Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA MATERI PECAHAN KELAS IV DI SEKOLAH DASAR Iqnatia Alfiansyah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBased on the results of interviews and observations, several problems were found, namely the lack of students 'understanding of the mathematics subject matter of fractions and the textbooks used did not facilitate students' thinking processes. This study aims to develop a mathematics teaching module for grade IV fractions in elementary schools. This development research uses three stages of the 4-D model which includes define, design, and develop with the modification of the researcher. The subjects of this study were 14 grade students of SD Negeri Iker-Iker Geger Cerme Gresik. The data collection methods used were validation, student response questionnaires, and learning outcomes tests. Based on the results of data analysis, the results of validation and testing, it was found that the development of mathematics teaching modules for grade IV fraction material in elementary schools resulted in quality teaching modules, namely a) teaching modules categorized as very valid (86.25), b) teaching modules categorized as practical with little revision, c) the teaching module is categorized as effective with a classical completeness percentage of 85.71% and a questionnaire score percentage of students' responses to 88.57%.
Pengembangan modul pembelajaran SBdP materi situs-situs budaya sebagai bahan ajar alternatif siswa kelas IV Sekolah Dasar Latifah, Laili Insani; Siswantari, Heni
Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2: Juli 2021
Publisher : universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/fundadikdas.v4i2.3936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan dan kualitas modul pembelajaran SBdP materi situs-situs budaya sebagai bahan ajar alternatif siswa kelas IV sekolah dasar menurut para ahli. Pengembangan modul pembelajaran SBdP materi situs-situs budaya menggunakan metode penelitian Research and Development dengan prosedur pengembangan model 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), dan tahap develop (pengembangan) sampai pada uji kualitas produk yaitu penilaian oleh para ahli disertai dengan revisi. Analisis data menggunakan lembar penilaian validasi untuk para ahli. Jenis data yang digunakan untuk mengetahui kualitas pada penelitian pengembangan ini adalah jenis data kuantitatif dan kualitatif. Modul pembelajaran SBdP materi situs-situs budaya untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar mendapat kategori baik dengan rata-rata nilai sebesar 3,14 dari nilai maksimal sebesar 4,00 dengan persentase 78,61%. Hasil penilaian dari ahli media diperoleh nilai 3,31 termasuk kategori sangat baik dengan persentase 82,81%. Hasil penilaian dari ahli materi diperoleh nilai 2,86 yang termasuk ke dalam kategori baik dengan persentase 71,66%. Hasil penilaian dari ahli pembelajaran diperoleh nilai 3,1 termasuk kategori baik dengan persentase 77,5%. Dan hasil penilaian dari ahli bahasa diperoleh nilai 3,3 yang termasuk ke dalam kategori sangat baik dengan persentase 82,5%.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS HOTS BERBANTUAN FLIPBOOK MARKER SEBAGAI BAHAN AJAR ALTERNATIF SISWA SMA Rina Puspitasari; Dedy Hamdani; Eko Risdianto
Jurnal Kumparan Fisika Vol 3, No 3: Desember 2020
Publisher : Unib Press, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jkf.3.3.247-254

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelayakan modul yang dikembangkan  berbasis HOTS berbantuan Flipbook Marker sebagai bahan ajar alternatif siswa sekolah menengah atas.. Penelitian ini dilakukan dengan desain 4-D yang memiliki empat tahap yaitu tahap Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan, dan Desseminate (Penyebaran), namun pada penelitian ini hanya dilaksanakan sampai tahap Develop. Instrumen penilaian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli yang berisi aspek materi, aspek bahasa dan aspek media. Berdasarkan hasil uji validasi produk oleh ahli diperoleh presentase skor 84,7% untuk aspek materi, 81,0% untuk aspek bahasa, dan 81,2% untuk aspek media, sehingga total rata-rata skor adalah 82,3% termasuk ke dalam kategori sangat valid. Dengan demikian modul elektronik (e-modul) berbasis HOTS berbantuan Flipbook Marker menjadi produk jadi yang layak digunakan. Kata kunci: e-modul, HOTS, Flipbook Marker ABSTRACT This research aimed to determine the characteristics and the feasibility of the module developed based on HOTS aided by Flipbook Marker as an alternative teaching material for high school students.This research was carried out with a 4-D design that had four stages, namely the Define, Design, Develop and Desseminate stages, but in this study it was only carried out until the Develop stage. This is an expert validation sheet that contains material aspects, language aspects and media aspects Based on the results of the product validation test by the expert, a percentage score of 84.7% for the material aspect, 81.0% for the language aspect, and 81.2% for the media aspect , so that the total average score is 82.3% included in the very valid category, so the electronic module (e-module) based on HOTS aided by Flipbook Marker becomes a finished product that is suitable for use. Keywords: e-module, HOTS, Flipbook Marker
PENGEMBANGAN MODUL AJAR KEPOH (KOMIK EDUKASI PROFESOR HANA) MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA KELAS III SEKOLAH DASAR Hafidzah Hafidzah; Nataria Wahyuning Subayani; Iqnatia Alfiansyah
JUSEDA Vol 5 No 1 (2021): JTIEE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jtiee.v5i1.2783

Abstract

Learning objectives can be realized optimally and cannot be separated from mutual support of compenents in learning both educators, students, and teaching material. Teaching materials in learning can be form of game media, visual media, audio-visual media, and media from of books. Teaching materials can help achieve the learning objectives. One alternative is to use modules from comic as teaching materials. This research aims to KEPOH (Komik Edukasi Profesor Hana) material changes in the form of objects in grade III elementary school worthy of use. The method used in this research is the ADDIE development model (Analysis, Design, Development and Implementation, Evaluation). In determining the feasibility of the module, validation is carried out on content aspects, presentation aspects, linguistic aspects, and graphic aspects in accordance with the eligibility criteria for textbooks according to BSNP (National education standards agency). Based on the resultsof data analysis that has been carried out regarding the development teaching module of the KEPOH (Komik Edukasi Profesor Hana) material change in the form of objects in grade III elementary school, got a final score of 3,96 in the very good category so that the teaching module of KEPOH (Komik Edukasi Profesor Hana) material change in the form of objects in grade III elementary school is feasible to use based on the book eligibility criteria according to the national education standards agency (BSNP).
PENGEMBANGAN MODUL EDUKASI TUNJUK AJAR MELAYU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR ANAK Sari, Winda Prima; Saam, Zulfan; Umari, Tri
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 7, No 2 (2020): EDISI 2 JULI-DESEMBER 2020
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to develop a malay teachingpointing education module on children’s learning motivation.The reseach method used is research and development with reference to the R&D steps, namely : potentials and problems, data collection, product design, design validation, design revision and product manufacturing. The instrument used was the assessment scale sheet, which was validated by 4 materral expert, two lecturers and two bk teachers. The result of the research on the development of the malay teaching pointing education medule developed are in the good category and also valid with a score of 3.7 so this medule can be said to be valid for use and publication.Key Words: Education Module, Point to Tunjuk Ajar, Motivation to Learn
Pengembangan Modul Ajar Berbantuan Teknologi untuk Mengembangkan Kecakapan Abad 21 Siswa Fabiana Dini Prawingga Nesri; Yosep Dwi Kristanto
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 3 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.054 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i3.2925

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar berbantuan teknologi yang valid, praktis, dan efektif untuk mengembangkan kecakapan abad 21 siswa pada materi lingkaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Proses pengembangan modul dilaksanakan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap analisis meliputi analisis kebutuhan sumber belajar, kurikulum dan materi. Tahap perancangan meliputi pembuatan kerangka modul, penentuan tata letak dan buku referensi, serta penyusunan instrumen penilaian modul. Tahap pengembangan meliputi pengembangan modul, validasi ahli, dan revisi modul. Tahap implementasi adalah tahap uji coba modul yang telah divalidasi dan direvisi kepada siswa. Tahap evaluasi adalah tahap menganalisis kelebihan dan kelemahan modul yang telah diujicobakan. Kualitas modul ditentukan oleh tiga kriteria yaitu validitas, kepraktisan dan keefektifan. Modul ini dinyatakan valid berdasarkan penilaian dari ahli materi dengan rata-rata sebesar 87% dan penilaian dari ahli media dengan rata-rata sebesar 83%. Selain itu modul dinyatakan praktis berdasarkan hasil kuesioner respon siswa, yaitu dengan rata-rata sebesar 74%. Selanjutnya berdasarkan hasil wawancara dengan guru, modul ini efektif membantu siswa memahami materi lingkaran khususnya topik persamaan lingkaran dan memiliki potensi untuk meningkatkan kecakapan abad 21. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul ajar cetak berbantuan teknologi yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif. AbstractThis research aims to develop a valid, practical, and effective technology-enhanced module in developing students’ 21st century skills in the topic of the circle. The present study employed a research and development method, namely the ADDIE model. The analysis phase includes an analysis of the needs of learning resources, curriculum, and materials. The design phase consisted of making modules, setting the layout, and searching reference books as well as designing assessment instruments. The development phase includes module development, expert validation, and module revision. The implementation phase produced a trial module for students that has been validated and revised. The evaluation phase is an evaluation of the module’s strengths and weaknesses that have been tested. Module’s quality is determined by three criteria, namely validity, practicality, and effectiveness. This module was rated as valid from material experts with an average of 87% and from media experts with an average of 83%. In addition, this module was rated as practical based on the responses of respondents with an average of 74%. Furthermore, based on the results of interviews with teachers, this module helps students understanding the circle and potentially can improve students’ 21st century skills. Based on these results, it can be concluded that the technology-enhanced module is valid, practical, and effective.
Pengembangan Bahan ajar (Modul) Biologi pada Materi Ekosistem di Kelas X SMA Negeri 1 Wawonii Tengah Muragmi Gazaly; Yayan Sapitri; Hasrin Lamote
KULIDAWA Vol 2, No 1 (2021): Mei
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/kd.v2i1.2316

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menilai bagaimana kelayakan bahan ajar (modul pembelajaran) biologi pada materi Ekositem. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model 4-D Thiagarajan (define, design, develop, dan disseminate ) yakni tahap (Pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran).  Analisis riset ini dilakukan pada tiga tahap yaitu tahap pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Data yang digunakan bersumber dari hasil riset tentang identifikasi jenis mangrove di pantai Lamongupa dan modul pembelajaran biologi. Kelayakan materi pada bahan ajar (modul pembelajaran) dievaluasi pada tiga aspek yaitu karakteristik, kualitas dan kegunaan modul serta pada saat yang sama riset ini juga memastikan kelayakan modul yang telah dikembangkan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan yang digunakan disekolah SMA Negeri 1 Wawonii Tengah layak digunakan  berdasarkan hasil validasi oleh  para ahli materi  dosen dan guru dengan presentase 81% dan hasil uji coba lapangan pada siswa yakni 80 % dengan kategori modul pembelajaran sangat layak digunakan.
Pengembangan Modul Digital sebagai Bahan Ajar Biologi untuk Siswa Kelas XI IPA Imro'atul Khasanah; Ira Nurmawati
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol 2 No 1 (2021): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v2i1.57

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan modul digital sebagai bahan ajar biologi untuk siswa kelas XI IPA di MAN 2 Jember Tahun Pelajaran 2019/2020 dan mendeskripsikan kevalidan modul digital sebagai bahan ajar biologi untuk siswa kelas XI IPA di MAN 2 Jember Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap pada penelitian ini hanya sampai tahap Development karena keterbatasan kondisi pandemi Covid-19. Sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukannya tahap implementasi dan evaluasi. Modul digital yang dikembangkan masih sebatas uji kevalidan produk yang melibatkan lima validator, yaitu dua orang ahli materi, dua orang ahli media, dan satu orang ahli desain pembelajaran. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket yang kemudian hasil angketnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data, hasil validasi dari ahli materi sebesar 97,35%, ahli media sebesar 89%, ahli desain pembelajaran sebesar 80,5%, berdasarkan kriteria validitas yang digunakan bahwa nilai tersebut dikategorikan sangat valid, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan berupa modul digital sangat valid sebagai bahan ajar biologi siswa kelas XI IPA. Abstract This study aims to describe the development of digital modules as biology teaching materials for class XI science students at MAN 2 Jember in the 2019/2020 academic year and to describe the validity of digital modules as biology teaching materials for students in class XI science at MAN 2 Jember in the 2019/2020 academic year. This research is a type of research and development (Research and Development) with the ADDIE model approach (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). The stage in this research is only up to the Development stage due to the limited conditions of the Covid-19 pandemic. So it is not possible to carry out the implementation and evaluation stages. The digital module developed is still limited to product validity testing involving five validators, namely two material experts, two media experts, and one learning design expert. The instrument used in this study was a questionnaire which was then analyzed quantitatively descriptively. Based on data analysis, the validation results from material experts are 97.35%, media experts are 89%, learning design experts are 80.5%, based on the validity criteria used that the value is categorized as very valid, thus it can be concluded that the teaching materials used developed in the form of a very valid digital module as a biology teaching material for class XI science students.
Pengembangan Modul Ajar Fisika Termodinamika Berbasis Kontekstual Yaspin Yolanda
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 1 No. 03 (2021): Jurnal Jendela Pendidikan : Edisi Agustus 2021
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.543 KB) | DOI: 10.57008/jjp.v1i03.12

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakpahaman siswa dalam menguasai konsep termodinamika, kesulitan siswa dalam operasi hitung seperti menyederhanakan pecahan mengubah satuan CGS menjadi KGS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan modul ditinjau dari tingkat validitas, kepraktisan dan efektivitas penggunaan modul. Teknik Pengumpulan data berupa angket dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan tahap pendahuluan, saat pengembangan modul ajar, analisis data pada tahap validasi, evaluasi, dan revisi modul ajar, serta pada tahap implementasi modul ajar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa hasil penilaian kelayakan kualitas modul termodinamika berbasis kontekstual dikatakan valid dan memenuhi kriteria sangat baik dengar capaian adalah 84,83% (Sangat Baik). Untuk uji kepraktisan modul yang dikembangkan. Hasil angket yang telah diisi oleh 31 siswa tersebut mendapatkan rata-rata skor 32,3% dengan kategori praktis. Efektivitas modul berdasarkan hasil belajar diambil dari nilai tes kemudian diakumulasi diperoleh nilai N-GAIN sebesar 0,75 dengan kategori peningkatan tinggi, berdasarkan uji hipotesis efektivitas dengan  t tabel  dengan  dk= 30  dengan α = 0,05  dengan α  (0,05) =  1,669 Jadi thitung > ttabel atau 10,08 > 1,669  maka Ha diterima dan Ho ditolak. Setelah ujian tes terdiri 10 soal. Dengan demikian modul termodinamika berbasis kontekstual sudah dapat dikatakan valid, praktis dan efektif.
Pengembangan e-Modul Bryophyta Dengan Kajian Islam Sebagai Alternatif Bahan Ajar Di Era New Normal Linda Amalia Saragih; Indayana Tanjung; Efrida Pima Sari Tambunan
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop additional teaching materials in the form of e-Modul Bryophyta dengan Kajian Islam, as well as to determine the quality of the products developed based on the assessment of several validations, teachers, and students as respondents. The data collection instrument used a questionnaire. Descriptive qualitative and quantitative data analysis. The results of the research obtained indicate that the Bryophyta e-Module with Islamic Studies developed as a whole has the quality Very Fit for use in teaching and learning activities. With the percentage results from material experts of 89.2% with Very Feasible criteria, from media experts of 71.6% with Eligible criteria, from Islamic Religion experts of 82.6% with Very Appropriate criteria and an assessment of the teacher of 82.5% with criteria Very Eligible for use in teaching and learning activities. Meanwhile, the response of students obtained the overall percentage of small and large group tests of 85.2% with very attractive criteria. Thus, it can be concluded that e-Modul Bryophyta dengan Kajian Islam, which was developed with the Borg Gall model, is feasible and very attractive to be used as teaching material for students in class X MIA in Ma, especially in Bryophyta lessons. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar tambahan berupa e-Modul Bryophyta dengan Kajian Islam serta mengetahui kualitas produk yang dikembangkan berdasarkan penilaian dari beberapa validasi, guru dan peserta didik sebagai responden. Instrumen pengambilan data menggunakan angket. Analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa e-Modul Bryophyta dengan Kajian Islam yang dikembangkan secara keseluruhan memiliki kualitas Sangat Layak untuk digunakan didalam kegiatan belajar mengajar. Dengan hasil persentase dari ahli materi sebesar 89,2 % dengan kriteria Sangat Layak, dari ahli media sebesar 71,6 % dengan kriteria Layak, dari ahli Agama Islam sebesar 82,6% dengan kriteria Sangat Layak dan penilaian dari guru sebesar 82,5% dengan kriteria Sangat Layak untuk digunakan didalam kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, respon peserta didik diperoleh persentase keseluruhan uji kelompok kecil dan kelompok besar sebesar 85,2 % dengan kriteria Sangat Menarik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa e-Modul Bryophyta dengan Kajian Islam yang dikembangkan dengan model Borg Gall, Layak dan Sangat Menarik untuk digunakan sebagai bahan ajar bagi siswa di kelas X MA, khususnya pada materi Bryophyta. Kata kunci: biologi, e-Modul Bryophyta, pengembangan bahan ajar DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jbt.v9i2.22803

Page 9 of 90 | Total Record : 896