Filter By Year

1945 2024


Found 3 documents
Search PERAN LITERASI DIGITAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN

TRANSFORMASI KOMUNIKASI EDUKATIF DI ERA DIGITAL: ANALISIS KAJIAN PUSTAKA TENTANG PERAN INTERAKSI, TEKNOLOGI, DAN LITERASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES PEMBELAJARAN ABAD KE-21 Ignatius Septo Pramesworo; Rosdiana Mata; Rosijanih Arbie
Berajah Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v6i1.74

Abstract

The transformation of educational communication in the digital age has become a crucial issue in the context of 21st-century learning, along with changes in interaction patterns, the role of technology, and the need for digital literacy. This article systematically examines the role of interaction, technology, and digital literacy in improving the effectiveness of the learning process through a literature review approach. The results of the study show that information and communication technology has changed educational communication from a one-way model to a more dialogical, participatory, and digital platform-based interaction. On the other hand, digital literacy serves as a catalyst that strengthens students' critical thinking, collaboration, and communication skills, while ensuring the critical and responsible use of technology. Thus, the synergy between interaction, technology, and digital literacy is the main foundation for effective and relevant educational communication in 21st-century learning.
Peran Guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Penguatan Literasi Digital Siswa Dalam Proses Pembelajaran Tifani; Nuryadi, Muhammad Hendri; Winarno; Widiatmaka, Pipit
honai Vol. 5 No. 2 (2023): Honai
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47655/honai.v5i2.87

Abstract

Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Peran dan kendala Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam penguatan literasi digital siswa di SMA Negeri 5 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumen, sedangkan teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Analisis data yang digunakan di dalam penelitian ini ialah analisis data interaktif. Hasil penelitian menujukan bahwa peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam penguatan literasi digital dilakukan melalui perannya sebagai fasilitator, motivator dan evaluator pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan literasi digital pada siswa. Kendala guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam penguatan literasi digital siswa yaitu terbatasnya dana untuk mendukung terpenuhinya fasilitas TIK dan keterbatasan waktu di dalam proses pembelajaran, mengingat banyaknya tuntutan materi yang haru disampaikan atau diaajarkan kepada siswa sehingga hal tersebut juga menjadi kendala siswa di dalam mempelajari secara mendalam materi-materi tersebut. Peran guru di SMA Negeri 5 Surakarta pada dasarnya dapat meningkatkan literasi digital siswa, meskipun tidak signifikan, karena siswa lebih kritis atau tidak mudah percaya dengan berita yang diperoleh dari media sosial.   Abstract This study aims to determine the role and constraints of Pancasila and Civic Education teachers in strengthening students' digital literacy at SMA Negeri 5 Surakarta. This study uses a qualitative approach and a descriptive method. Data collection techniques used interviews, observations, and document studies, while purposive sampling was used. The data analysis used in this research is interactive. The results of the study indicate that the role of Pancasila and Civic Education teachers in strengthening digital literacy is carried out through their role as facilitators, motivators, and learning evaluators, to increase digital literacy in students. The constraints of Pancasila and Civic Education teachers in strengthening students' digital literacy are limited funds to support the fulfillment of ICT facilities and limited time in the learning process, considering the many demands for material that must be conveyed or taught to students so that this is also an obstacle for students in studying in depth. these materials. The role of teachers at SMA Negeri 5 Surakarta can improve students' digital literacy, although not significantly because students are more critical or do not easily believe news obtained from social media.
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN Fendy; La Ode Rusadi
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v2i1.16

Abstract

Tulisan ini akan membahas tentang bagiamana memanfaatkan literasi digital dalam kegiatan pembelajaran, yang akan bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya Manusia Baik sebagai Tenaga Pendidik maupun tenaga Kependidkan. kemudian dalam penelitian ini akan menggunakan metode penelitan Kualitatif deskriptif atau sebuah penelitian yang menggambarkan mengenai pemanfaatan Litersi Digital dalam melaksanakan kegiatan Proses Pembelajaran. Dalam penelitian ini juga dilakukan dengan menggunakan studi Pustaka yang di jadikan sebagai data sekunder. Dari hasil yang ditemukan bahwa kecakapan dalam memanfaatkan literasi digital pada umumnya dapat meningkatkan kualitas dari seorang tenaga Pendidik, sehingga Literasi Digital yang diterapkan dalam kegiatan Pembelajaran akan memeberikan dampak yang sangat baik terhadap dunia Pendidikan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kata Kunci: Literasi Digital, Pembelajaran Digital

Page 1 of 1 | Total Record : 3