Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Implementasi Pembelajaran Lintas Budaya dalam Perspektif Pengajar BIPA: Tantangan dan Peluang Ananda Siti Khoirunnisa; Yaya Sunarya
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2338

Abstract

BIPA learning can adapt the concept of intercultural learning with the aim of mastering language and understanding Indonesian culture. Intercultural learning bridge the process of introducing Indonesian culture in the BIPA class. The success of a learning process does not escape the challenges and opportunities faced by teachers. This study aims to describe the challenges and opportunities of intercultural learning from the perspective of BIPA teachers. The research method used is descriptive-qualitative. Researchers interviewed the research subjects, who were six BIPA teachers. The results showed that there were several challenges and opportunities in BIPA intercultural learning. Some challenges in intercultural learning are differences in perspective and cultural background, self-adaptation, heterogeneous class situations, cultural similarities seek, and learner needs. Some of the opportunities for these challenges, namely intercultural communication, intercultural discussion, and Indonesian culture diplomacy. Furthermore, this research can be a reference for BIPA teachers in implementing intercultural learning.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) BERBASIS BUDAYA SERUMPUN DI FILIPINA Ida Yeni Rahmawati; Nuraini Nuraini; Rizal Arifin; Subangun Subangun; Raya Nurlianharkah
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 10, No 1 (2023): January 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v10i1.3133

Abstract

Abstract: Indonesian is one of the foreign languages studied by students and people in the Philippines. Throughout 2022 alone, the Indonesian Embassy in Manila, Philippines has been flooded with students and institutions wishing to work with Indonesia to organize Indonesian language classes. The enthusiasm of Filipino students certainly wants to be welcomed by learning Indonesian which is certainly able to accommodate the needs of students. Basically this learning, apart from being able to accommodate the needs of students, should also be inseparable from efforts to diplomacy Indonesian language and culture. Of course there are still many other foreign languages that compete with Indonesian in the Philippines. The purpose of this study is to describe and explain the existence of Indonesian language teaching in the Philippines based on cognate culture. The research method used is using a qualitative descriptive method. The collection of data used is using observation, interviews, and documentation. The wettability of the data in this study uses source triangulation. Meanwhile, the results of this study are that with the similarities in both cultural and linguistic aspects that are still allied, it makes students more enthusiastic in deepening Indonesian. Keywords: BIPA Learning, Diplomacy, Allied Culture, Philippines Abstrak: Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa asing yang dipelajari mahasiswa dan masyarakat di Filipina. Sepanjang tahun 2022 saja, KBRI Manila, Filipina dibanjiri pemelajar maupun lembaga yang ingin bekerjasama dengan Indonesia untuk menyelenggarakan kelas bahasa Indonesia. Antusias pemelajar Filipina ini tentu hendak disambut dengan pembelajaran bahasa Indonesia yang tentu mampu mengakomodasi kebutuhan pemelajar. Pada dasarnya pembelajaran ini selain mampu mengakomodir kebutuhan pemelajar, hendaknya juga tidak terlepas dengan upaya diplomasi kebahasaan maupun kebudayaan Indonesia. Bahasa asing lainnya tentu masih banyak yang bersaing dengan bahasa Indonesia di Filipina. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan mengenai eksistensi pengajaran bahasa Indonesia di Filipina berbasis budaya serumpun. Metode penelitian yang digunakan ialah menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan ialah menggunakan pengamatan, wawamcara, dan dokumentasi. Kebasahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Sedangkan, hasil dari penelitian ini ialah dengan adanya kemiripan baik dari aspek budaya maupun bahasa yang masih serumpun, maka membuat pemelajar semakin antusias dalam memperdalam bahasa Indonesia.  Kata Kunci: Pembelajaran BIPA, Diplomasi, Budaya serumpun, Filipina 
PERMAINAN TRUTH OR DARE BERBANTUAN SPIN THE WHEEL: STRATEGI PEMBELAJARAN BERBICARA UNTUK PEMELAJAR BIPA KOREA SELATAN Aswan Aswan
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v7i1.7457

Abstract

Tujuan riset ini adalah untuk memaparkan aktivitas serta respons pemelajar BIPA terhadap pembelajaran berbicara menggunakan permainan Truth or Dare berbantuan aplikasi Spin the Wheel. Pembelajaran ini digunakan sebagai salah satu strategi pembelajaran berbicara bahasa Indonesia bagi penutur asing. Riset ini menggunakan metode kualitatif. Adapun partisipan di dalam riset ini adalah pemelajar BIPA Korea Selatan yang berkuliah di Global Young Business Manager. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif dengan mereduksi, menyajikan, dan menyimpulkan data. Berdasarkan hasil riset, ditemukan bahwa aktivitas pembelajaran berbicara dengan permainan Truth or Dare berbantuan aplikasi Spin the Wheel dapat dijadikan salah satu strategi pembelajaran berbicara bagi pemelajar BIPA. Hal ini dilihat dari seluruh aktivitas pembelajaran yang berjalan dengan baik dan efektif.kata kunci: permainan truth or dare, strategi pembelajaran; pembelajaran berbicara BIPA
Exploring mistake of language discourse that arises when learners of Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) Fatoni University Putri, Nia Arya; Tiawati, Refa Lina; Dwinitia, Suci
Journal of Pragmatics and Discourse Research Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jpdr.v3i1.342

Abstract

The purpose of this study is to describe the causes and forms of language errors at the phonological level of BIPA students. This type of research is qualitative research. The method used in this research is descriptive analysis method. The data taken in this study is a form of language error at the phonological level in the form of words spoken by BIPA 1-2 students at Fatoni University Thailand. So. Meanwhile, the data sources in this study were BIPA 1-2 students at Fatoni University, totaling 8 people. The instruments in this study were researchers using laptops and zoom applications and assisted with data inventory formats. Data collection techniques are carried out by observation assisted by recording techniques, observing techniques and note-taking techniques. The technique used in checking the validity of the data in this study is the triangulation technique. The results of data analysis can be concluded several things. First, the forms of language errors found by BIPA students at Fatoni University Thailand at the phonological level are, a) phoneme change errors. b) phoneme omission errors, and c) phoneme additions. Second, the factors causing BIPA students to experience language errors in speaking skills are influenced by factors, first, namely factors influenced by the language they master first. Second, the lack of understanding of the language users of the language they use, many do not understand good and correct Indonesian, both in meaning and in pronunciation or pronunciation.
Analisis Teks Visual pada Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Sahabatku Indonesia Tingkat Mahir Theya Wulan Primasari; Harni Kartika Ningsih
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4813

Abstract

Teks visual dalam buku pegangan bahasa Indonesia harusnya dapat mendukung pemahaman dalam materi yang akan diajarkan, bukan membuat tambah bingung karena keterbatasan pemahaman mereka dalam mengartikan teks visual tersebut. Teks visual dapat menciptakan suatu makna dalam pembelajaran bahasa. Penelitian tentang makna teks visual dalam bahan ajar BIPA sendiri belum banyak ditemukan. Tulisan ini bertujuan untuk meneliti makna representasi dari teks visual serta hubungan yang dibangun antara teks visual dengan teks membaca di bahan ajar BIPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang diteliti yaitu buku Sahabatku Indonesia untuk Pelajar BIPA 7 (SIUPB7) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan tahun 2019. Berdasarkan hasil analisis data dapat dinyatakan bahwa pemilihan dan penempatan teks visual di buku SIUPB7 sudah sesuai dengan topik teks membaca, makna representasi di buku SIUPB7 terdiri dari gambar foto dari kehidupan nyata yang lebih dominan direpresentasikan oleh citra naratif yang dinamis daripada bersifat konseptual atau statis. Selain itu, pemilihan teks visual juga sudah sesuai dengan tema bacaan dan mampu mengilustrasikan hal spesifik sehingga membuat teks membaca berpotensi menjadi lebih bermakna bagi pemelajar atau pembaca, sehingga dapat disimpulkan buku SIUPB7 dapat digunakan dalam proses pembelajaran dan pemelajaran BIPA.
Analisis Teks Visual pada Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Sahabatku Indonesia Tingkat Mahir Theya Wulan Primasari; Harni Kartika Ningsih
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4813

Abstract

Teks visual dalam buku pegangan bahasa Indonesia harusnya dapat mendukung pemahaman dalam materi yang akan diajarkan, bukan membuat tambah bingung karena keterbatasan pemahaman mereka dalam mengartikan teks visual tersebut. Teks visual dapat menciptakan suatu makna dalam pembelajaran bahasa. Penelitian tentang makna teks visual dalam bahan ajar BIPA sendiri belum banyak ditemukan. Tulisan ini bertujuan untuk meneliti makna representasi dari teks visual serta hubungan yang dibangun antara teks visual dengan teks membaca di bahan ajar BIPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang diteliti yaitu buku Sahabatku Indonesia untuk Pelajar BIPA 7 (SIUPB7) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan tahun 2019. Berdasarkan hasil analisis data dapat dinyatakan bahwa pemilihan dan penempatan teks visual di buku SIUPB7 sudah sesuai dengan topik teks membaca, makna representasi di buku SIUPB7 terdiri dari gambar foto dari kehidupan nyata yang lebih dominan direpresentasikan oleh citra naratif yang dinamis daripada bersifat konseptual atau statis. Selain itu, pemilihan teks visual juga sudah sesuai dengan tema bacaan dan mampu mengilustrasikan hal spesifik sehingga membuat teks membaca berpotensi menjadi lebih bermakna bagi pemelajar atau pembaca, sehingga dapat disimpulkan buku SIUPB7 dapat digunakan dalam proses pembelajaran dan pemelajaran BIPA.
Pemanfaatan Perbandingan Ungkapan Celaan Untuk Mengembangkan Kemampuan Berkomunikasi Pemelajar BIPA Prima Vidya Asteria; Tiara Ayu Berliana Ana Gita
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i1.44322

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan ungkapan celaan dan respon pemelajar BIPA sebagai subjek dan objek dari data yang diperoleh melalui metode penelitian deskriptif kualitatif berupa studi dokumentasi. Objek penelitian ini yaitu drive tugas pemelajar BIPA di Universitas Negeri Surabaya dan video youtube. Data penelitian ini berupa 5 video, 3 video penugasan pemelajar BIPA Unesa tentang perbandingan Indonesia dan negaraku, serta 2 video YouTube akun Meina Febriani yang diunggah pada 01 Oktober 2021 dan 08 Oktober 2021. Teknik analisis data menggunakan model alir berturutan dengan triangulasi sumber sebagai sistem dalam menafsirkan dialog tersebut. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan dialog yang relevan sesuai topik celaan dengan penyesuaian konformitas, dan teori skinner punishment. Berdasarkan analisis data, diketahui (1) perbandingan ungkapan celaan yang diterima pemelajar BIPA berupa kata sindiran, candaan berlebih, intimidasi, pelecehan, dan lontaran kata kasar. (2) bentuk respon yang bisa dilakukan pemelajar BIPA ialah menegur pelaku, menahan diri untuk tidak melakukan tindakan sarkasme, meminta bantuan pihak berwajib berupa sanksi dan hukuman bagi pelaku yang tidak jera melakukan celaan tersebut. Peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian ini dengan mengkaji aspek makna dari celaan secara meluas dan penggunaan celaan dalam kehidupan sehari-hari.
UPAYA PENGENALAN KULINER LOKAL INDONESIA DALAM MATERI AJAR BIPA MELALUI MEDIA AUDIOVISUAL Fera Umi Farinda; Khaerunnisa
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 10 No. 1 (2023): Vol.10 No.1 Bulan Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v10n1.p46-56

Abstract

Introducing local Indonesian culture as an effort to assit the goverment in inscreasing the interest of cultural tourists who have good and interesting regional potential. This study aims to describe local Indonesian cuisine as material for BIPA students through audiovisuals. This research method used is descriptive-qualitative. Through this learning, it is expected to abe to preserve and also maintain national identity through this BIPA learning. One of the styles that can be used as BIPA’s teaching materials is local Indonesian culinary. This research also involves audiovisual media as an intermediary in the learning process. Audiovisual media was chosen because it is a supporting factor for succesfull learning and is also the right language to introduce cultures in Indonesian. Through this audiovisual media, it can also foster creativity and critica thinking for BIPA students. Key Words: culture, audiovisual, BIPA (Bahasa Indonesian for Nonative Speaker)
PROTOTYPE PEMBELAJARAN PLURILINGUAL DAN PLURIKULTURAL BERBASIS BUDAYA JAWA PADA PEMBELAJARAN BIPA Prima Vidya Asteria; Aisyah Nur Afni
Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya Vol. 10 No. 1 (2023): Vol.10 No.1 Bulan Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/paramasastra.v10n1.p113-127

Abstract

This research discusses the understanding of cultural aspects that have an important role in implementing learning, especially for BIPA students. this is studied because BIPA is essentially a learner of Indonesian culture to foreign speakers who learn Indonesian. This study also uses the type of R&D research which consists of five stages in its analysis, namely analyze, design, development, implementation, and evaluation. The objectives obtained from this research are regarding the development process and the quality of teaching materials made for plurilingual and pluricultural learning based on Javanese culture, for BIPA learners. the development of this teaching material intends to facilitate BIPA learning to learn Indonesian, adapt to the plurilingual and cultural differences that exist in every society, especially in Javanese culture. The conclusions obtained from this study are that teaching materials for plurilingual and pluricultural learning based on Javanese culture for BIPA students with the theme of historical heritage temple sites in East Java are feasible to apply in learning.
Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Tulis Mahasiswa pada Program BIPA Universitas Singaperbangsa Karawang Sinta Rosalina; Uah Maspuroh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13722

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi yang terdiri dari ragam lisan dan tulisan. Kehadiran ragam tulis salah satunya adalah untuk menyampaikan pesan, ide, dan gagasan kepada penutur. Seseorang yang berhasil menyampaikan maksud dan tujuan dari media tulis dapat dikatakan telah memenuhi standar penulisan yang tepat. Namun, saat ini mahasiswa program BIPA di Universitas Singaperbangsa Karawang masih melakukan kesalahan penulisan pada ejaan dan tataran sintaksisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan mahasiswa sebagai bahan acuan perbaikan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif analitis. Data yang diperoleh, kemudian dianalisis menggunakan teori analisis ejaan dan tataran sintaksis. Data didapatkan dari hasil penugasan mahasiswa program BIPA Universitas Singaperbangsa Karawang sebagai objek dalam penelitian. Hasil analisis menunjukkan jumlah kesalahan berbahasa yang ditemukan sebanyak 29 kesalahan. Terdiri dari kesalahan pada ejaan 19 data dan kesalahan pada tataran sintaksis berjumlah 10 data. Adapun pada kesalahan dalam ejaan diuraikan menjadi 5 kesalahan huruf kapital, 9 kesalahan pada penulisan tanda baca, dan 5 kesalahan pada penulisan kata. Kesalahan pada tataran sintaksis frasa berjumlah 6 data dan kesalahan pada kalimat berjumlah 4 data.

Page 54 of 118 | Total Record : 1176