Filter By Year

1945 2024


Found 951 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBANTUAN QUIZIZZ DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Marsanda, Ema Andriani; Hanifah, Hanifah; Susanta, Agus; Muchlis, Effie Efrida
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbantuan Quizizz dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV) untuk siswa kelas VIII di SMP Negeri 08 Bengkulu Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PLOMP. Model ini dikembangkan oleh Tjeerd Plomp dan terdiri atas lima fase utama, yaitu: (1) fase investigasi awal (preliminary investigation); (2) fase desain (design); (3) fase realisasi atau konstruksi (realization/construction); (4) fase tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation and revision; dan (5) fase implementasi (implementation).Fokus penelitian adalah untuk menghasilkan modul ajar yang valid dan praktis. Hasil validasi oleh tiga validator ahli materi menunjukkan bahwa modul mencapai nilai rata-rata sebesar 83,8% dengan kriteria “Valid”, sedangkan hasil validasi oleh ahli media menunjukkan nilai rata-rata sebesar 94,1% dengan kriteria “Sangat Valid”. Dari segi kepraktisan, penilaian yang diberikan oleh guru melalui angket menunjukkan hasil sebesar 94,7% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Sementara itu, angket kepraktisan yang diisi oleh 16 peserta didik memperoleh hasil sebesar 89,2%, juga dengan kriteria “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, modul ajar yang dikembangkan dapat disimpulkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis, sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV) di tingkat SMP.
Pengembangan Modul Ajar Flipped Classroom Berbasis Nearpod dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Kelas XII.F4 SMAN 4 Pariaman Zaifa Nadya Aprilia; Reno Fernandes; AB Sarca Putera
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 5 No. 1 (2026): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (March 2026)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/nara.v5i1.420

Abstract

Latar belakang penelitian berawal dari pembelajaran dalam kelas yang tidak interaktif serta minimnya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepratisan dan efektivitas dari modul ajar dengan model flipped classroom menggunakan platfrom Nearpod dalam pembelajaran sosiologi pada peserta didik kelas XII.F4 SMAN 4 Pariaman. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk menghasilkan produk berupa modul ajar, dengan pendekatan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), yang dilaksanakan dalam enam kali pertemuan pada mata pelajaran sosiologi. Teknik analisis dilakukan secara kuantitatif deskriptif, melalui instrumen tes berupa pretest dan posttest, serta non-tes melalui wawancara, observasi dan angket yang diberikan kepada tiga orang ahli (validator), satu guru sosiologi dan 35 peserta didik sebagai subjek uji coba. Pengolahan data dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak SPSS versi 31, yang difokuskan pada analisis efektivitas melalui penerapan uji Normalitas, uji Wilcoxon serta perhitungan effect size r. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar flipped classroom berbasis Nearpod layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran sosiologi. Keefektifannya tercermin dari peningkatan signifikan nilai pretest–posttest yang diperkuat oleh uji statistik, termasuk effect size r berkategori tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa modul tersebut memberikan pengaruh kuat terhadap peningkatan hasil belajar serta efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR E-MODUL MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 SMP JAWAAHIRUL HIKMAH TULUNGAGUNG Dinda Ayu Fatimah; Diyah Ayu Saputri
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v5i1.1274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah yang terjadi di dalam kelas VIII SMP Jawaahirul Hikmah yaitu menurunnya minat belajar siswa yang dipengaruhi oleh kurangnya bahan ajar guru untuk siswanya. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih menunjang penulis untuk mengembangan suatu model baru untuk kelas VIII yaitu bahan ajar e-modul dikarenakan pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Jawaahirul Hikmah hanya menggunakan bahan ajar buku dengan metode ceramah yang mengakibatkan siswa bosan dan memilih untuk mengobrol sendiri. Suatu modul elektronik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VIII Semester II juga untuk mengetahui kelayakan modul elektronik di kelas ini. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD). Secara garis besar tahap-tahap ini dilalui dalam mengembangkan modul elektronik menggunakan ADDIE yaitu secara potensi dan masalah,  desaian produk, pengumpulan data, implementasi dan evaluasi. Subjek dari penelitian ini ada ahli materi, ahli media dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian pengembangan adalah modul elektronik (e-modul) mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMP Jawaahirul Hikmah, diketik menggunakan Ms. Word dan di konvert menjadi file Adobe Reader dan diupload ke dalam Blog pembelajaran. Hasil penelitian kelayakan e-modul menurut ahli yang mencakup aspek kelayakan, isi materi,  dan desain teknis mencapai nilai sebesar rata-rata 98% dapat disimpulkan bahwa tingkat kelayakan produk adalah sangat layak, menurut ahli media yang mencakup tentang komunikasi, desain teknis, dan format tampilan mencapai rata-rata 81% dapat disimpulkan bahwa tingkat kelayakan produk adalah sangat layak, berdasarkan aspek kuesioner respon siswa (uji kelompok kecil) memperoleh nilai rata-rata 77,3% dapat disimpulkan bahwa kualitas produk yang dikembangkan adalah layak, dan dari kuesioner respon siswa (uji kelompok lapangan) memperoleh nilai 78,3% dapat disimpulkan bahwa kualitas produk yang dikembangkan juga layak digunakan. Maka dari keempat penilaian tersebut dapat diartikan bahwa modul elektronik layak digunakan sebagai sumber belajar untuk siswa kelas VIII SMP Jawaahirul Hikmah.                                                               
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA MAKANAN KHAS BANJAR UNTUK MENDUKUNG LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Zaitun Zaitun; Noor Fajriah; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 6 No. 1 (2026): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v6i1.3344

Abstract

Kemampuan literasi matematis penting bagi siswa karena dapat membantu berpikir secara sistematis dalam memecahkan permasalahan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan kurikulum merdeka yang berlaku, guru dapat bereksplorasi membuat modul ajar yang dapat disesuaikan untuk mendukung literasi matematis sehingga siswa dapat mengidentifikasi terkait informasi untuk memecahkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis etnomatematika makanan khas Banjar untuk mendukung literasi matematis siswa Sekolah Dasar yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan pengembangan 4D. Uji coba penelitian dilaksanakan dengan melibatkan siswa kelas V di Sekolah Dasar Belitung Selatan 9 Banjarmasin. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi, angket respons guru dan siswa, evalusi akhir literasi matematis. Validasi dilakukan oleh dua validator dan didapatkan nilai rata-rata 3,52 dengan kriteria valid. Dari hasil analisis angket, respons guru memperoleh nilai 76,39% dan angket respons siswa memperoleh nilai 87,14%, keduanya dengan kriteria praktis. Uji coba modul ajar terbukti efektif, semua siswa memperoleh nilai lebih dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran dan mencapai ketuntasan pada evaluasi akhir literasi matematis. Modul ajar yang dikembangkan dapat disimpulkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PENDEKATAN STEAM BERBANTUAN GOOGLE SITES PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V SD Ermawa Sari
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 9, No 2 (2025): JIPPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jippsd.v9i2.137447

Abstract

This study was motivated by the need for innovative, interactive, and digitally integrated mathematics learning materials to improve the quality of instruction in elementary schools. Mathematics learning in Grade V is still predominantly conventional and provides limited opportunities for students to develop critical thinking and creativity skills. One solution to address this issue is the development of a STEAM-based (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) teaching module delivered through the Google Sites digital platform. This approach is expected to make learning more contextual, engaging, and easily accessible for students.This research employed a Research and Development (R&D) method using the Plomp development model, which consists of three phases: preliminary research, prototyping stage, and assessment phase. The preliminary research phase involved needs analysis, curriculum analysis, analysis of students’ characteristics, and learning material analysis. The prototyping stage focused on designing and developing the STEAM-based teaching module supported by Google Sites, followed by self-evaluation and expert validation by material, media, and language experts. The assessment phase was conducted through limited trials, including practicality testing by teachers and students as well as effectiveness testing to determine the usefulness of the module in Grade V mathematics learning.The results showed that the STEAM-based teaching module supported by Google Sites achieved a very high level of validity, with validation scores of 95% for material, media, and language aspects. The module was also classified as very practical, with practicality scores of 98% in the small group trial and 97% in the field test. Furthermore, the effectiveness test yielded a score of 94%, indicating that the module is effective for use in Grade V elementary school mathematics learning.    
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Sari, Seika Gemala; Muchlis, Effie Efrida; Susanta, Agus; Hanifah, Hanifah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat memfasilitasi pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dalam materi statistika pada kelas XII SMA. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang mencakup lima tahap yaitu: Preliminary Investigation (Investigasi Awal), Design (Desain), Realization/Construction (Konstruksi), Test, Evaluation and Revision (Tes, Evaluasi, dan Revisi), dan Implementation (Implementasi). Modul disusun sesuai tahapan model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil validasi oleh tiga ahli menunjukkan nilai rata-rata sebesar 90,64%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan menghasilkan skor 93,18% dari guru dan 92,5% dari peserta didik yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Modul ini mendukung proses pembelajaran yang interaktif, konseptual, dan kontekstual sesuai prinsip Kurikulum 2013. Dengan demikian, modul ajar ini layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran inovatif dalam pembelajaran matematika di SMA.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Media Pembelajaran dalam Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) II pada Praktek Mahasiswa di SD Negeri 2 Palatiga Irman Matje; Fiky Saputra; Fitra Alwahidah; Febianat; Hasnia; Askarwati; Dela Najelika; Fijayanti
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 2 No. 1 (2024): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v2i1.6295

Abstract

Pengembangan Modul Ajar di SD Negeri 2 Palatiga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menghadirkan materi yang relevan, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Modul ini dirancang secara sistematis oleh tim guru, mengacu pada Kurikulum Merdeka, dan dilengkapi dengan berbagai aktivitas pembelajaran yang interaktif serta menarik. Tahap perencanaan dan analisis kebutuhan dalam pengembangan modul ajar dimulai dengan mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran mahasiswa yang akan mengikuti Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) II di SD Negeri 2 Palatiga. Proses ini mencakup pemahaman terhadap kurikulum, standar kompetensi, serta kebutuhan spesifik yang relevan dengan lingkungan sekolah. Selanjutnya, desain modul ajar dilakukan dengan menyusun struktur dan isi modul secara sistematis, memilih metode pengajaran yang tepat, dan merancang evaluasi yang mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Hasil Pengabdian ini menunjukan bahwa mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) II di SD Negeri 2 palatiga telah mengembangkan modul ajar di SD Negeri 2 Palatiga dengan menggunakan media pembelajaran. Pengembangan modul ajar berbasis media pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan daya tarik pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi dan media interaktif.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-Modul Berbasis Project Based Learning pada Materi Virus Sebagai Bahan Ajar Kelas X Fase E SMA Tutik Ari Murti; Harlita Harlita; Puguh Karyanto
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 19, No 1 (2026): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi.v19i1.109959

Abstract

Virus materials are inherently abstract and present considerable challenges for Grade X (Phase E) senior high school students when taught using conventional instructional methods. Therefore, effective instruction on virus concepts requires innovative teaching materials that facilitate conceptual understanding and promote active learning. One promising medium is an electronic module (e-module). Accordingly, this study aimed to conduct a needs analysis for developing a Project-Based Learning (PjBL)-based e-module on virus topics as instructional material. The study used a descriptive, quantitative design to examine the need to develop the proposed e-module. The analysis investigated current learning practices, students’ learning experiences, perceptions of e-modules, and the need for a virus e-module integrated with the PjBL model. Participants included 33 students and 15 biology teachers. Data were collected through questionnaires distributed via Google Forms and analyzed using descriptive quantitative techniques. Results showed that 97% of students experienced difficulties understanding virus material. Furthermore, all students (100%) reported the need for additional learning resources and preferred e-modules containing visual representations, instructional videos, and interactive exercises. Most students also favored resources that were accessible anytime, anywhere via digital devices. Teachers likewise emphasized the need for e-modules that provide clearly structured project stages, contextual case studies, and standardized project report formats to support PjBL implementation. These findings indicate that developing a PjBL-based e-module is essential to enhance biology learning effectiveness, support independent learning, and help students develop competencies aligned with modern educational demands in secondary education contexts, and strengthen engagement with complex biological concepts through project activities and reflection.
Pengembangan modul ajar Net Game untuk meningkatkan minat dan motivasi peserta didik mengikuti pembelajaran penjasorkes (PJOK) Alfauzi Makruf; Guntur; Agung Wahyu Nugroho
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 22 No. 1 (2026)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v22i1.90137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis net game materi permainan bola voli guna meningkatkan minat dan motivasi peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) kelas VII SMP Diponegoro Depok, Sleman. Model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU), khususnya dalam bentuk net game, dipilih karena terbukti mampu meningkatkan keaktifan, keterlibatan emosional, serta keterampilan sosial peserta didik melalui pendekatan permainan yang menyenangkan dan bermakna. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengacu pada model Borg & Gall yang telah disederhanakan. Proses pengembangan meliputi studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan desain produk, validasi oleh ahli, uji coba lapangan awal, uji coba utama, serta uji coba operasional. Subjek uji coba terdiri dari peserta didik kelas VII. Instrumen yang digunakan mencakup angket minat, angket motivasi, dan lembar observasi, serta dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis net game berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat dan motivasi peserta didik. Uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara pretest dan posttest baik pada minat maupun motivasi di kelas eksperimen (Sig. = 0,000). Uji independent sample t-test juga menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol setelah penerapan modul (Sig. = 0,000).Temuan ini menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan tidak hanya layak dan praktis, tetapi juga efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi peserta didik terhadap pembelajaran PJOK secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional.   Abstract:This research seeks to create a net game-based instructional module for volleyball, aimed at enhancing student engagement and motivation in Physical Education (PE) course for seventh-grade students at SMP Diponegoro (Diponegoro Junior High School), Depok, Sleman. The Teaching Games for Understanding (TGfU) learning model, particularly in the context of net games, was selected due to its demonstrated effectiveness in enhancing students’ engagement, emotional involvement, and social skills through an enjoyable and purposeful gaming framework. This research utilized research and development methods grounded in a streamlined Borg & Gall model. The development process encompassed preliminary studies, planning, product design development, expert validation, initial field trials, main trials, and operational trials. The participants in the trial were seventh-grade students. The study employed interest questionnaires, motivation questionnaires, and observation sheets, which were subjected to both quantitative and qualitative analysis. The research findings demonstrate that the net game-based learning module significantly enhanced students’ engagement and motivation. A paired sample t-test indicates a significant increase in both interest and motivation in the experimental class between the pretest and posttest (Sig. = 0.000). An independent sample t-test indicates a significant difference between the experimental and control classes following the implementation of the module (Sig. = 0.000). The findings demonstrate that the developed learning module is both feasible and practical, effectively enhancing students’ engagement and motivation in PE compared to traditional methods.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DIGITAL BERBASIS NEARPOD PADA KETERAMPILAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI SISWA SMK
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44968

Abstract

This research was conducted in response to the limited argumentative writing abilities demonstrated by vocational high school students, which are influenced by students’ difficulties in structuring arguments coherently and the limited use of interactive instructional media. The study seeks to design a digital teaching module integrated with Nearpod and to examine its feasibility, practicality, and effectiveness in enhancing students’ argumentative writing competence. The research adopted a Research and Development (R&D) approach applying the ADDIE framework, encompassing the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The study involved 40 vocational high school students as participants. Data were collected through expert validation instruments, questionnaires assessing both teacher and student responses, as well as pretest and posttest assessments. The collected data were analyzed using both descriptive and inferential statistical methods, specifically the Wilcoxon signed-rank test and N-Gain analysis. The findings indicated that the developed module achieved a very high feasibility level, obtaining validation scores of 88% from material experts and 90% from media experts. Responses from both teachers and students categorized the module as highly practical, reflected in percentages of 86.6% and 88.2%, respectively. Furthermore, the effectiveness analysis revealed an improvement in students’ average scores from 50.80 to 83.00. Based on the Wilcoxon test, the significance value obtained was 0.000 (< 0.05), which confirms the presence of a significant difference between the pretest and posttest results. The calculated N-Gain score of 0.31 demonstrated a moderate level of improvement. Accordingly, the Nearpod-based digital teaching module can be considered feasible, practical, and effective in supporting the development of argumentative writing skills.

Page 92 of 96 | Total Record : 951