikasikan perlunya pengelolaan aset likuid yang lebih optimal. Dari sisi perencanaan laba, perusahaan menunjukkan perbaikan kinerja melalui peningkatan margin kontribusi dan pencapaian titik impas pada akhir periode penelitian. Namun demikian, perencanaan laba secara keseluruhan belum berjalan secara efektif dan efisien, yang tercermin dari masih rendahnya Operating Profit Margin dan Net Profit Margin akibat tingginya beban operasional. Gross Profit Margin yang tinggi menunjukkan bahwa permasalahan utama perusahaan bukan pada kemampuan menghasilkan laba kotor, melainkan pada efisiensi pengendalian biaya operasional. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam memperbaiki strategi perencanaan laba dan meningkatkan efisiensi operasional guna mencapai profitabilitas yang berkelanjutan, serta berkontribusi secara teoretis dalam pengembangan kajian manajemen keuangan pada bank digital di Indonesia.
Analisis Cost-Volume-Profit (CVP) dalam Perencanaan Laba Berdasarkan Laporan Keuangan pada UMKM Obot Fried Chicken dan Perbandingan dengan Studi Lain Siti Fatimatuzzahra; Sifa Alawiyah; Siti Masitoh; Siti Faizah Maulidatul Ashriyah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Cost–Volume–Profit (CVP) merupakan salah satu alat akuntansi manajerial yang berperan penting dalam perencanaan laba dan pengambilan keputusan, khususnya bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan analisis Cost–Volume–Profit (CVP) dalam perencanaan laba berdasarkan laporan keuangan pada UMKM Obot Fried Chicken serta membandingkannya dengan studi-studi sebelumnya. Permasalahan penelitian difokuskan pada bagaimana analisis CVP dapat digunakan untuk menentukan titik impas, target laba, dan volume penjualan yang optimal. Objek penelitian adalah UMKM Obot Fried Chicken dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis CVP yang meliputi pengklasifikasian biaya, perhitungan margin kontribusi, dan analisis break-even point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis CVP mampu memberikan informasi yang bermanfaat bagi manajemen dalam perencanaan laba, pengendalian biaya, serta pengambilan keputusan strategis. Selain itu, perbandingan dengan penelitian terdahulu menunjukkan bahwa analisis CVP secara konsisten efektif diterapkan pada UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis CVP dapat menjadi alat manajerial yang praktis untuk mendukung perencanaan laba yang berkelanjutan pada UMKM

Page 37 of 40 | Total Record : 395