Filter By Year

1945 2024


Found 66 documents
Search Preservasi Arsip

Digitisasi Sebagai Upaya Preservasi Arsip Musik Klasik Populer di Yayasan Irama Nusantara
Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan Vol 5, No 2 (2022): March
Publisher : Program Studi Kearsipan, DBSMB SV UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/diplomatika.79014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak preservasi yang dilakukan Yayasan Irama Nusantara dalam melestarikan arsip musik klasik populer Indonesia. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode pendekatan studi kasus sebagaimana yang telah dipaparkan oleh Robert K. Yin. Hasil dari penelitian ini mencakup tahapan dari aktivitas digitisasi arsip musik di Yayasan Irama Nusantara yang dimulai dari tahapan pra-digitisasi (sebelum aktivitas digitisasi dilakukan), tahapan digitisasi (saat aktivitas digitisasi tersebut dilakukan) hingga tahapan pasca-digitisasi (setelah aktivitas digitisasi tersebut dilakukan). Tahapan upaya preservasi tersebut dimulai dari tahap pencarian bahan digitisasi hingga tahap mengunggah hasil digitisasi tersebut ke database Yayasan Irama Nusantara. Hasil penelitian tersebut kemudian diolah menggunakan activity theory sebagaimana yang telah dipaparkan Erjö Engeström. Kesimpulan dari penelitian ini, Yayasan Irama Nusantara merupakan satu-satunya yayasan non-profit yang menyediakan layanan streaming gratis terhadap koleksi digitisasi yang mereka miliki, layanan streaming tersebut dapat diakses langsung di situs terkait, yakni iramanusantara.org. Lebih lanjut, sudah sepatutnya para stakeholder bertugas untuk mendukung penuh upaya preservasi yang dilakukan oleh Yayasan Irama Nusantara tersebut, baik itu berupa dukungan secara materiil dan imateriil.
PENTINGNYA PENGELOLAAN PRESERVASI ARSIP BERBAHAN KERTAS DI MUSEUM BENTENG VREDEBURG YOGYAKARTA Dewi Fitriyanti Fitriyanti
IQRA`: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/iqra.v17i1.11475

Abstract

Museum merupakan lembaga non-profit yang menyimpan benda bersejarah yang kemudian dilestarikan untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta merupakan museum khusus yang menyimpan benda bersejarah. Koleksinya perlu untuk dilestarikan atau di preservasi dan perlu dirawat. Tujuan penelitian ini adalah utuk mnengetahui bagaimana kegiatan preservasi koleksi di Museum Benteng Vredeburg dengan banyaknya jenis koleksi yang ada di museum. Metode yang digunakan dalam penelitian dengan Museum Benteng Vredeburg adalah menggunakan metode kualitatif dan analisis deskriptif dengan di mana penulis menganalisis serta mendeskripsikan segala fenomena yang ditemui. Hasil penelitian menyatakan bahwa preservasi yang dilakukan di Museum Benteng Vredeburg dibagi menjadi dua jenis, yaitu preservasi preventif dan kuratif. Preservasi preventif dilakukan di Museum Benteng Vredeburg adalah good housekeeping, pengawasan secara berkala terhadap suhu dan kelembaban koleksi, pengamanan koleksi, pencegahan kerusakan oleh faktor biologi, fisika, dan dari faktor manusia. Preservasi kuratif yang dilakukan di Museum Benteng Vredeburg adalah dengan melakukan perbaikan dengan bahan kimia pada koleksi lukisan dan berbahan logam, sedangkan pada koleksi kertas melakukan tindakan fumigasi oleh bahan alami dan bahan kimia. Kendala preservasi di museum Benteng Vredeburg diantaranya adalah prosedural untuk mengadakan peralatan koleksi memerlukan jangka waktu panjang.Kata Kunci : Museum; Koleksi; Preservasi; Konservasi; Museum Benteng Vredeburg.
PRESERVASI SEBAGAI UPAYA MENCEGAH KERUSAKAN ARSIP REKAM MEDIS: STUDI KASUS RSUD KLUNGKUNG Kadek Aryana Dwi Putra; I Putu Suhartika
Jurnal Imam Bonjol: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol 7, No 1 (2023): Edisi 1
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jib.v7i1.219

Abstract

Good archive management is very important to maintain the track record of a document. Medical record archiving aims to maintain and protect patient track record documents. This paper examines the factors that cause damage to medical record archives and how the archive preservation process in medical records is carried out at the Klungkung Regional General Hospital. The method in this research is a case study with a qualitative approach. Case study research was conducted to explore the case in Klungkung Hospital more deeply and describe the results of the study. The data obtained in this study were obtained through field observations and interviews at the Klungkung Hospital. Informants in this study included the head of the medical record section and the outpatient medical record department at Klungkung Hospital. The results of this study indicate that the factors that cause damage and loss to medical record archives are AC leaks, archive security and archive use. Meanwhile, the results of research observations indicate that archive preservation activities are guided by the Standard Operating Procedures (SOP) of Klungkung Hospital. SOPs carried out include physical protection of archives from room temperature, pests and dust as well as archive maintenance carried out such as medical record securityPengelolaan arsip yang baik sangat penting dilakukan untuk menjaga rekam jejak suatu dokumen. Pengarsipan rekam medis bertujuan untuk menjaga dan melindungi dokumen track record pasien. Paper ini meneliti faktor yang menyebabkan kerusakan pada arsip rekam medis dan bagaimana proses preservasi arsip pada rekam medis yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung. Metode pada penelitian ini yaitu studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian studi kasus dilakukan untuk mengeksplorasi kasus di RSUD Klungkung lebih mendalam dan menjabarkan hasil dari penelitian. Data yang diperoleh pada penelitian ini didapatkan melalui observasi lapangan serta wawancara di RSUD Klungkung. Informan pada penelitian ini meliputi kepala bagian rekam medis dan bagian urusan rekam medis rawat jalan RSUD Klungkung. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa faktor yang mengakibatkan kerusakan dan kehilangan pada arsip rekam medis yaitu kebocoran AC, keamanan arsip dan penggunaan arsip. Sementara dari hasil observasi penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pelestarian arsip berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) RSUD Klungkung. SOP yang dilakukan meliputi perlindungan fisik arsip dari suhu ruangan, hama dan debu serta perawatan arsip yang dilakukan seperti keamanan rekam medis.
Upaya Potensi SAR Bandung dalam Preservasi Arsip Personal Sebagai Bentuk Mitigasi Gempa Sesar Lembang Fachmi, Achmad; Salim, Tamara A.
Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Univ. Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/interaksi.%v.%i.%p

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan upaya penerapan pengetahuan relawan bencana Bandung (Potensi Search and Rescue (SAR) Bandung) dalam melestarikan arsip pribadi sebagai upaya mitigasi bencana gempa Sesar Lembang. Seperti diketahui, Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat setiap saat berpotensi gempa dengan kekuatan maksimum 6,8 SR dari sesar Lembang yang merupakan sesar aktif di Provinsi Jawa Barat. Karena mengacu pada UU no. 24 Tahun 2007, dalam menghadapi bencana yang terpenting adalah mempersiapkan diri melalui mitigasi bencana. Termasuk menyimpan arsip pribadi dalam bentuk digital, karena mitigasi merupakan tahap awal dari empat tahapan dalam perencanaan penanggulangan bencana menurut International Federation of Library Association (IFLA), yaitu prevention, mitigation, response, dan recovery. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara daring, observasi, dan studi kepustakaan. Informannya adalah Potensi SAR Bandung yang terlibat dalam organisasi kebencanaan dan memiliki pengetahuan awal tentang bencana dan kesadaran akan dampak Gempa Sesar Lembang. Hasilnya adalah informan yang memiliki keterampilan mitigasi bencana mengakui bahwa mereka menggunakan cloud untuk preservasi arsip personal yang efektif. Kesadaran tentang ini sudah ada, tetapi tujuannya bukan sebagai bentuk mitigasi bencana. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan perspektif tentang upaya masyarakat, terutama individu yang memiliki pengetahuan awal tentang kebencanaan.
Preservasi preventif arsip dinamis inaktif di Record Center Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Hikmatiara Abrori; Sukaesih Sukaesih; Lusi Romaddyniah Sujana
IJAL (Indonesian Journal of Academic Librarianship) Vol. 6 No. 3 (2023): JUNE
Publisher : Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Islam Wilayah Jawa Timur (APPTIS Jatim)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Archives are records that contain events and scientific knowledge. Archives are divided into two based on their function, namely dynamic archives and static archives. In its management, there are factors that can damage archives, so preventive preservation is needed so that archives can be used intact and for a long time. The Record Center as a place for managing inactive dynamic archives needs to carry out preventive preservation. This preventive preservation research uses descriptive qualitative methods with data collection methods in the form of observation, interviews, and literature study. Based on data obtained in the field, factors that can damage archives include physical, biological, and storage errors. To minimize the occurrence of damage caused by these factors, it is necessary to carry out camperization efforts, physical maintenance of archives, improvement of the quality of human resources, appropriate infrastructure, and adequate storage space.
Analisis Pelaksanaan Fasilitas Preservasi Arsip Statis Guna Meningkatkan Tata Kelola Bidang Kearsipan Pemerintahan Ramadhan, Ndaru; Adinda FA, Jovanscha Qisty
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v8i2.17579

Abstract

This research discusses the implementation of static archive preservation facilitation at the Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. This research aims to find out and analyze how the facilitation of static archive preservation is implemented and the obstacles in the Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. The research method used is a qualitative method with a descriptive approach. The subjects in this research are young archivists and advanced archivists, while the object of this research is the implementation of static archive preservation facilitation at the Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. The data sources in this research are primary data obtained through interviews with informants and secondary data obtained through literature reviews. The collection techniques used in this research are observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusions. The results of this research show that the implementation of preservation facilitation at the Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta includes several stages, namely sorting, coding, checking ink for cartographic archives, making deacidification fluid, applying Methyl Cellulose glue, drying archives, pressing archives, and storing archives. However, there are still several obstacles, namely the condition of the archives, which are damaged or parts of the archives are incomplete; limited human resources, which affect the division of employee work; limited facilities and infrastructure in the form of drying places; and budget limitations, which cause the number of archives to be preserved to be limited.
PRESERVASI ARSIP KERTAS: EVALUASI PENGGUNAAN MAGNESIUM KARBONAT DAN METIL SELULOSA: Array Yanah Suryanah; Sari Hasanah; Fitra Yeni
Jurnal Kearsipan Vol 14 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Arsip Nasional Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46836/jk.v14i2.143

Abstract

Damage to archives stored for a long time threatens to reduce the shelf life of archives and their existence in the future. Efforts to conserve the archive are done to reduce the damage that occurs. This study aims to study the effect of the use of Magnesium Carbonate and the effect of the use of Methyl Cellulose in the improvement of the paper-based archives. Acidic archive papers are treated by using Magnesium Carbonate and Bookkeeper solution. The acidity of the paper is tested before and after treatment. In the restoration of the archive using Methyl Cellulose, Japanese tissue was applied using Methyl Cellulose glue on archive paper. The effect of the use of glue was observed from changes in the characteristics of the paper before and after treatment. The parameters tested include grammage, thickness, tear resistance, folding resistance, internal bonding, water absorption, ash content, and acidity. The result showed that Magnesium Carbonate can significantly increase pH but this chemical cannot be used in spraying. Other results show that the improvement of the archive using Methyl Cellulose can increase the strength of the paper but further research is needed to determine its effect after being stored for a long time.
Preservasi dan Kurasi Digital dalam Arsip Seni Kontemporer : Sebuah Literatur Review Dyaningsih, Noviati Ayu; Pramudyo, Gani Nur
Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan Vol 18, No 2: 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sabda.18.2.60-70

Abstract

Preservasi dan kurasi digital dalam arsip seni kontemporer merupakan tantangan yang kompleks di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengkaji literatur secara mendalam mengenai preservasi digital dan kurasi digital dalam arsip seni kontemporer. Tujuan penelitian ini untuk menyelidiki praktik terkini, pendekatan, dan inovasi dalam preservasi dan kurasi digital dalam arsip seni kontemporer yang dilakukan untuk upaya menjaga integritas, aksesibilitas, dan keberlanjutan karya seni kontemporer dalam bentuk digital. Tantangan yang dihadapi dalam preservasi dan kurasi digital dalam arsip seni kontemporer, seperti perubahan teknologi, pemulihan karya seni yang terancam punah, dan perluasan hak cipta. Upaya standarisasi, kerangka kerja, dan adanya kebijakan yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan preservasi dan kurasi digital dalam arsip seni kontemporer. Kesenjangan mengenai preservasi digital dan kurasi digital dalam arsip seni kontemporer, seperti pengembangan algoritma untuk mendukung pengawasan dan pemeliharaan karya seni digital, perlindungan privasi dan keamanan data, serta strategi pengarsipan dalam jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan warisan seni kontemporer. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi kurator, ahli arsip, dan praktisi seni dalam memahami tantangan dan peluang dalam mempertahankan dan mengelola warisan digital dalam seni kontemporer dengan menggabungkan perspektif dari berbagai disiplin yang dapat mendorong kolaborasi dan inovasi dalam preservasi dan kurasi digital dalam arsip seni kontemporer di masa depan.
PRESERVASI SEBAGAI UPAYA MENJAGA KELESTARIAN ARSIP STATIS Khariroh, Umi
LIBRIA Vol 16, No 1 (2024): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/24755

Abstract

Abstract Preservation activities are the process of protecting archives against damage or repairing damaged archives. Static archive preservation activities are carried out to create archives that are sustainable both physically and in terms of information. Preservation is carried out with two activities, namely preventive preservation which is to prevent damage to archives, and curative preservation which is to repair/maintain archives. Preventive preservation activities include selecting the type of storage facility, selecting archival media, regulating temperature and humidity, camphorization and silica gel, environmental cleaning, and fumigation. Meanwhile, curative preservation activities include lamination, encapsulation, joining/patching (leaf casting), lamination with conqueror paper, Lamatex cloth, replacing damaged or worthy of replacement archive boxes and replacing paper and textual static archive wrapping. Keywords: Static archives, preventive preservation, curative preservation. Abstrak Kegiatan preservasi merupakan proses perlindungan arsip terhadap kerusakan atau perbaikan terhadap arsip yang rusak. Kegiatan preservasi arsip statis dilaksanakan untuk menciptakan arsip yang lestari baik secara fisik maupun informasinya. Preservasi dilakukan dengan dua kegiatan yaitu preservasi preventif yang bersifat pencegahan kerusakan arsip, dan preservasi kuratif bersifat perbaikan/ perawatan arsip. Kegiatan preservasi preventif meliputi pemilihan jenis sarana simpan, pemilihan media arsip, pengaturan suhu dan kelembaban, kamperisasi dan silica gell, pembersihan lingkungan, dan fumigasi. Sedangkan kegiatan preservasi kuratif diantaranya adalah laminasi, enkapsulasi, menyambung/ menambal (leaf casting), laminasi dengan kertas konqueror, lamatex cloth, penggatian boks arsip yang rusak atau layak ganti dan penggatian kertas dan pembungkus arsip statis tekstual.Kata kunci: Arsip statis, preservasi preventif, preservasi kuratif.
Preservasi Arsip Naskah Kuno Dengan Metode Enkapsulasi Rapita, Rapita
LIBRIA Vol 15, No 2 (2023): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/21715

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas tentang preservasi arsip naskah kuno dengan metode enkapsulasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi pustaka. Mengingat betapa penting dan berharganya informasi yang terdapat didalam naskah kuno maka perlu dilestarikan agar tidak rusak/musnah sehingga keberadaannya bisa bermanfaat bagi masyarakat. Pelestarian ini dikenal dengan istilah preservasi dan merupakan salah satu ikhtiar untuk memperlambat proses kerusakan atau memperbaiki jika sudah terjadi kerusakan dengan berbagai macam metode. Di artikel ini, penulis memfokuskan hanya pada metode enkapsulasi.Kata Kunci: Preservasi, Metode Enkapsulasi, Naskah Kuno AbstractThis article discusses the preservation of ancient manuscript archives with the encapsulation method. This study uses qualitative research methods with data collection techniques using literature studies. Considering how important and valuable the information contained in ancient manuscripts is, it needs to be preserved so that it is not damaged / destroyed so that its existence can be useful for the community. This preservation is known as preservation and is one of the efforts to slow down the process of damage or repair if damage has occurred with various methods. In this article, the author focuses only on the encapsulation method.Keywords: Preservation, Encapsulation Method, Ancient Manuscript

Page 5 of 7 | Total Record : 66