Filter By Year

1945 2024


Found 190 documents
Search Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 3 Tahun

Pemerolehan Kalimat Bahasa Minangkabau: Studi Kasus pada Anak Usia Empat Tahun tiga Bulan Zulhidayanti, Zulhidayanti; Juita, Novia; Tamsin, Andria Catri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2013): Seri G
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/1372-019883

Abstract

The purpose of this study was to analyze: (1) the types of sentences that diujarkan by children aged four years and three months, and (2) sentence patterns children aged four years and three months. The theory used is the theory of (1) language acquisition, (2) the child, (3) acquisition of sentence and (4) the sentence pattern. This research is descriptive qualitative research method. This study used data types are derived from verbal utterances children aged four years and three months. Data obtained by using techniques of observation, recording, and interviews. Data obtained through the tape, and then classified by type of sentence, sentence patterns, and forms of utterance based on the purpose of the study, and then formulated into a conclusion.
PEMEROLEHAN FONEM BAHASA (PENELITIAN PADA ANAK USIA 2 TAHUN) Dahlia Sirait Sirait
FORUM PAEDAGOGIK Vol 10, No 2 (2019): 10 Articles, Pages 1-143
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/paedagogik.v11i2.2267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui perkembangan pemerolehan bahasa pada anak usia 2 tahun khususnya pemerolehan fonem. Pengumpulan data diambil dengan merekam ujaran-ujaran anak sebagai subjek dari penelitian ini dalam percakapan sehari-harinya. Cara perekamannya dilakukan secara natural yaitu tanpa menyuruh anak mengucapkan kata-kata yang telah diatur. Perekaman dilakukan saat anak sedang bermain dengan menggunakan perekam dari handphone. Berdasarkan data yang telah dianalisis telah didapatkan temuan yaitu anak pada usia 2 tahun telah mampu mengucapkan kata. Beberapa fonem konsosnan  yang dapat  diproduksi  anak  usia  2  tahun ada  11 fonem yaitufonem/b/,/d/, /g/,/k/,  /l/,  /m/,  /n/,  /p/, /t/,  /y/, /c/. Ada 9 fonem konsonan variasi seperti/t∫/, /dj/, /ŋ/, /bh/, /dh/, /gh/, /‟/, /ch/, /ph/. Sehingga total fonem yang telah dapat di ucapkan anak berjumlah 20 fonem. Selain itu anak juga sudah mampu memproduksi fonem vokal seperti /a/, /i/, /u/, /e/, /o/. Dan 4 fonem vokal variasi yaitu /∂/, /ʌ/, / ε/, / ô/.
Pemerolehan Bahasa: Kajian Aspek Fonologi Pada Anak Usia 2-2,3 Tahun Gita Rosi Wulandari
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v2i2.5084

Abstract

Penelitian ini menjelaskan pada pemerolehan bahasa anak usia 2 tahun – 2 tahun 3 bulan dari segi fonologi. Di pembahasan fonologi yang terdiri dari pemerolehan vokal dan pemerolehan konsonan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif memakai pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah seorang anak laki-laki yang berinisial MADA saat berusia 2 – 2 tahun 3 bulan. Data yang didapat disimpan melalui rekaman. Selain melalui proses rekaman, data juga dicatat. Dalam artikel ini dapat ditemukan bahwa pemerolehan fonem [a], [i], [u], [e], [ә], dan [o] MADA sudah dikuasai. Fonem yang pertama MADA kuasai ialah [a], dan [u], sedangkan untuk diftong asli belum dapat dilafalkan. Selain itu, konsonan [p], [m], [b], [y], [s], [n], [k], [d], [c], [t], [ɲ], [w], [j], [g], [ŋ], dan [h] sudah mulai dikuasai meskipun masih mengalami kesulitan dalam pengucapan. Fonem yang belum sempurna dikuasai MADA adalah [r].
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA 6-12 TAHUN PADA PUISI KOLOM KAWANKU SURAT KABAR KEDAULATAN RAKYAT Ardhian Nurhadi; Imanudin Hari Setyoko; Rizqi Citania Sari; Sumarlam Sumarlam
Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10 No 1 (2019): Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilalukan untuk mengetahui tingkat pemerolehan bahasa yang terjadi pada anak usia 6-12 tahun terutama dalam penulisan puisi dalam surat kabar Kedaulatan Rakyat. Penelitian dilakukan pada dua puisi yang membahas tentang objek yang sama. Puisi menjadi ekspresi bagi anak selain deksripsi benda atau orang disekitarnya juga berkaitan dengan kegiatan yang dilakukannya misalnya seperti berlibur, bertamasya, bermain, dan lain sebagainya. Data yang didapatkan kemudian dianalsis dengan metode deskriptif. Gaya penulisan ditelisik dan diulas pemaknaan dan kesalahan baik berdasarkan sintaksis. Uraian tersebut berisi penjelasan yang mendetail berkaitan dengan teks yang digunakan baik dari segi pemilihan kata (diksi), frasa ataupun bentuk kompleksitas kalimat yang digunakan. Kendala yang didapatkan jika menelaah karya anak usia 6-12 tahun dari surat kabar adalah karya tersebut telah melaui proses suntingan beberapa kali oleh redaksi. Hal ini menyebabkan puisi menjadi bukan orisinil karya anak. Namun telaah yang dilakukan pada aspek sintaksis dapat melihat gaya penulisan yang digunakan serta kata konotatif dan denotatif yang muncul dalam karya anak tersebut.
PENGARUH BUKU CERITA DALAM PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA ANAK USIA 3 TAHUN Meta Paramita Nur Azizah
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 3 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language is a tool that humans use in everyday life. Language acquisition can be divided into two: (a) First language acquisition or commonly referred to as native language, and (b) Second language acquisition. This language acquisition is in Psychocholinistic studies. So to be able to deepen the problem of language acquisition, we are required to deepen psykolinguistic. This journal will discuss the acquisition of a second language acquired through the story book. The story book is commonly read by her mother every night. The method used in this research is dialiog qualitative descriptive method. Keywords: language, psycolinguistic, language acquisition.
PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 2 TAHUN DILIHAT DARI ASPEK FONOLOGI Ulman, Sonia; Priyanto, Agus; Mustika, Ika
Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 4, No 1 (2021): VOLUME 4 NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p.v4i1p55-66.5718

Abstract

This article discusses language acquisition in children aged 2 years in terms of phonology. The purpose of this study was to analyze and describe language acquisition regarding aspects of vowel or consonant phonology in children aged 2 years. The research subject is a 2 year old child named RSH. This study used descriptive qualitative method. This technique uses data resulting from observations by inviting the child's direct communication, then the data is processed through appropriate exposure to the data in the field. The results obtained from this study show that the acquisition of RSH phonology, especially in vowels, has been mastered, but there are several vowels that are sometimes replaced, for example vowel [o] becomes [u], but so far, RSH has mastered the vowels [a], [i] , [u], [e], [o]. The first vowels he mastered were the vowels [a] and [u]. Likewise, the consonant sounds [b], [t], [h], [w], [y], [n], [m], [p], [j] have been well mastered. If the consonant sound is in the middle, the utterance has been obtained even though it is not correct, but if you find a consonant sound at the end of a word, RSH always interchanges it with a consonant sound [h].
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK USIA TIGA TAHUN PADA TATARAN FONOLOGI: ANALISIS PSIKOLINGUISTIK Arozatulo Bawamenewi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.1303

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemerolehan bahasa anak usia tiga tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengidentifikasi bahasa anak umur 3 tahun pada tataran fonologi, dan (2) ingin mengetahui sejauh mana ketercapaian berbahasa anak umur 3 tahun. Penelitian bahasa anak umur tiga tahun ini di fokuskan pada Rijaya Syah Devega (Ajay) dengan menggunakan pendekatan dari cabang linguistik mikro, yaitu fonologi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif karena sesuai untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual, serta akurat mengenai pemerolehan bahasa dan dilakukan dengan teknik rekam dan catat dan menggunakan metode observasi untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang keberadaan objek penelitian dan kegiatan yang dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulan bahwa Ajay telah banyak menyebutkan bunyi-bunyi konsonan [b], [c], [d], [g], [j], [k], [l], [n], [s], [t], [u], dan [y], dan vokal [a], [i], [u], [e], dan [o].Sementara ada beberapa konsonan yang belum bisa di ucapkan oleh Ajay yaitu konsonan [f], [q], [x], dan [z], sementara konsonan [r], [s], [g]. Ajay mengganti konsonan [r] menjadi konsonan [l], konsonan [s], diganti konsonan [c] atau terkadang menjadi [t] dan konsonan [t] diganti menjadi [y]. Untuk beberapa kata yang berawalan konsonan [k] Ajay masih sulit menyebutkan konsonan [k] dan menggantinya dengan [tj] seperti kata [ikan] menjadi [itjan]. Dari hasil penelitian ini juga ditemukan bahwa dalam bahasa anak umur 3 tahun terjadi perubahan bunyi vokal rangkap seperti /ai/ menjadi /e/ dan /au/ menjadi /o/. Hal ini terjadi karena kebiasaan orang tua dan orang-orang di sekitarnya yang sering mengucapkan hal yang sama.
PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA 4 TAHUN DALAM TAHAPAN PENGEMBANGAN SINTAKSIS Dantia Ayu Ningtiyas
LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan Vol 16, No 1 (2021): LOA
Publisher : Kantor Bahasa Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/loa.v16i1.3477

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk memaparkan pemerolehan bahasa pertama pada anak melalui apa yang ia simak. Tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan bagaimana pemerolehan bahasa pertama dan bagaimana anak usia 4 tahun sudah dalam tahap pengembangan sintaksis. Dalam penelitian ini menggunakan survey dengan metode penelitian deskriptif kualitatif  yaitu menggambarkan dan mendeskripsikan pemerolehan bahasa pertama melalui pengembangan sintaksis pada usia 4 tahun. Data yang diperoleh dalam penelitian ini merupakan hasil dari observasi lapangan dan wawancara dengan seorang anak laki-laki yang bernama Rizki Ramadhani yang tinggal di Klaten, Jawa Tengah. Usianya sudah menginjak 4 tahun yang berarti Rizki dalam tahapan banyak kata dan dalam tataran kebahasaan Rizki dalam tahap pemerolehan sintaksis. Hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada Rizki, anak usia 4 tahun mampu membuat kalimat-kalimat sederhana, kalimat tanya, dan kalimat suruh.
PENGARUH PERAN ORANG TUA DALAM PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 4--5 TAHUN Sheva Widianti Putri
Kadera Bahasa Vol 12, No 2 (2020): KABA Vol 12 No. 2
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47541/kaba.v12i2.140

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini menjelaskan pengaruh peran orang tua terhadap pemerolehan bahasa pada anak usia 4-5 tahun. Analisis ini menggunakan analisis deskriptif. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode wawancara dan metode catat. Peneliti mewawancarai narasumber kemudian ditranskripkan melalui metode catat. Sampel penelitian terdiri dari dua narasumber yaitu (1) Adrian Salafas Putra (berusia 4 tahun 5 bulan), dan (2) Dimas Mahesa (berusia 5 tahun 3 bulan). Hasil dari penelitian ini adalah sampel pertama, anak memperoleh bahasa Jawa dari kedua orang tuanya yang berasal dari Jawa. Sampel kedua, anak memperoleh kosa kata bahasa seperti ‘dodok’ dan ‘embung’ dari kebiasaan berbahasa orang tuanya.
Analisis Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 2,8 Tahun berdasarkan Mean Length Of Utterance dalam Aspek Fonologi Morfologi dan Sintaksis Hana Septiana Jamal; Hendra Setiawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.027 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1249

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Pemerolehan Bahasa pada Anak Usia 2,8 Tahun Berdasarkan Mean Length Of Utterance dalam Aspek Fonologi Morfologi dan Sintaksis” bertujuan untuk mendeskripsikan rerata panjang tuturan anak pada usia 2 tahun 8 bulan, dan mengetahui apakah ada permasalahan dalam proses pemerolehan bahasa pada anak yang menjadi subjek penelitian. Adapun metode yang digunakan yaitu metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatuif. Hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa berdasarkan perhitungan MLU, kemampuan berbahasa yang dimiliki anak bernama Septi Asrilia Rahayu cukup tinggi, jauh di atas tingkatan yang seharusnya. Begitupun dengan aspek fonologi, morfologi, dan sisntaksisnya, bisa dikatakan sudah sangat baik. Dan dengan dilakukannya penelitian ini, dapat diketahui bahwa MLU merupakan metode pengukuran yang tepat untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat pemerolehan bahasa anak.

Page 8 of 19 | Total Record : 190