Filter By Year

1945 2024


Found 232 documents
Search TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI PERPUSTAKAAN IAIN TULUNGAGUNG Ema Fatmawati Anindya; Faza Shofa Ainun Nada
Shaut Al-Maktabah : Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Vol. 11 No. 1 (2019): Shaut al-Maktabah
Publisher : Program Studi Diploma Tiga Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.453 KB) | DOI: 10.15548/shaut.v11i1.99

Abstract

This study aims to describe the use of information and communication technology at the Tulungagung IAIN Library with various obstacles. The method used is a qualitative research method with a descriptive approach based on empirical data from the results of interviews, data reduction, analysis and conclusion. The technique of collecting data uses observation and interviews. The use of information and communication technology in the current era has spread in almost all aspects of life, including the library. The library is a place to develop information and knowledge managed by educational institutions, as well as educational tools to help facilitate teaching and learning activities of the academic community. The library has a variety of types, one of which is a college library. The college library has a role in supporting the implementation of the Higher Education Tri Dharma, including education, research or research and community service. No wonder this technology is applied in the Library. good service will influence the satisfaction of the user. In this regard the problems encountered at the Tulungagung IAIN Library, such as constraints in network systems and technology, are still not optimally utilized for students in searching online library materials. Therefore, libraries must be able to adapt and develop information and communication technology appropriately into various types of services. Technology-based service activities are expected to be one element that attracts visitors to visit and utilize various sources of information so as to enhance the image of the library
Penerapan Teknologi Informasi di Perpustakaan melalui E-Library iendah Meiriska
MANAJEMEN INFORMATIKA Vol. 1 No. 1 (2009): Manajemen Informatika
Publisher : MANAJEMEN INFORMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The e-library atau perpustakaan digital menggambarkan perpustakaan digital sebagai lingkungan yang bersama-sam memberikan koleksi, pelayanan dan manusia untuk menunjang kreasi, diseminasi, penggunaan, penggunaan dan pelestarian data, informasi dan pengetahuan. Sebagai perpustakaan yang berbeda dari system penelusuran informasi karena memiliki lebih banyak jenis media, menyediakan pelayanan dan fungsi tambahan, dalam sistem informasi, dari pembuatan hingga penggunaan. Perpustakaan digital bisa dianggap sebagai institusi informasi dalam bentuk baru atau sebagai perluasan dari pelayanan perpustakaan yang sudah ada. Namun demikian perpustakaan digital sebagai koleksi informasi yang dikelola, yang memiliki pelayanan terkait, informasinya disimpan dalam format digital dan dapat diakses melalui jaringan. Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada perangkat keras (alat) dan perangkat lunak (program), tetapi juga mengikutsertakan manusia serta tujuan yang ditentukan maka penggunaan teknologi informasi terutama e-library sebagai pilihan dalam mengembangkan perpestakaan, perlu memperhatikan beberapa aspek diantaranya aturan dan kemampuan yang bersangkutan.
REKAYASA TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Eti Sumiati
Buletin Perpustakaan Vol. 2 No. 2 (2019): Buletin Perpustakaan
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi otomatisasi ataupun digitalisasi di era revolusi industri 4.0 menjadi tantangan bagi pustakawan untuk mengembangkan perpustakaan. Pustakawan merasa generasi saat ini memiliki ketertarikan yang rendah untuk membaca buku apalagi untuk datang ke perpustakaan. Sebagaimana terlihat di perpustakaan, pemanfaatan perpustakaan akan berfungsi jika pemustaka berkunjung hanya sekedar mencari informasi untuk mengerjakan tugas akhir. Dalam membangun perpustakaan di era revolusi industri 4.0, pustakawan memang dituntut kreatif. Tim marketing perpustakaan adalah pustakawan, strategi harus disusun untuk menarik minat pelanggan yaitu pemustaka. Perpustakaan era revolusi industri 4.0 bukan hanya memfokuskan pemanfaatannya di sebuah fasilitas ruangan, dan pelayanan face to face kepada pemustaka. Akan tetapi, bagaimana caranya perpustakaan memberikan informasi kepada anggota sebagai pemustaka secara mudah dan efisien. Secara garis besar rekayasa teknologi informasi dalam perencanaan pembuatan aplikasi khusus perpustakaan dengan adanya fitur registrasi anggota, account anggota, e-book, e-journal,  e-learning, fitur yang menyediakan forum diskusi, kolom berita dan kolom ilmu pengetahuan umum.
Tingkat Kematangan Infrastruktur Teknologi Informasi Pada Domain Acquire and Implement Menggunakan COBIT 4.1 (Studi Kasus: UPT Perpustakaan Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” Jawa Timur) Ronggo Alit; Icha Dian Pratiwi; Mohammad idhom
Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Vol 2, No 3, August-2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.543 KB) | DOI: 10.22219/kinetik.v2i3.32

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara UPT Perpustakaan kekurangan perangkat komputer dan masih menggunakan server milik UPT Telematika serta kecepatan akses wifi akan lambat jika banyak yang menggunakan sehingga perlu dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan dan menghasilkan rekomendasi guna meningkatkan pengelolaan infrastruktur teknologi informasi. Penelitian dilakukan menggunakan COBIT Framework 4.1 tahap penelitian diawali dengan analisa data wawancara kemudian diidentifikasi IT goals, IT process, serta Control Objectives. Perhitungan maturity level untuk mengetahui gap antara kondisi sekarang dengan kondisi yang diharapkan dan rekomendasi digunakan untuk mengatasi gap tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh 4 IT Goals, 10 IT Processes dan 17 detailed control objectives. Karena pemilihan subdomain disesuaikan dengan masalah dan kebutuhan maka subdomain yang digunakan adalah PO3, PO7, AI3 dan AI5. Ditemukan gap sebesar 1.5 dan maturity level sebesar 2.5 sehingga berada pada level 3 artinya perpustakaan telah memiliki mekanisme dan prosedur yang jelas mengenai tata cara dan manajemen teknologi informasi.
TEKNOLOGI INFORMASI P ADA PERPUSTAKAAN UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN Pujiriyanto Pujiriyanto
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2005): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2005
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2827.682 KB)

Abstract

Perkembangan · dan kemaj'111n teknologi informasi mempengaruhisistem kerja dan 1kinerja jJubagai pusat sumber belajar. Kinerjaerpustakaan sebagai salah satu jenis pusat sumber belajar sangatdipengaruhi oleh perkembangan teknologi. informasi. Parapustakawan, stuf pcrpustukuan dan tenaga pendukung pusat-pusutsumber belajar, khususnya di perguruan tinggi mula berbenah diri.Perkembangan dan tuntutan kebutuhan informasi pemakaimendorong perpust1c1kaan menerapkan dan mengintegrasikanteknologi informasi dalam bentuk sistem komputerisasi.Perpustakaan memiliki fungsi strategis sebagai wahana beJajar dansumber informasi belajar. Persoalannya pengintegrasian teknologipada perpustakaan tidaklah sesederhana yang dibayangkan.Anggapan bahwa peran dan tugas staf perpustakaan danpustawakan menjadi berkurang mengindikasikan bahwapengintegrasian teknologi be I um diintegrasikan .sebagai pendukungpencapaian tujuan pembelajaran. Tersediannya sarana akses dandapat mencari informasi yang dikehendaki tidaklah cukup bagimahasiswa. Pustakawan, staf perpustakaan bersama dosen danmahasiswa harus mengembangkan kemampuan-kemampuan dasardalam mengorganisir, menganalisis, memecahkan masalah danberpikir lanjut yang dapat meningkatkan kemampuan belajar danmerubah cara belajar. Pustakawan, dosen dan mahasiswa harussating bekerjasama untuk meningkatkan kemampuan mengolah,menyeleksi, menganalisis, mengorganisir dan memecahkanmasalah sehingga mendukung pencapaian tujuan pembelajaranyang diharapkan.
Perilaku Pencarian Informasi Pemustaka di Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Penny Ismiati Iskak; Heryati Suryantini; Ayi Mugiarti
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 27, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v27n2.2018.p59-66

Abstract

Pengkajian di bidang perpustakaan dan informasi berperan penting dalam meningkatkan kinerja perpustakaan. Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian (PUSTAKA) merupakan perpustakaan khusus di lingkup Kementerian Pertanian. Koleksi yang disediakan khusus bidang pertanian dan bidang lain yang terkait dengan pertanian dalam berbagai jenis dan format. Pemustaka yang memanfaatkan PUSTAKA adalah peneliti, penyuluh, karyawan, pengambil kebijakan, pengamat bidang pertanian, mahasiswa, dan pelajar. Mereka menggunakan informasi dalam bentuk tercetak dan elektronik. Semakin berkembangnya era digital, perilaku pencarian informasi pemustaka berubah. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan pemustaka mencari informasi di PUSTAKA, pemanfaatan sumber informasi, kesesuaian informasi yang diperoleh dengan kebutuhan informasi, kemutakhiran sumber informasi, dan kepuasan pemustaka Pengumpulan data dilakukan terhadap 86 responden melalui pengamatan di ruang baca dan wawancara terstruktur yang berpedoman pada kuesioner. Data dianalisis dengan perangkat lunak Statistical Package for Social Sciences (SPSS) versi 20.0. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa sebagian besar pemustaka adalah pelajar dan mereka mencari informasi di PUSTAKA dengan tujuan untuk menyusun karya tulis ilmiah yang merupakan tugas dari sekolah. Sumber informasi tercetak lebih banyak digunakan dibandingkan media elektronis. Lebih dari separuh pemustaka yang datang ke PUSTAKA menyatakan sumber informasi yang digunakan memenuhi kebutuhan informasi mereka, mutakhir, dan penting. Mayoritas dari pemustaka menyatakan puas terhadap sumber informasi yang digunakan. Sementara lebih dari 20% pemustaka menyatakan sumber informasi yang digunakan belum sesuai dengan kebutuhan informasi, belum sepenuhnya mutakhir, dan belum memuaskan pemustaka. Oleh karena itu, PUSTAKA perlu melakukan evaluasi terhadap koleksi perpustakaan. Selain itu, perlu memerhatikan karakteristik pemustaka dan kebutuhan informasi dalam pengembangan koleksi.
TEKNOLOGI INFORMASI: Dampak dan Implikasi Bagi Perpustakaan, Pustakawan Serta Pemustaka Testiani Makmur
Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi Vol. 1 No. 1 (2019): Info Bibliotheca: Jurnal Perpustakaan dan Ilmu Informasi
Publisher : Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.679 KB) | DOI: 10.24036/ib.v1i1.12

Abstract

Makalah ini bertujuan mengulas teknologi informasi implikasi dan dan dampak bagi perpustakaan, pustakawan dan pemustaka. Metodologi berbasis studi literature yang berkaitan dengan teknologi informasi selanjutnya digunaan untuk menjelaskan implikasi dan dampaknya bagi perpustakaan, pustakawan dan pemustakan. Teknologi informasi impilikasi dan dampaknya bagi (1) Perpustakaan harus menyesuiakan diri supaya bisa berdampingan dengan teknologi informasi dengan mempersiapkan kebijakan, dana, Software, sistem jaringan, infrastruktur peralatan teknologi informasi, sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan teknologi informasi, perlunya pelatihan teknologi bagi pustakawan dan user education bagi pemustaka serta harus menyediakan maupun mengembangkan layanan berbasis teknologi. (2) Agar selalu relevansi dengan kemajuan teknologi informasi dan mampu menjalan peran-peran baru pustakawan diperlukan dukungan keahlian yang meliputi literasi informasi, literasi digital dan literasi media. (3) Berimplikasi bagi pemustaka antaranya perlu user education, tersedianya e-resources, kemudahan mengakses informasi, dan dituntut memiliki keahlian literasi informasi.
ANALISIS PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN STMIK PONTIANAK Anita, Dinda Deby; Madeten, Sisilya Saman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 8, No 10 (2019): Oktober 2019
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research background is because of the research tries to find the applying of information and technology that exist in STMIK Pontianak. The purpose of this research are (1) to know how far the applying of information and technology which has been applied in STMIK Library Pontianak and (2) to find the obctacle that has been faced in the applied of it. The method that has been used in this research is descriptive method by using the qualitative approach, because the researcher think that the problem in this research is complex, so the data that has been collected from the informant must be complete enough by using method that more scientific which by interviewing directly witrh the informant so the data that will be collected is scientific by using approach. The data collection technique are by doing interview, observation, and documentation. The resaearch result shown that the applying of information and technology in STMIK Library Pontianak is already good and already applied in the basic activity that exist in STMIK Library. However, there is something that need to be done in order to improve the information and technology so it can be applied in every activities in there will run well, easy and fast and also can serve the visitors with a good and maximum service quality.   Keywords: Information and technology, Universitry Library
Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan AMIK STIEKOM Sumatera Utara Berbasis Teknologi Radio Frekuensi Identification (RFID) Sinaga, Sony Bahagia; Hasugian, Paska Marto
MEANS (Media Informasi Analisa dan Sistem) Volume 2 Nomor 1
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.939 KB) | DOI: 10.54367/means.v2i1.15

Abstract

This study describes the data structure in designing and building an AMIK STIEKOM North Sumatra library information system using Radio Frequency Identification (RFID) based on client servers. The author hopes that readers will better understand the problem solving of parking that is more integrated and well-documented and efficient in its operations. The data structure that has been designed is able to identify the number of participants who have been equipped with Radio Frequency Identification (RFID) library system technology. Students who borrow or return books are selected through application technology in accordance with student data I recorded in the database. Only data on students / I who are registered in the database can borrow and return books to the AMIK STIEKOM North Sumatra library. The process of selecting data in the library system with RFID technology is carried out in three stages, namely the logical design stage, the physical design stage, and the interface design stage.
Pemanfaatan Layanan WARINTEK (Warung Informasi dan Teknologi) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang Taranita, Desi; Nurizzati, Nurizzati
Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Vol 6, No 1 (2017): Seri D
Publisher : Program Studi Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan , Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.309 KB) | DOI: 10.24036/8398-0934

Abstract

The purpose of this research is: (1) describe the utilization of warintek services (technology and Information Stalls) in the service of the library and Archives of the city of Padang Panjang; (2) obstacles faced in the utilization of the service warintek (technology and Information Stalls) in the service of the library and Archives of the city of Padang Panjang; (3) attempts to overcome the obstacle of utilization of services warintek (technology and Information Stalls) in the service of the library and Archives of the city of Padang Panjang. The method of research papers using quantitative methods is done through observation field and spread the now where every question related to research issues. Based on research, things can be summed up as follows: first, with the development of information and technology, the library provides services warintek (technology and information stalls) which required a librarian or pemustaka. To provide services and information technology, librarians can leverage technology in activities such as pengkatalogan, loaning, refund, inventory, and more. However, warintek (technology and information stalls) need to be improved in terms of infrastructure and information experts. Second, the obstacles faced in carrying out library services warintek (technology and information stalls) in the service of the library and archives of the city of padang panjang are: (1) has not been the presence of officers who are experts in the field of infrormasi; (2) lack of facilities and infrastructure, such as the unavailability of a special room service warintek (technology and information stalls), lack of computers, damage that often occurs on the computer. third, the efforts made in carrying out library services warintek (technology and information stalls) in the service of the library and archives of the city of padang panjang is: (1) the parties should provide experts on library services warintek; (2) provide a special room for visitors, increase the number of computers and the library are expected soon to fix some broken computers.Keyword: library, services, utilization, Warintek.

Page 8 of 24 | Total Record : 232